Setelah Dilepas Persija, Riko Simanjuntak Dapat Kode Keras Bertahan di PSS Sleman

Setelah Dilepas Persija, Riko Simanjuntak Dapat Kode Keras Bertahan di PSS Sleman

BolaCom | Ana DewiDiterbitkan 22 Juni 2026, 09:15 WIB
Gelandang sayap PSS Sleman, Riko Simanjuntak, menggiring bola pada laga melawan Persiku Kudus di Pegadaian Championship 2025/2026 di Stadion Wergu Wetan, Kudus, Jawa Tengah, Minggu (21/9/2025) sore WIB. (Bola.com/Dok. PSS Sleman)

Bola.com, Sleman - Masa depan Riko Simanjuntak kembali menjadi perbincangan setelah resmi berpisah dengan Persija Jakarta. Winger berusia 34 tahun itu dikabarkan tetap berseragam PSS Sleman untuk musim 2026/2027.

Rumor tersebut semakin menguat usai Persija mengumumkan perpisahan dengan sejumlah pemainnya pada Rabu (17/6/2026). Nama Riko masuk dalam daftar yang dilepas bersama Hansamu Yama dan Alfriyanto Nico.

Advertisement

Kontrak Riko Simanjuntak bersama Macan Kemayoran memang akan berakhir pada 30 Juni mendatang. Situasi tersebut membuka peluang bagi PSS untuk mengamankan jasa sang pemain secara permanen.

Selama dua musim terakhir, Riko menjalani masa peminjaman bersama Super Elja. Kehadiran winger lincah itu jadi bagian penting dalam perjalanan tim asal Sleman tersebut.


Delapan Tahun Bersama Persija

Pemain Persija Jakarta, Riko Simanjuntak, berusaha melewati pemain Barito Putra, Novan Setyo Sasongko, pada laga BRI Liga 1 2024/2025 di Jakarta International Stadium, Sabtu (10/8/2024). Kemenangan ini menjadi awal yang sempurna bagi Macan Kemayoran dalam mengarungi BRI Liga 1 musim ini. (Bola.com/Abdul Aziz)

Perpisahan Riko dengan Persija menandai berakhirnya kebersamaan panjang yang sudah terjalin sejak 2018. Selama berseragam Macan Kemayoran, ia menjelma sebagai salah satu sosok andalan di lini serang tim ibu kota.

Berdasarkan data Transfermarkt, Riko telah mencatatkan 207 penampilan bersama Tim Macan Kemayoran. Dari jumlah tersebut, ia sukses mengoleksi 12 gol plus 67 assist.

Peran Riko di sektor sayap begitu vital. Si Kancil, julukannya, tak hanya cepat, tetapi juga cerdas dalam menempatkan diri. Ia kerap merepotkan lini pertahanan lawan lewat akselerasi dan umpan-umpan akurat.

Tak hanya kontribusi individu, Riko juga membantu Persija meraih sejumlah trofi bergengsi. Di antaranya gelar Liga 1 2018, Piala Presiden 2018, Boost Fix Super Cup 2018, hingga Piala Menpora 2021.


Kode Keras dari Sang Saudara

Riko Simanjuntak dan Gustavo Tocantins merayakan gol PSS Sleman ke gawang PSIS Semarang pada duel pekan ke-27 Pegadaian Championship 2025/2026. (Doc PSS)

Sampai sekarang, manajemen Laskar Sembada belum memberikan pengumuman terkait masa depan Riko Simanjuntak. Namun, sinyal kuat justru datang dari pihak keluarga.

Saudara Riko, Johan Simanjuntak, memberi kode bahwa Yogyakarta masih menjadi tempat spesial bagi sang pemain. Pernyataan tersebut langsung memunculkan spekulasi Si Kancil bakal bertahan di Sleman.

"Jogja masih di hati. Itu clue-nya," ujar Johan saat dikonfirmasi melalui pesan singkat pada Minggu (21/6/2026).

Atmosfer suporter dan kedekatan dengan lingkungan tim adalah faktor yang diyakini membikin Riko betah bersama Super Elja. Apalagi, ia juga masih mendapat dukungan penuh dari Sleman fans.


Pilar Penting Super Elja

Selama berbaju PSS, pemain berpostur 158 tersebut tampil cukup konsisten. Performa dan pengalamannya memberi pengaruh besar terhadap permainan tim besutan Pieter Huistra tersebut.

Riko turut membantu PSS meraih tiket promosi ke kasta tertinggi dengan status runner-up Pegadaian Championship 2025/2026. Kontribusinya di lini serang sangat terasa sepanjang musim lalu.

Eks pemain Timnas Indonesia tersebut membukukan dua gol dan 11 assist dari total 42 pertandingan bersama PSS dalam dua musim terakhir. Statistik itu menunjukkan peran yang signifikan meski usianya tak lagi muda.

Berita Terkait