FIFA Bantah Raup Untung dari Hydration Break di Piala Dunia 2026

Presiden FIFA, Gianni Infantino, menegaskan jeda hidrasi (hydration break) Piala Dunia 2026 bukan untuk cari uang.

BolaCom | Aning JatiDiterbitkan 24 Juni 2026, 15:45 WIB
Crysencio Summerville #24 dari Timnas Belanda minum saat istirahat minum (hydration break) dalam pertandingan Grup F Piala Dunia 2026 antara Belanda dan Jepang di Stadion Dallas pada 15 Juni 2026 di Arlington, Texas. (Michael Steele/Getty Images via AFP)

Bola.com, Jakarta - Presiden FIFA, Gianni Infantino, menegaskan bahwa jeda hidrasi (hydration break) di Piala Dunia 2026 murni diterapkan untuk kepentingan olahraga dan tidak memberikan tambahan pemasukan bagi FIFA.

Pada turnamen yang berlangsung di Amerika Utara tersebut, FIFA memberlakukan jeda selama tiga menit di pertengahan masing-masing babak pada seluruh pertandingan.

Advertisement

Kebijakan itu diterapkan untuk membantu pemain menghadapi cuaca panas selama Piala Dunia 2026.

Penerapan jeda hidrasi memunculkan beragam respons dari pemain dan pelatih. Di beberapa stadion, sebagian penonton juga terdengar memberikan cemoohan ketika wasit menghentikan pertandingan untuk jeda tersebut.

Di sejumlah negara, stasiun televisi menayangkan iklan selama jeda hidrasi berlangsung. Namun, hal itu tidak terjadi di Inggris.


Alasan Utama

Para pemain Spanyol minum saat istirahat minum dalam pertandingan Grup H Piala Dunia 2026 antara Spanyol dan Cabo Verde di Stadion Atlanta pada 16 Juni 2026 di Atlanta, Georgia. (Buda Mendes/Getty Images via AFP)

Beberapa pertandingan dimainkan dalam suhu yang relatif nyaman. Selain itu, ada pula laga yang digelar di stadion beratap dengan sistem pendingin udara, seperti yang terjadi pada sejumlah pertandingan selama turnamen.

Infantino menjelaskan bahwa satu di antara alasan utama penerapan jeda hidrasi pada setiap pertandingan adalah untuk menciptakan kondisi yang sama bagi seluruh peserta.

"Tidak ada tambahan pendapatan bagi FIFA karena seluruh perjanjian komersial sudah ditandatangani jauh sebelumnya," kata Infantino.

"Ini bukan persoalan finansial bagi kami. Bagi kami, ini murni persoalan olahraga," tambahnya.


Diskusi Taktik

Thomas Tuchel, pelatih Timnas Inggris, berbicara kepada para pemain Inggris saat istirahat minum selama pertandingan Grup L Piala Dunia 2026 antara Inggris dan Ghana di Stadion Boston pada 24 Juni 2026 di Foxborough, Massachusetts. (Mattia Ozbot/Getty Images via AFP)

Selama jeda hidrasi berlangsung, para pelatih dan staf kepelatihan diperbolehkan berdiskusi mengenai taktik dengan para pemain mereka.

Menurut Infantino, faktor cuaca panas memang menjadi alasan utama diterapkannya kebijakan tersebut.

Namun, ia juga menilai kesempatan beristirahat sangat penting dalam turnamen yang berlangsung selama 39 hari, dengan kemungkinan sebuah tim memainkan delapan pertandingan dalam periode tersebut.

"Yang lebih penting bagi kami adalah memastikan semua tim, di setiap pertandingan, bermain dalam kondisi yang sama," ujarnya.

"Sangat sulit menerima situasi ketika seorang pelatih memiliki kesempatan memengaruhi pertandingan melalui penyesuaian taktik hanya karena cuacanya lebih panas, sementara di pertandingan lain dengan suhu sedikit lebih rendah, pelatih tersebut tidak memiliki kesempatan yang sama."

"Itulah sebabnya kami ingin memastikan kondisi yang setara bagi semua pihak dan karena itu jeda ini diterapkan pada setiap pertandingan," jelas Infantino.


Slot Iklan

Para pemain Timnas Skotlandia minum saat istirahat hidrasi selama pertandingan Grup C Piala Dunia 2026 antara Haiti dan Skotlandia di Stadion Boston pada 13 Juni 2026 di Foxborough, Massachusetts. (Buda Mendes/Getty Images melalui AFP)

Sementara itu, para ahli yang berbicara kepada BBC Sport menyebut rata-rata slot iklan berdurasi 30 detik selama Piala Dunia di Fox Sports bernilai antara 200 ribu (sekitar Rp3,5 miliar) hingga 300 ribu dolar AS (Rp5,3 miliar).

Nilai tersebut dapat meningkat hingga 750 ribu dolar AS untuk pertandingan tim Amerika Serikat dan fase-fase akhir Piala Dunia 2026.

Dengan nilai tersebut, iklan yang ditayangkan selama jeda hidrasi diperkirakan menghasilkan lebih dari 250 juta dolar AS di Amerika Serikat saja.

 

Sumber: BBC

Berita Terkait