Deretan Sanksi Komdis PSSI untuk PSIM di BRI Super League 2025/2026: Total Denda Tembus Rp405 Juta

Berikut ulasan seputar sanksi Komdis PSSI yang diterima PSIM di BRI Super League 2025/2026.

BolaCom | Ana DewiDiterbitkan 25 Juni 2026, 17:30 WIB
Logo PSIM Yogyakarta. (Bola.com/Wiwig Prayugi)

Bola.com, Yogyakarta - Dalam satu musim, PSIM Yogyakarta menerima lima kali sanksi berupa denda dari Komite Disiplin (Komdis) PSSI di BRI Super League 2025/2026.

Hukuman tersebut berasal dari pelanggaran suporter hingga insiden keamanan yang menjadi perhatian panitia pelaksana (Panpel) pertandingan.

Advertisement

Jika ditotal, denda yang diterima PSIM sepanjang musim lalu, terhitung sejak Agustus 2025 hingga Juni 2026, mencapai Rp405 juta.

Nominal yang tentu tidak sedikit bagi klub berjuluk Laskar Mataram itu.

Bola.com merangkum sederet sanksi yang dijatuhkan Komdis PSSI kepada klub kesayangan Brajamusti dan The Maident tersebut. Berikut ulasannya.

 


Rata-Rata Pelanggaran Suporter

Para superter PSIM Yogyakarta yang hadir saat tim kesayangannya bertanding dengan Persebaya Surabaya pada BRI Super League 2025/2026 di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Jumat (8/8/2025). (Bola.com/Abdul Aziz

Sepanjang musim lalu, ada tiga sanksi denda dengan nominal serupa, yakni Rp25 juta, yang ditanggung PSIM. Hukuman pertama dijatuhkan akibat kehadiran suporter pada laga tandang melawan Persebaya Surabaya.

Pada pertandingan yang berlangsung di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Surabaya, Jawa Timur (8/8/2025), ribuan suporter PSIM memang hadir langsung menyaksikan duel pembuka Super League 2025/2026 tersebut.

Dengan pelanggaran yang sama, lebih dari 5 ribu suporter PSIM nekat datang ke markas Persija Jakarta pada pekan ke-14 BRI Super League di Stadion Gelora Bung Karno (GBK), 28 November 2025.

Sanksi denda Rp25 juta kembali harus dibayarkan PSIM pada laga terakhir atau pekan ke-34 kontra Arema FC, 23 Mei 2026.

Dalam rilis terbaru Komdis PSSI, Laskar Mataram dinyatakan melanggar regulasi terkait kehadiran suporter tamu pada partai tandang.

Sementara itu, satu-satunya denda Rp40 juta didapat PSIM akibat insiden ledakan petasan di hotel tim tamu sebelum duel kontra Persis Solo pada pekan ke-20 BRI Super League 2025/2026.

Berdasarkan surat yang diterima manajemen PSIM pada Selasa (10-2-2026), Komdis PSSI menilai Laskar Mataram melanggar Kode Disiplin PSSI 2025 jelang menjamu Persis di Stadion Sultan Agung, Bantul (6-2-2026).


Denda Terbesar

PSIM Yogyakarta melawan Madura United. (Bola.com/Dok.Instagram PSIM Yogyakarta).

Denda terbesar didapat PSIM setelah insiden penyalaan flare pada laga kandang terakhir melawan Madura United dalam pekan ke-33 BRI Super League di Stadion Sultan Agung, Minggu (17/5/2026).

Ketika itu, Komdis PSSI resmi menjatuhkan dua sanksi sekaligus kepada PSIM dan Panpel pertandingan. Total denda yang harus dibayarkan mencapai Rp290 juta.

Pelanggaran pertama diberikan kepada Panpel yang dinilai gagal menjalankan tanggung jawab dalam menjaga ketertiban dan keamanan.

Kondisi itu memicu banyaknya flare menyala di sejumlah tribune stadion sehingga dikenai denda administratif Rp40 juta.

Selain Panpel, hukuman diberikan langsung kepada klub akibat tingkah laku buruk penonton.

Sebagai pihak yang bertanggung jawab, PSIM dijatuhi denda Rp250 juta. Jumlah ini jadi akumulasi hukuman terbesar yang diterima Laskar Mataram sepanjang musim lalu.

Berita Terkait