Bola.com, Jakarta - Kiper Jerman Manuel Neuer menorehkan rekor bersejarah di Piala Dunia 2026. Sayang, Jerman harus menerima kekalahan 1-2 dari Ekuador pada matchday ketiga Grup E. Laga di Lincoln Financial Field, Philadelphia, Jumat (26/6/2026) dini hari WIB, menjadi panggung kebangkitan La Tri.
Die Mannschaft sebenarnya memulai dengan baik melalui gol cepat Leroy Sane. Namun, Ekuador merespons dan membalikkan keadaan lewat dua gol balasan untuk mengamankan tiga poin.
Hasil ini tidak mengubah status Jerman sebagai juara Grup E karena mereka sudah memastikan tiket ke fase gugur sebelum kick-off. Di sisi lain, kemenangan membawa Ekuador ke babak 32 besar Piala Dunia 2026.
Laga tersebut menghadirkan sejumlah catatan penting: gol perdana Sane di turnamen besar, efektivitas Ekuador yang akhirnya pecah telur, hingga rekor penampilan Neuer yang kini setara legenda Jerman.
Ekuador Balikkan Keadaan Usai Gol Cepat Jerman
Jerman langsung menekan sejak awal. Kolaborasi Florian Wirtz dan Aleksandar Pavlovic membuka ruang bagi Leroy Sane untuk menuntaskan peluang hanya 109 detik setelah kick-off. Skor 1-0 tercipta pada menit kedua.
Bagi Sane, gol tersebut menjadi momen spesial karena merupakan gol pertamanya untuk Jerman di turnamen besar. Penyelesaian tenangnya sempat menempatkan Die Mannschaft di jalur positif.
Keunggulan itu hanya bertahan tujuh menit. Nilson Angulo membalas pada menit kesembilan melalui tembakan spektakuler dari luar kotak penalti yang tak mampu dijangkau Manuel Neuer. Gol Angulo juga menandai gol pertama Ekuador di Piala Dunia 2026, lahir dari percobaan ke-40 mereka sepanjang turnamen.
Momentum beralih ke kubu La Tri. Gonzalo Plata kemudian mencetak gol kedua Ekuador untuk membalikkan kedudukan menjadi 2-1. Jerman yang sempat dominan di awal gagal mempertahankan intensitas dan akurasi di sepertiga akhir.
Rekor Manuel Neuer di Philadelphia
Laga ini menjadi tonggak penting bagi Manuel Neuer. Kiper 38 tahun tersebut menyamai catatan Lothar Matthaus dan Miroslav Klose sebagai pemain Jerman dengan jumlah penampilan terbanyak di Piala Dunia, yakni 22 pertandingan.
Di balik pencapaian itu, Neuer tetap harus memungut bola dua kali dari gawangnya. Tekanan Ekuador, termasuk sepakan jarak jauh Angulo, membuat rekor pribadi Neuer beriringan dengan hasil yang tidak diharapkan timnya.
Isu pertahanan kembali mencuat. Jerman belum mampu menjaga konsistensi dalam melindungi area berbahaya dan mengatasi transisi lawan, meski memimpin lebih dulu sejak menit-menit awal.
Alarm Pertahanan dan Posisi Kedua Tim di Grup E
Jerman kini menyamai catatan terpanjang mereka tanpa clean sheet di Piala Dunia. Die Mannschaft tercatat sudah menjalani sembilan pertandingan Piala Dunia tanpa mengakhiri laga dengan gawang tetap aman.
Kekalahan dari Ekuador tidak menggoyahkan posisi Jerman sebagai juara Grup E. Mereka sudah mengantongi tiket ke fase knockout sebelum laga di Philadelphia digelar dan menatap babak 32 besar.
Bagi Ekuador, tambahan tiga poin sangat krusial. La Tri memastikan tempat di babak 32 besar Piala Dunia 2026 setelah membalikkan keadaan dari situasi tertinggal.
Secara garis besar, Jerman tetap melaju. Mereka memang lolos ke babak knockout untuk kedua kalinya secara beruntun setelah menunggu 20 tahun sejak perjalanan terakhir mereka di luar fase grup. Tantangan berikutnya: menutup celah di belakang agar rekor positif tidak dibayangi masalah yang sama.