Brasil Tembus 16 Besar Piala Dunia 2026, Neymar Sindir Prediksi Pakar asal Jerman yang Meleset

Neymar melontarkan sindiran terhadap prediksi Piala Dunia 2026 dari ekonom asal Jerman.

BolaCom | Vincentius AtmajaDiterbitkan 30 Juni 2026, 14:30 WIB
Kepala Tim Medis Santos, Rodrigo Zogaib, mengonfirmasi bahwa Neymar mengalami masalah pada kakinya yang menyebabkan pembengkakan pada betis kanannya. (AFP/Nelson Almeida)

Bola.com, Jakarta - Superstar Timnas Brasil, Neymar, mengunggah cuitan yang langsung viral setelah Selecao melaju ke babak 16 besar Piala Dunia 2026

Brasil menang dramatis 2-1 atas Jepang dalam pertarungan 90 menit lebih di Houston Stadium, Selasa (30-6-2026) dini hari WIB.

Advertisement

Meski kebobolan terlebih dahulu oleh gol Kaishu Shano di babak pertama, pasukan asuhan Carlo Ancelotti itu bangkit di babak kedua.

Juara dunia lima kali itu comeback melalui gol Casemiro pada menit ke-56 dan Gabriel Martinelli di menit-menit akhir laga, 90+6'.

Hasil ini membuat Brasil akan berjumpa pemenang Pantai Gading versus Norwegia di babak 16 besar.

Neymar langsung bereaksi setelah kemenangan timnya atas Jepang, dengan melempar sindiran kepada pakar prediksi asal Jerman, Joachim Klement.

 


Kata-Kata Neymar

Penyerang Brasil #10 Neymar bersiap memasuki lapangan selama pertandingan Grup C Piala Dunia 2026 antara Skotlandia dan Brasil di Stadion Miami di Miami Gardens pada 25 Juni 2026. (CHANDAN KHANNA/AFP)

Sindiran Neymar kepada Clement dilontarkan dalam akun X resminya @neymarjr, tak lama setelah pertandingan berakhir.

"Tuan Joachim Klement... coba lagi di Piala Dunia berikutnya," kata Neymar dalam unggahannya.

Sebenarnya, siapakah Joachim Klement?

Rupanya, Neymar memantau dengan cermat segala komentar dan prediksi mengenai Brasil di Piala Dunia ini.

Klement adalah sosok yang mengklaim telah berhasil memprediksi juara Piala Dunia dalam tiga edisi terakhir secara tepat.

Ia merupakan ekonom asal Jerman yang meyakini dirinya memiliki 'rumus akurasi 100%' setelah berhasil memprediksi kemenangan Jerman pada 2014, kemenangan Prancis di Rusia empat tahun kemudian, serta keberhasilan Argentina yang dipimpin Lionel Messi mengangkat trofi di Qatar pada edisi 2022.

 


Banyak yang Meleset

Gabriel Martinelli merayakan gol bersama rekan-rekannya setelah mencetak gol kedua Brasil ke gawang Jepang pada laga babak 32 besar Piala Dunia 2026 di Houston Stadium, Texas, 29 Juni 2026. (Lars Baron/Getty Images/AFP)

Sementara menjelang Piala Dunia 2026 yang sudah berjalan di babak 32 besar ini, Klement kembali menggunakan algoritmanya.

Terkait siapa yang akan menjadi juara, ia menyimpulkan bahwa Belanda akan memenangkan gelar Piala Dunia pertama mereka.

Hanya, meski ia memprediksi Brasil memiliki peluang 99% untuk lolos dari fase grup, algoritma Klement memperkirakan Brasil akan tersingkir oleh Jepang di fase 32 besar.

Nyatanya, Brasil sukses menggasak Jepang dan lolos ke babak 16 besar. Begitu juga dengan Belanda yang justru tersingkir di babak 32 besar setelah kalah dari Maroko melalui drama adu penalti.

Kemudian Jerman, yang juga diprediksi Klement akan menantang Prancis di perempat final, malah angkat koper lebih dulu di 32 besar usai kalah adu penalti dari Paraguay.

 

Sumber: Give Me Sport

Berita Terkait