Bola.com, Jakarta - Tim eFootball Indonesia memastikan gelar eFootball China Invitational 2026 usai menaklukkan Jepang 4-3 pada partai grand final di China, 27–28 Juni 2026. Kemenangan tipis itu menutup rangkaian performa konsisten sepanjang turnamen undangan bergengsi tersebut.
Skuad Merah Putih diwakili dua atlet: Rizky Faidan (RRQ) dan Denis Bernard (ONIC). Keduanya diberangkatkan oleh Indonesia Football e-League (IFeL) sebagai wakil resmi Indonesia.
Ajang ini hanya mengundang negara dengan rekam jejak terbaik, yakni mereka yang musim sebelumnya menempatkan atlet minimal di empat besar dunia. Selain Indonesia, peserta lain adalah China, Jepang, Italia, Brasil, Thailand, dan Hong Kong.
Gelar di China tersebut turut mengangkat kepercayaan diri tim nasional eFootball Indonesia jelang agenda besar bulan depan, termasuk World Finals yang kembali akan diikuti Rizky Faidan.
Jalan Indonesia Menuju Titel
Indonesia membuka fase grup dengan kemenangan meyakinkan 7-4 atas China 2. Start tersebut menjadi modal penting untuk mengendalikan persaingan sejak awal.
Laga kedua berujung tiga poin lagi setelah Rizky Faidan dan Denis Bernard mengatasi Italia 4-3. Dua kemenangan beruntun memperkokoh posisi menuju babak gugur.
Pada partai penutup grup, Indonesia harus mengakui keunggulan Jepang 5-7. Meski kalah, raihan poin tetap cukup untuk memastikan langkah ke semifinal.
Di empat besar, performa tim kian solid. Brasil disingkirkan dengan skor 3-1, yang mengantarkan Indonesia ke final untuk menantang Jepang lagi.
Grand final mempertemukan ulang dua kandidat kuat. Kali ini, Indonesia membalas hasil di fase grup dengan kemenangan dramatis 4-3 atas Jepang, memastikan trofi eFootball China Invitational 2026 menjadi milik Merah Putih.
Respons IFeL dan Target World Finals
CEO IFeL, Putra Sutopo, menyambut positif pencapaian internasional ini. Ia menilai trofi di China menjadi bekal berharga untuk agenda besar bulan depan, terutama bagi Rizky Faidan yang akan kembali tampil di World Finals.
“Alhamdulillah, kami bersyukur atlet Timnas eFootball Indonesia yang diberangkatkan oleh IFeL berhasil meraih gelar juara di China Invitational. Prestasi ini tentu menjadi bekal yang sangat baik untuk meningkatkan kepercayaan diri, khususnya bagi Rizky Faidan yang akan kembali mewakili Indonesia di World Finals bulan depan. Yang tidak kalah penting, hasil ini kembali menunjukkan bahwa Indonesia mampu berbicara di level internasional. Kami berharap prestasi seperti ini bisa terus berlanjut seiring berkembangnya ekosistem kompetitif yang selama ini kami bangun bersama seluruh pelaku industri eFootball Indonesia,” ujar Putra.
Menurut Putra, keberhasilan ini sekaligus menegaskan efektivitas program pembinaan dan kompetisi yang dijalankan IFeL. Partisipasi rutin di turnamen global disebut berperan dalam mempertajam kesiapan atlet.
Dengan momentum kemenangan, persiapan timnas eFootball Indonesia menatap World Finals diproyeksikan semakin fokus. Kepercayaan diri jadi modal utama untuk menjaga konsistensi performa.
Makna Gelar Bagi Peta eFootball Indonesia
Raihan juara eFootball China Invitational 2026 mempertegas posisi Indonesia sebagai salah satu kekuatan baru di panggung eFootball dunia. Status ini dibangun lewat performa yang stabil dari fase grup hingga final.
Pencapaian tersebut menambah daftar prestasi atlet binaan IFeL di turnamen internasional. Hasilnya menjadi bukti bahwa pembinaan berkelanjutan dan pengiriman atlet ke kompetisi global mampu menghadirkan trofi bagi Indonesia.
Secara psikologis, kemenangan di China meningkatkan keyakinan tim jelang agenda internasional berikutnya. World Finals bulan depan menjadi tantangan berikut bagi Rizky Faidan dan rekan-rekan untuk menjaga tren positif ini.