Argentina vs Swiss: Prediksi, Kondisi Tim, dan Perkiraan Pemain

Argentina menantang Swiss pada perempat final Piala Dunia 2026 di Kansas City Stadium, Minggu (12/8/2026) pukul 08.00 WIB.

BolaCom | Harley IkhsanDiterbitkan 11 Juli 2026, 00:05 WIB
Ilustrasi Argentina vs Swiss di perempat final Piala Dunia 2026. (Bola.com/AI)

Bola.com, Jakarta - Prediksi Argentina vs Swiss di perempat final Piala Dunia 2026 akan tersaji di Kansas City Stadium, Minggu (12/8/2026) pukul 08.00 WIB. La Albiceleste datang sebagai juara bertahan dengan misi menjaga laju menuju empat besar.

Laga ini menjadi krusial bagi tim asuhan Lionel Scaloni untuk mengamankan tiket semifinal. Pemenang pertandingan akan bertemu Inggris atau Norwegia.

Advertisement

Narasi David versus Goliath mengiringi pertandingan, mengingat status Argentina sebagai juara dunia dan rekam jejak pertemuan yang lebih baik. Di sisi lain, Swiss dikenal disiplin dan pragmatis dalam mengelola pertandingan.

Argentina membawa modal kemenangan beruntun, sementara Swiss membidik semifinal pertama dalam sejarah mereka. Tarung ini menyatukan momentum dan ambisi besar dari kedua kubu.


Argentina vs Swiss: Taruhan Besar di Kansas City

Para pemain Timnas Argentina berjabat tangan dengan para pemain Swiss setelah memenangkan pertandingan babak 16 besar antara Argentina dan Swiss di Corinthians Arena di Sao Paulo selama Piala Dunia 2014 pada 1 Juli 2014. (ANNE-CHRISTINE POUJOULAT/AFP)

Argentina memiliki rekor superior atas Swiss pada turnamen besar, menang 2-0 pada 1966 dan 1-0 delapan tahun lalu di Brasil. Catatan itu menguatkan posisi mereka sebagai favorit di atas kertas.

Secara keseluruhan, Swiss belum pernah mengalahkan Argentina dalam tujuh pertemuan sebelumnya. Tren ini menjadi tantangan tambahan bagi tim besutan Murat Yakin.

Dengan tiket semifinal sebagai ganjaran, duel ini berpotensi berjalan ketat. Argentina mengusung kedalaman kualitas, sementara Swiss mengandalkan organisasi permainan yang rapi.


Perjalanan Penuh Drama Argentina Menuju Perempat Final

Argentina menunjukkan ketangguhan mental sejak fase gugur dimulai. Mereka lebih dulu menuntaskan perlawanan Tanjung Verde yang berstatus debutan.

Ujian sesungguhnya datang di babak 16 besar melawan Mesir, saat Argentina tertinggal 0-2 dengan hanya 11 menit tersisa. Gol Cristian Romero, Lionel Messi – yang menebus kegagalan penalti sebelumnya – dan Enzo Fernandez memastikan kemenangan dramatis, meski diwarnai beberapa keputusan VAR yang kontroversial.

Kemenangan tersebut memperpanjang rentetan positif La Albiceleste menjadi 12 laga sejak September tahun lalu. Sejak kekalahan mengejutkan dari Arab Saudi pada pertandingan pembuka grup Piala Dunia 2022, Argentina belum terkalahkan dalam 11 pertandingan Piala Dunia, selalu mencetak minimal dua gol di setiap laga, sebuah rekor terbaik mereka.


Swiss dan Misi Semifinal Pertama

Swiss datang dengan ambisi menorehkan sejarah, membidik semifinal pertama mereka. Terakhir kali mereka mencapai perempat final adalah pada 1954 saat menjadi tuan rumah, ketika turnamen hanya diikuti 16 negara.

Perjalanan mereka di Piala Dunia 2026 dimulai dengan hasil imbang melawan Qatar, lalu kemenangan 4-1 atas Bosnia dan Herzegovina serta 2-1 atas tuan rumah Kanada. Swiss lolos sebagai juara Grup B.

Di babak 32 besar, Swiss menyingkirkan Aljazair 2-0 berkat gol Breel Embolo dan Dan Ndoye. Tantangan berat hadir di babak 16 besar melawan Kolombia, dengan skor 0-0 selama 120 menit sebelum Gregor Kobel menggagalkan eksekusi Cucho Hernandez dalam adu penalti di Vancouver, dan Ruben Vargas memastikan kemenangan 4-3.

Pendekatan pragmatis Murat Yakin yang memprioritaskan pertahanan terbukti efektif. Swiss belum pernah tertinggal sepanjang kampanye Piala Dunia ini, termasuk babak kualifikasi, dan Yakin menilai Argentina bukan tim tanpa cela, melihat adanya ruang bagi lawan untuk menciptakan peluang berdasarkan performa mereka di dua pertandingan terakhir.


Susunan Pemain, Kondisi Skuad, dan Faktor Kunci

Lionel Messi akan menjadi sorotan utama. Kapten Argentina itu memimpin perburuan Sepatu Emas dengan delapan gol, sejajar dengan Kylian Mbappé dari Prancis, dan diperkirakan berduet dengan Julian Alvarez atau Lautaro Martinez.

Di sisi kiri pertahanan, Facundo Medina dan Nicolas Tagliafico bersaing memperebutkan satu tempat. Lionel Scaloni diperkirakan memiliki skuad sepenuhnya fit, meski Emiliano Martinez dirasa kurang berkontribusi setelah kebobolan lima gol dari sembilan tembakan tepat sasaran di Piala Dunia 2026.

Swiss memantau kondisi Michel Aebischer, Luca Jaquez, dan Johan Manzambi. Manzambi, yang telah mencetak tiga gol, absen di babak 16 besar karena cedera lutut sehingga Ardon Jashari dari AC Milan berpeluang mempertahankan posisinya, sementara Breel Embolo – terlibat langsung dalam 13 gol dari 17 penampilan internasional terakhirnya – diperkirakan memimpin lini serang.

Perkiraan Pemain

  • Argentina: E. Martinez; Molina, Romero, Li. Martinez, Tagliafico; De Paul, Paredes, Fernandez, Mac Allister; Messi, La. Martinez.
  • Swiss: Kobel; Zakaria, Elvedi, Akanji, Rodriguez; Jashari, Xhaka, Freuler; Ndoye, Embolo, Vargas.

Berita Terkait