Adrien Rabiot: Prancis Tanpa Rencana Anti-Yamal di Semifinal Piala Dunia 2026

Rabiot menegaskan Prancis tak siapkan rencana khusus untuk Lamine Yamal jelang semifinal Piala Dunia 2026 vs Spanyol di Dallas Stadium, Rabu (15/7/2026).

BolaCom | ThomasDiterbitkan 14 Juli 2026, 13:04 WIB
Lamine Yamal dari Spanyol terlihat sebelum dimulainya babak kedua dalam pertandingan Grup H Piala Dunia FIFA 2026 antara Spanyol dan Arab Saudi di Stadion Atlanta, pada 21 Juni 2026 di Atlanta, Georgia. (Foto: Justin Setterfield/Getty Images/AFP)

Bola.com, Jakarta - Adrien Rabiot menegaskan timnas Prancis tidak menyiapkan taktik khusus untuk menghentikan Lamine Yamal saat menghadapi Spanyol di semifinal Piala Dunia 2026. Fokus Les Bleus diarahkan pada kekuatan kolektif lawan, bukan pada satu individu.

Semifinal Prancis vs Spanyol akan digelar di Dallas Stadium pada Rabu (15/7/2026) dini hari WIB. Partai ini menjadi gerbang penting menuju final ajang empat tahunan tersebut.

Advertisement

Rabiot juga menyatakan keyakinannya terhadap kondisi skuad Prancis yang ia nilai tiba di fase ini dengan kesiapan optimal, seraya menekankan pentingnya menjaga kerendahan hati.


Fokus Prancis Hadapi Kekuatan Kolektif Spanyol

Lamine Yamal #19 dari Spanyol menunjuk ke papan skor bis sementara saudaranya, Keyne, muncul di layar setelah kemenangan 2-1 pada pertandingan Perempat Final Piala Dunia 2026 antara Spanyol dan Belgia di Stadion Los Angeles pada 11 Juli 2026 di Inglewood, California. (David Ramos/Getty Images melalui AFP)

Gelandang AC Milan itu menolak menempatkan Yamal sebagai target utama rencana permainan Prancis. Ia menilai Spanyol berbahaya sebagai satu unit di berbagai fase, dari penguasaan bola hingga serangan kombinasi.

"Tidak, tidak ada rencana anti-Yamal. Kami fokus pada Spanyol secara keseluruhan, bukan pada satu pemain. Kami tahu mereka adalah tim yang berbahaya di setiap area lapangan: dalam penguasaan bola, di ruang sempit dekat kotak penalti, dalam permainan kombinasi mereka, dan dengan para penyerang mereka. Kita perlu fokus terutama pada membatasi sistem mereka, bukan hanya satu pemain," kata Rabiot.

Menurutnya, prioritas utama adalah mengganggu sistem yang diterapkan tim asuhan Luis de la Fuente. Rabiot menambahkan bahwa Prancis tidak gentar menghadapi siapa pun di fase ini.


Kondisi Tim dan Keyakinan Rabiot Jelang Semifinal

Laga di Dallas Stadium pada Rabu (15/7/2026) dini hari WIB itu menjadi salah satu penentu langkah ke final Piala Dunia 2026. Rabiot menyebut jalur persiapan Prancis sejauh ini berjalan sesuai harapan.

"Melihat perjalanan yang telah kami lalui, saya pikir kami datang ke semifinal ini dalam kondisi terbaik. Akan sulit untuk tiba lebih siap dari ini," kata Rabiot.

Ia menekankan kesiapan dan pendekatan kerja yang terukur. "Kami fokus dan akan mempersiapkan pertandingan dengan cara terbaik. Kami percaya diri dengan perjalanan yang telah kami lalui sejauh ini, dan itu memang benar, tetapi selalu dengan kerendahan hati yang telah membedakan kami sejak awal kompetisi," ujarnya.


Kilas Balik Rivalitas dan Komentar Lama Tentang Lamine Yamal

Lamine Yamal bukan sosok baru bagi Prancis. Pemain muda Spanyol itu sebelumnya mencetak gol penyeimbang di semifinal Euro 2024 dan turut menyumbang dua gol pada semifinal Nations League.

Dua tahun lalu, jelang semifinal Euro 2024, Rabiot pernah berkomentar bahwa Yamal "masih memiliki banyak hal yang harus ditunjukkan" untuk mencapai final. Sang winger merespons di lapangan dengan gol penting yang menyingkirkan Prancis dari turnamen tersebut.

Saat dimintai tanggapan terkait ucapannya itu, Rabiot menegaskan tidak mengingat detailnya. "Saya tidak ingat persis pernyataan itu, tetapi jika saya memang mengatakannya, itu karena saya memang berpikir demikian saat itu," jelasnya.

Rabiot kembali menutup dengan fokus pada persiapan tim. Ia mengedepankan konsistensi kerja dan sikap rendah hati menjelang duel kontra Spanyol di babak empat besar.

Berita Terkait