Rabiot Tegaskan Prancis Tak Gentar Hadapi Spanyol di Semifinal Piala Dunia 2026

Adrien Rabiot pastikan Prancis tak takut Spanyol jelang semifinal Piala Dunia 2026 di Dallas, menekankan persiapan, kebersamaan tim, dan motivasi untuk Deschamp

BolaCom | Serafinus Sapto Prasetyo UnuspasiDiterbitkan 14 Juli 2026, 14:38 WIB
Kylian Mbappe dari Prancis (10) mencetak gol pertama mereka melewati pemain Swedia Gustaf Lagerbielke (2) pada pertandingan babak 32 besar Piala Dunia 2026 antara Prancis dan Swedia di East Rutherford, N.J., dekat New York, Rabu, 1 Juli 2026. (AP Photo/Adam Hunger)

Bola.com, Jakarta - Adrien Rabiot menegaskan Timnas Prancis tidak gentar menghadapi Spanyol pada semifinal Piala Dunia 2026. Les Bleus turun dengan keyakinan penuh di Dallas Stadium, dini hari nanti.

Gelandang Timnas Prancis itu menyebut timnya datang ke laga ini dengan persiapan terbaik setelah melewati perjalanan yang tidak mudah sepanjang turnamen.

Advertisement

Di sisi lain, Spanyol sempat menjadi mimpi buruk bagi Prancis. La Furia Roja dua kali menyingkirkan Les Bleus, masing-masing pada semifinal UEFA Nations League 2025 dan UEFA Euro 2024.

Anggapan bahwa Prancis mengalami trauma dibantah Rabiot. Ia menekankan fokus tim kini hanya pada performa di lapangan demi tiket ke final.


Prancis Datang Dengan Persiapan Terbaik

Pelatih Timnas Prancis, Didier Deschamps, memberikan instruksi kepada Michael Olise saat bersua Timnas Irlandia Utara di Decathlon Arena – Stade Pierre-Mauroy, Villeneuve-d'Ascq, Selasa (09/06/2026) dini hari WIB. (AFP/FRANCK FIFE)

Rabiot menegaskan kepercayaan diri skuadnya jelang duel melawan salah satu unggulan juara tersebut. Menurutnya, level persiapan tim sudah berada pada titik optimal.

"Kami tidak takut kepada siapa pun. Melihat perjalanan yang telah kami lalui, saya rasa kami datang ke semifinal ini dengan kondisi terbaik. Sulit rasanya bisa mempersiapkan diri lebih baik daripada ini," ujar Rabiot.

"Sekarang semuanya akan ditentukan di lapangan, tetapi kami sudah melakukan segala yang kami bisa untuk siap menghadapi pertandingan ini."

Prancis menatap pertemuan krusial di Dallas untuk memperebutkan tiket ke partai puncak. Rabiot memastikan fokus kolektif akan menjadi pembeda di semifinal Piala Dunia 2026 ini.


Kebersamaan Jadi Kekuatan Prancis

France's Kylian Mbappe (10) reacts after scoring his team's second goal during the World Cup Group I soccer match between France and Iraq in Philadelphia, Monday, June 22, 2026. (AP Photo/Petr David Josek)

Selain kesiapan teknis, Rabiot menilai kekuatan utama Les Bleus terletak pada ikatan antarpemain. Ia menekankan suasana tim yang solid berdampak langsung pada performa di lapangan.

"Anda bisa merasakan betapa solidnya kebersamaan di dalam tim ini. Sulit menjelaskan mengapa chemistry seperti itu bisa terbentuk, tetapi kami benar-benar akrab satu sama lain di luar lapangan. Saya pikir itulah salah satu alasan utama kesuksesan kami."

Pemain berusia 31 tahun itu menyebut chemistry di luar lapangan membantu Prancis menjaga konsistensi sepanjang turnamen, membawa mereka ke empat besar Piala Dunia 2026.


Motivasi Ekstra untuk Perpisahan Deschamps

6. Didier Deschamps – Pelatih Timnas Prancis ini telah mengukir catatan pribadi yang mengesankan. Dia adalah salah satu sosok yang berhasil menjadi juara Piala Dunia baik sebagai pemain dan pelatih. (AFP/Franck Fife)

Rabiot juga mengungkapkan adanya dorongan emosional lain di dalam skuad. Piala Dunia 2026 disebutnya sebagai turnamen terakhir Didier Deschamps bersama tim nasional Prancis, dan itu menjadi bahan bakar tambahan jelang laga besar.

"Pelatih juga telah melalui beberapa momen yang sulit, dan itu justru membuat kami semakin dekat. Kami tahu ini akan menjadi turnamen terakhirnya bersama tim nasional Prancis, dan hal itu memberi kami motivasi ekstra," pungkas Rabiot.

Dengan tekad memberi akhir indah untuk sang pelatih, Les Bleus membidik tiket final saat bersua Spanyol. Pertarungan ini akan menentukan langkah mereka di ajang empat tahunan tersebut.

Sumber: France News 24

Berita Terkait