Bola.com, Jakarta - Suasana konferensi pers BYON Combat Vol. 8 di Senayan, Jakarta Pusat, pada Rabu (15/7/2026), berlangsung panas. Para petarung yang akan tampil pada ajang tersebut mulai melancarkan perang urat saraf jelang pertarungan yang digelar di Tennis Indoor Senayan pada 29 Agustus 2026.
Duel perebutan sabuk ICB National antara juara bertahan Andi Cobra dan penantangnya, Wong Johnson, menjadi sorotan utama. Keduanya saling melontarkan sindiran terkait persiapan, proses weight cut, hingga peluang merebut kemenangan di ring.
Selain partai perebutan gelar, duel tinju putri antara Winona dan Adinda Arimby juga menyita perhatian. Kedua petinju sama-sama menunjukkan kepercayaan diri tinggi untuk meraih kemenangan dalam laga yang menjadi bagian dari Liga Boxing Influencer BYON Combat.
Presiden BYON Combat, Cellos, mengatakan perkembangan Liga Boxing Influencer menjadi salah satu alasan semakin banyak petarung baru yang mampu menembus panggung utama BYON Combat. Menurutnya, ekosistem kompetisi yang terus berkembang membuat kualitas pertandingan semakin meningkat dari seri ke seri.
Perang Kata-kata
Ketegangan mulai terasa ketika Andi Cobra dan Wong Johnson saling menanggapi pertanyaan mengenai persiapan masing-masing. Andi mengaku menjalani latihan yang jauh lebih serius dibanding pertarungan sebelumnya karena mempertahankan gelar dinilai lebih sulit daripada merebutnya.
Namun, Wong Johnson langsung membalas pernyataan tersebut. Ia menegaskan dirinya bukan lawan biasa bagi sang juara bertahan dan yakin mampu membawa pulang sabuk ICB National.
"Yang spesial itu gue. Latihan spesial itu memang harus. Lawan lu sekarang gue, bukan lawan-lawan yang sebelumnya," kata Wong Johnson.
Meski perang kata-kata terus berlanjut sepanjang konferensi pers, Andi Cobra memilih tetap fokus pada persiapannya. Petinju asal Garut itu menegaskan target utamanya adalah mempertahankan status sebagai juara ICB National saat bertemu Wong pada 29 Agustus nanti.
Winona dan Adinda Arimby Siap Unjuk Kemampuan
Tak kalah menarik, laga tinju putri antara Winona dan Adinda Arimby juga dipenuhi adu kepercayaan diri. Winona menganggap duel ini sebagai kesempatan untuk bangkit setelah hasil kurang memuaskan pada pertandingan sebelumnya, sementara Adinda mengaku telah mempersiapkan diri lebih matang untuk menjalani debutnya di panggung BYON Combat.
Cellos menjelaskan pemilihan Winona dan Adinda bukan tanpa alasan. Menurutnya, keduanya telah menunjukkan performa yang konsisten di Liga Boxing Influencer sehingga layak tampil di BYON Combat.
"Sekarang sudah banyak liga di luar BYON yang menghidupkan Liga Influencer dan akhirnya mereka berujung di sini. Saya berharap Liga Influencer benar-benar hidup, bukan cuma hype yang kemarin, tapi terus berjalan dan sirkulasinya makin menarik," ujar Cellos.
Dengan tensi yang sudah terasa sejak konferensi pers, BYON Combat Vol. 8 diprediksi menghadirkan sejumlah pertarungan sengit. Selain duel perebutan sabuk ICB National antara Andi Cobra dan Wong Johnson, partai Winona kontra Adinda Arimby juga menjadi salah satu laga yang dinantikan dalam perkembangan Liga Boxing Influencer.
Sumber: Fauzi Ananta Dharmawan