Lamine Yamal Diterpa Kabar Buruk usai Bawa Spanyol ke Final Piala Dunia 2026, Rumah Mewahnya Nyaris Dibobol Maling

Beberapa jam usai antar Spanyol ke final Piala Dunia 2026, rumah Lamine Yamal jadi sasaran upaya perampokan.

BolaCom | Aning JatiDiterbitkan 15 Juli 2026, 19:45 WIB
Lamine Yamal dari Spanyol memberi isyarat selama pertandingan babak 32 besar Piala Dunia melawan Austria di Inglewood, California, dekat Los Angeles, Jumat, 3 Juli 2026. (AP Photo/Andre Penner)

Bola.com, Jakarta - Lamine Yamal mengalami insiden tidak menyenangkan hanya beberapa jam setelah membantu Spanyol melaju ke final Piala Dunia 2026.

Pemain berusia 19 tahun itu turut berperan dalam kemenangan 2-0 Spanyol atas Prancis di semifinal yang berlangsung di Stadion Dallas, Arlington, Rabu (15-7-2026) dini hari WIB, dengan memenangkan hadiah penalti yang kemudian berujung gol.

Advertisement

Namun, euforia kemenangan tersebut berubah menjadi kabar buruk setelah rumah Yamal di kawasan pinggiran Barcelona menjadi sasaran percobaan perampokan.

Menurut laporan yang dikutip The Sun, dua orang yang mengenakan penutup kepala terlihat berada di atas tembok yang mengelilingi kediaman Yamal pada dini hari waktu setempat. Sebelum sempat memasuki rumah, keduanya diketahui oleh petugas keamanan pribadi Yamal.

Menyadari keberadaan mereka telah terekam kamera pengawas, kedua pelaku langsung melarikan diri.

Polisi Katalonia kemudian menerima foto para terduga pelaku dan memulai penyelidikan.


Hunian Mewah

Bek Prancis Lucas Digne melanggar winger Spanyol Lamine Yamal pada semifinal Piala Dunia 2026 di Dallas Stadium, Rabu (15/7/2026) dini hari WIB. (AFP/Shaun Botterill)

Aparat kepolisian mendatangi lokasi setelah sistem darurat yang diaktifkan oleh tim keamanan pribadi Yamal mengirimkan laporan.

Polisi juga telah membuka penyelidikan atas dugaan percobaan perampokan dengan kekerasan, sementara Divisi Investigasi Kriminal menganalisis rekaman CCTV untuk mengidentifikasi pelaku.

Belum lama sebelum berangkat membela Spanyol di Piala Dunia 2026, Yamal sempat memperlihatkan rumah mewahnya yang dilaporkan bernilai sekitar 9,5 juta paun (sekitar Rp230,5 miliar) melalui sebuah video tur rumah.

Hunian tersebut sebelumnya pernah dimiliki mantan bek Barcelona, Gerard Pique, dan penyanyi asal Kolombia, Shakira, sebelum keduanya berpisah pada 2022.


Pemain Barcelona Ketiga

Memasuki babak kedua, tensi pertandingan tidak menunjukkan tanda-tanda menurun. Newcastle United tetap mengandalkan serangan dari sisi sayap, sementara Barcelona berupaya mendikte laga melalui penguasaan bola. Tampak dalam foto, gelandang Newcastle United asal Brasil, Joelinton (kiri–depan), berebut bola dengan bek Barcelona asal Spanyol bernomor punggung 05, Pau Cubarsi, selama pertandingan leg pertama babak 16 besar Liga Champions 2025/2026 di St James' Park, Newcastle-upon-Tyne, timur laut Inggris pada Selasa 10 Maret 2026 waktu setempat atau Rabu 11 Maret 2026 dini hari WIB. (Paul ELLIS/AFP)

Peristiwa ini terjadi beberapa bulan setelah dua rekan setim Yamal di Barcelona juga menjadi korban tindak kriminal.

Februari lalu, jam tangan mewah milik Pau Cubarsi dilaporkan dicuri, sementara rumah Joan Garcia kemasukan pelaku yang membawa kabur uang tunai dan perhiasan.

Di atas lapangan, Yamal tampil impresif sepanjang Piala Dunia 2026. Ia mencetak gol pertamanya di turnamen elite tersebut saat Spanyol menang 4-0 atas Arab Saudi, bulan lalu.

Bersama Barcelona pada musim 2025/2026, Yamal juga menorehkan 24 gol dan 18 assist dari 45 penampilan.

Kini, Yamal bersiap menghadapi final Piala Dunia 2026 yang akan digelar pada Senin (20-7-2026) dini hari WIB, di tengah insiden percobaan perampokan yang menimpa kediamannya di Katalonia.

 

Sumber: The Sun

Berita Terkait