Liam Rosenior Buka Suara soal Masa Singkatnya di Chelsea: Banyak Pelajaran Berharga

Liam Rosenior akhirnya angkat bicara mengenai periode singkatnya sebagai pelatih Chelsea.

BolaCom | Wiwig PrayugiDiterbitkan 17 Juli 2026, 22:30 WIB
Pelatih kepala Chelsea asal Inggris, Liam Rosenior, memberikan tepuk tangan kepada para penggemar di lapangan setelah pertandingan Liga Inggris antara Chelsea dan West Ham United di Stamford Bridge, London, Minggu (1-2-2026) dini hari WIB. Chelsea memenangkan pertandingan dengan skor 3-2. (Adrian DENNIS/AFP)

Bola.com, Jakarta - Liam Rosenior akhirnya angkat bicara mengenai periode singkatnya sebagai pelatih Chelsea. Kini memulai lembaran baru bersama Paris FC, pria berusia 42 tahun itu mengaku membawa banyak pelajaran dari pengalaman yang tidak berjalan sesuai harapan di Stamford Bridge.

Rosenior resmi ditunjuk sebagai pelatih Paris FC pada awal Juli 2026. Klub Ligue 1 tersebut mempercayakan proyek jangka panjang kepadanya setelah ia sempat menangani Strasbourg dan mencuri perhatian di kompetisi Prancis.

Advertisement

Chelsea menunjuk Rosenior di tengah musim saat klub berada dalam situasi sulit. Namun, masa baktinya hanya berlangsung sekitar tiga setengah bulan sebelum diberhentikan pada 22 April 2026.

Selama menangani The Blues, Rosenior mencatatkan 11 kemenangan dan dua hasil imbang dari 23 pertandingan di semua kompetisi. Meski demikian, performa tim merosot tajam menjelang akhir masa kepemimpinannya. Chelsea bahkan gagal mencetak gol dalam lima laga Premier League secara beruntun.


Pelajaran Penting

Pelatih baru Chelsea, Liam Rosenior. (Dok. Chelsea)

Saat diperkenalkan kepada media Prancis sebagai pelatih baru Paris FC, Rosenior untuk pertama kalinya berbicara secara terbuka mengenai pengalamannya di Chelsea.

"Kami datang ke klub di tengah musim dan dalam situasi yang sulit. Saya belajar banyak hal."Ia juga mengakui masih memiliki kekurangan selama menangani klub London Barat tersebut.

"Ada beberapa hal yang seharusnya bisa saya lakukan dengan lebih baik dan saya bisa mengambil tanggung jawab lebih besar. Namun, saya juga merasa ada sisi positif dari apa yang telah kami lakukan."


Tetap Dukung Chelsea

Liam Rosenior menjalani debutnya sebagai manajer Chelsea dengan kemenangan manis atas Charlton Athletic pada lanjutan Piala FA 2025/2026, Minggu (11/1/2026) dini hari WIB. (Ben STANSALL / AFP)

Meski harus mengakhiri kariernya di Chelsea lebih cepat dari yang diharapkan, Rosenior menegaskan tidak menyimpan rasa kecewa.

Ia justru mendoakan kesuksesan mantan klubnya yang kini ditangani Xabi Alonso.

"Saya mendoakan yang terbaik untuk mereka. Saya pikir mereka memiliki manajer yang fantastis dalam diri Xabi Alonso dan saya akan terus mengikuti hasil pertandingan mereka."

Menurut Rosenior, pengalaman di Chelsea akan menjadi bekal penting untuk menghadapi tantangan berikutnya bersama Paris FC.

"Pelajaran yang saya dapatkan di Chelsea akan membantu saya menjalani peran ini dan semoga membantu Paris FC berkembang menjadi klub besar di sepak bola dunia."


Tantangan Baru di Paris FC

Meski reputasinya di Inggris sempat menurun setelah gagal di Chelsea, Rosenior masih mendapat kepercayaan besar di Prancis.

Sebelumnya, ia sukses membawa Strasbourg tampil kompetitif dengan meraih 31 kemenangan dari 63 pertandingan. Pada musim penuh pertamanya, Strasbourg finis di peringkat ketujuh Ligue 1.

Kini, Rosenior mendapat misi baru bersama Paris FC yang musim lalu menempati posisi ke-11 klasemen Ligue 1. Klub tersebut memiliki ambisi besar untuk berkembang menjadi salah satu kekuatan baru di sepak bola Prancis.

Rosenior diharapkan mampu melanjutkan perkembangan Paris FC sekaligus membuktikan bahwa pengalaman pahit bersama Chelsea justru menjadi batu loncatan untuk mengembalikan reputasinya sebagai salah satu pelatih muda potensial di Eropa.   

 

Berita Terkait