Jika Messi dan Mbappe Punya Jumlah Gol Sama, Sepatu Emas Piala Dunia 2026 Milik Siapa dong?

Berikut kriteria penentuan pemenang "Sepatu Emas" andai Lionel Messi dan Kylian Mbappe mengakhiri Piala Dunia 2026 dengan jumlah gol yang sama.

BolaCom | Vincentius AtmajaDiterbitkan 18 Juli 2026, 13:30 WIB
Ilustrasi Lionel Messi vs Kylian Mbappe. (Bola.com/AI)

Bola.com, Jakarta - Piala Dunia 2026 akan memauki fase terakhir. Prancis akan melawan Inggris untuk menentukan tim peringkat ketiga, sementara Spanyol bertemu Argentina untuk mencari tim juara di laga final.

Ada yang menarik menjelang berakhirnya Piala Dunia 2026, yakni persaingan top scorer alias pencetak gol terbanyak turnamen.

Advertisement

Pemain yang menjadi top scorer berhak mendapat trofi golden boot atau sepatu emas.

Lionel Messi dan Kylian Mbappe menjadi kandidat terkuat untuk meraih Sepatu Emas Piala Dunia 2026, dengan satu pertandingan tersisa bagi kedua pemain untuk menambah koleksi gol mereka.

Keduanya kini sama-sama mengoleksi delapan gol.

Lantaran kedua bintang itu saat ini memiliki jumlah gol yang sama di puncak klasemen, muncul pertanyaan mengenai bagaimana penentuan pemenang akan dilakukan jika Piala Dunia 2026 berakhir dan perolehan gol tetap sama jumlahnya?


Kriteria Penentuan

Pemain Argentina Lionel Messi menggiring bola melewati pemain Inggris Djed Spence dan Marc Guehi selama pertandingan semifinal Piala Dunia antara Inggris dan Argentina di Atlanta, Rabu, 15 Juli 2026. (AP Photo/Rebecca Blackwell)

Jika perolehan gol Messi dan Mbappe tetap sama hingga akhir partai final, FIFA akan menggunakan aturan resmi penentuan pemenang (tie-breaker) untuk menentukan siapa yang berhak meraih Sepatu Emas.

Aturan penentuan pemenang akan diterapkan dengan syarat; jika dua pemain atau lebih mencetak jumlah gol yang sama, jumlah assist (sebagaimana ditentukan oleh anggota Kelompok Studi Teknis FIFA) akan menjadi penentu.

Kemudian jika dua pemain atau lebih masih memiliki catatan yang sama setelah memperhitungkan jumlah assist maka total menit bermain selama turnamen akan diperhitungkan, di mana pemain dengan jumlah menit bermain lebih sedikit akan menempati peringkat lebih tinggi.


Ketat

Pemain Spanyol Pau Cubarsi dan Pedro Porro berebut bola dengan pemain Prancis Kylian Mbappe selama pertandingan semifinal Piala Dunia sepak bola antara Prancis dan Spanyol di Arlington, Texas, dekat Dallas, Selasa, 14 Juli 2026. (AP Photo/Ashley Landis)

Dengan syarat yang disebutkan tadi, saat ini, Messi memiliki keunggulan dalam penentuan pemenang. La Pulga unggul dengan catatan empat assist, dibandingkan dengan tiga assist milik Mbappe.

Namun, jika penyerang asal Prancis tersebut mencatatkan satu assist lagi dalam pertandingan terakhirnya sementara Messi tidak, penentuan pemenang akan beralih ke total waktu bermain.

Dalam hal ini, Mbappe saat ini lebih unggul dengan catatan waktu bermain 609 menit dibandingkan 620 menit milik Messi.

Lantas masih bisakah pemain lain merebut Sepatu Emas? Jawabannya bisa, tetapi butuh keajaiban.

Saat ini, Erling Haaland menjadi pesaing terdekat dengan koleksi tujuh gol. Namun, bintang Timnas Norwegia itu tidak akan bisa menambah jumlah gol karena timnya sudah tersingkir di perempat final.

Kendati demikian, masih ada pemain yang berlaga di turnamen ini yang secara teoretis dapat melampaui para pemimpin klasemen tersebut.

Dua bintang Timnas Inggris, Harry Kane dan Jude Bellingham, sama-sama menempati peringkat keempat dengan koleksi masing-masing enam gol dan satu assist. Namun, mereka butuh mencetak tiga gol ke gawang Prancis, yang jelas tidak akan mudah.

Peluang Kane atau Bellingham menjadi top scorer juga masih terbuka jika Messi dan Mbappe absen mencetak gol di laga terakhir mereka.

 

Sumber: World Soccer Talk

Berita Terkait