Bola.com, Jakarta - Zinedine Zidane dikabarkan telah mencapai kesepakatan verbal untuk mengambil alih kursi pelatih Timnas Prancis setelah Piala Dunia 2026. Informasi ini diungkap pakar transfer Fabrizio Romano, yang menyebut Zidane disiapkan sebagai penerus Didier Deschamps.
Menurut Romano, Federasi Sepak Bola Prancis (FFF) memprioritaskan Zidane dan sudah terjalin pemahaman lisan sekitar tiga bulan sebelum turnamen akbar tersebut rampung. Dokumen resmi rencananya akan ditandatangani setelah ajang itu berakhir.
Peralihan komando ini mengikuti kekalahan Prancis 0-2 dari Spanyol pada semifinal Piala Dunia 2026, 14 Juli 2026. Laga perebutan tempat ketiga pada 19 Juli 2026 disebut akan menjadi pertandingan terakhir Deschamps bersama Les Bleus.
Kesepakatan Verbal Zidane dengan FFF
Fabrizio Romano menyampaikan bahwa FFF telah menjadikan Zinedine Zidane sebagai kandidat utama pengganti Didier Deschamps. Ia menegaskan adanya pemahaman lisan yang sudah ada sejak sekitar tiga bulan sebelum Piala Dunia 2026 berakhir, dengan tujuan Zidane mengambil alih selepas turnamen.
"Situasinya jelas. Ada kesepakatan verbal, dan Zidane akan menjadi pelatih tim nasional yang baru setelah Piala Dunia," jelas Romano.
Romano menambahkan, finalisasi hitam di atas putih akan dilakukan seusai ajang empat tahunan tersebut. Bahkan, Zidane disebut sudah menyiapkan kerangka dan daftar staf kepelatihan untuk mendampinginya ketika mulai bekerja dengan tim nasional Prancis.
Akhir Era Didier Deschamps di Timnas Prancis
Transisi kepelatihan ini muncul setelah Prancis tersingkir di semifinal usai takluk 0-2 dari Spanyol pada 14 Juli 2026. Partai perebutan peringkat ketiga, 19 Juli 2026, akan menjadi laga penutup masa bakti Didier Deschamps.
Deschamps memimpin Timnas Prancis sejak 2012 dan menorehkan sejumlah capaian penting. Les Bleus merengkuh Piala Dunia 2018 serta gelar UEFA Nations League di bawah arahannya.
Selain itu, Prancis arahan Deschamps mencapai final Piala Eropa 2016 dan final Piala Dunia 2022. Dalam 14 tahun masa tugasnya, ia memimpin 186 pertandingan dengan 122 kemenangan, dan menjadi sosok ketiga yang menjuarai Piala Dunia sebagai pemain dan pelatih setelah Mário Zagallo dan Franz Beckenbauer.
Deschamps sempat menuai kritik atas pendekatan yang dianggap defensif, namun kemudian meraih pujian setelah melakukan perubahan taktis yang membuat timnya lebih menyerang. Pasukannya dikenal solid secara disiplin, kuat dalam organisasi pertahanan, dan mampu tampil di bawah tekanan di fase gugur.
Zidane dan Tantangan Memimpin Les Bleus
Sejak meninggalkan Real Madrid pada Mei 2021, Zinedine Zidane belum kembali ke bangku pelatih meski menerima sejumlah tawaran. Timnas Prancis disebut selalu menjadi tujuan utamanya, dan jika rencana ini terealisasi, itu akan menjadi debutnya melatih tim nasional.
Dalam dua periode kepemimpinannya di Real Madrid pada 2014–2021, Zidane mengoleksi 11 trofi, termasuk tiga gelar Liga Champions. Rekam jejak tersebut menjadi salah satu dasar ekspektasi tinggi publik terhadapnya.
Dukungan juga hadir dari Zlatan Ibrahimovic. "Zidane melakukan pekerjaan yang luar biasa di Real Madrid. Dia memenangkan tiga gelar Liga Champions," ujar Ibrahimovic. Ia menilai skuad Prancis membutuhkan figur manajer yang kuat, bukan semata pelatih taktik.
Begitu mengambil alih, Zidane diprediksi menghadapi keputusan strategis: mempertahankan pola ofensif yang telah dibangun Deschamps atau menyusun sistem baru yang mencerminkan ciri khasnya. Ia juga akan mengelola deretan bintang seperti Kylian Mbappé, Ousmane Dembélé, Aurélien Tchouaméni, William Saliba, Désiré Doué, Bradley Barcola, dan Michael Olise, dengan tuntutan menjaga—atau meningkatkan—prestasi Les Bleus.