Andres Iniesta Angkat Tangan, Mustahil Spanyol Hentikan Lionel Messi di Final Piala Dunia 2026

Jelang final Piala Dunia 2026 kontra Argentina, Andres Iniesta akui tak ada cara mematikan Lionel Messi, tetapi...

BolaCom | Aning JatiDiterbitkan 19 Juli 2026, 08:15 WIB
Andres Iniesta. Merupakan senior Lionel Messi di La Masia. Selama 14 tahun bermain bersama hingga 2018, Andres Iniesta merupakan pemberi assist terbanyak bagi gol-gol Lionel Messi. (Foto: AFP/Ander Gillenea)

Bola.com, Jakarta - Andres Iniesta menilai Spanyol tidak mungkin benar-benar mematikan Lionel Messi saat menghadapi Argentina pada final Piala Dunia 2026. Namun, legenda La Roja itu yakin mantan timnya tetap memiliki cara untuk mengalahkan sang juara bertahan.

Messi, yang kini berusia 39 tahun, kembali menjadi andalan utama Argentina jelang partai puncak melawan Spanyol.

Advertisement

Pada semifinal kontra Inggris, bintang Inter Miami tersebut membuktikan kualitasnya dengan menyumbang dua assist dalam rentang tujuh menit untuk membalikkan keadaan dan membawa Argentina menang 2-1 setelah sempat tertinggal.

Sepanjang Piala Dunia 2026, Messi telah mengoleksi delapan gol dan empat assist. 

Satu di antara sosok yang paling mengenal Messi adalah Andres Iniesta. Legenda Spanyol itu pernah menjadi rekan setim Messi di Barcelona sebanyak 488 pertandingan, terbanyak dibandingkan pemain lain sepanjang karier sang megabintang Argentina.


Menyanjung Messi

Lionel Messi dan Andres Iniesta membentuk salah satu kolaborasi paling mematikan dalam sejarah sepak bola. Mereka memainkan 488 pertandingan di semua kompetisi. Keduanya bersama-sama mencetak banyak gol dan menciptakan momen-momen magis yang membawa Barcelona meraih berbagai gelar, termasuk empat trofi Liga Champions. (AFP/Ben Stansall)

Dalam wawancara dengan El Partidazo de COPE di New York menjelang final Piala Dunia 2026, Iniesta mengakui menghentikan Messi sepenuhnya merupakan tugas yang mustahil.

"Menutup ruang geraknya sepenuhnya itu mustahil. Yang lebih penting adalah bagaimana Spanyol bisa melukai Argentina melalui permainan mereka sendiri, menciptakan peluang, dan memaksimalkan setiap kesempatan yang didapat," ujar Iniesta, dilansir Give Me Sport.

Mantan gelandang Barcelona itu juga memberikan pujian kepada Messi.

"Tidak ada kata-kata, atau mungkin saya memang tidak tahu bagaimana menggambarkannya. Determinasi, keyakinan, dan semua yang ia lakukan di setiap pertandingan adalah sesuatu yang hanya bisa membuat Anda mengangkat topi sebagai bentuk penghormatan," sanjungnya.


Aspek Mental Penting

Andres Iniesta dan David Villa, pencetak gol kemenangan Spanyol 2-1 atas Cile, bergembira pada laga terakhir Grup H di Pretoria, 25 Juni 2010. AFP PHOTO/MARTIN BERNETTI

Selain membahas Messi, Iniesta menyoroti pentingnya aspek mental bagi Spanyol dalam menghadapi laga sebesar final Piala Dunia.

Pahlawan kemenangan Spanyol pada final Piala Dunia 2010 itu menegaskan para pemain tidak boleh tampil dengan rasa takut.

"Tidak, sama sekali tidak. Anda tidak boleh bermain dengan rasa takut. Semua bergantung pada kepercayaan diri yang ditunjukkan para pemain, dan performa mereka sepanjang Piala Dunia terus meningkat. Mereka datang ke final dengan kepercayaan diri yang sangat tinggi."

"Semua pemain tahu apa yang harus dilakukan. Siapa pun yang bermain memahami perannya masing-masing dan menunjukkan rasa percaya diri yang luar biasa. Tidak peduli siapa yang berada di lapangan atau di posisi mana mereka bermain, mereka memberikan kesan bahwa semuanya berada dalam kendali," tutur Iniesta.


Yang Penting Juara

Gelandang Spanyol, Rodri (16), dan bek Pau Cubarsi (22), berselebrasi setelah kemenangan atas Prancis pada semifinal Piala Dunia 2026 di Dallas Stadium, Rabu (15/7/2026) dini hari WIB. (Paul Ellis/AFP)

Kendati pernah menjadi bagian dari satu di antara generasi terbaik dalam sejarah sepak bola Spanyol, Iniesta menegaskan cara meraih kemenangan bukanlah hal utama.

Baginya, yang terpenting adalah membawa pulang gelar juara.

"Itu bukan dilema bagi saya karena jawabannya jelas. Saya tidak peduli siapa yang mencetak gol. Yang terpenting, seperti dulu, kami keluar sebagai juara. Siapa pencetak golnya bukan hal utama, selama gol itu menjadi gol penentu kemenangan," ujar Iniesta.

 

Sumber: Give Me Sport

Berita Terkait