Lagu Cucurella saat Parade Spanyol Juara Piala Dunia 2026 Dianggap Menyindir Argentina

Perayaan gelar juara Piala Dunia 2026 Timnas Spanyol memunculkan kontroversi baru.

BolaCom | Wiwig PrayugiDiterbitkan 21 Juli 2026, 19:00 WIB
Bek Spanyol, Marc Cucurella menggendong trofi saat perayaan juara Piala Dunia 2026 di Plaza de Cibeles, Madrid, 20 Juli 2026, sehari setelah Spanyol mengalahkan Argentina 1-0. (Oscar DEL POZO / AFP)

Bola.com, Madrid - Perayaan gelar juara Piala Dunia 2026 Timnas Spanyol memunculkan kontroversi baru. Pilihan lagu Marc Cucurella serta sebuah spanduk dari suporter menjadi sorotan media Argentina.

Spanyol merayakan gelar Piala Dunia keduanya pada Selasa (21/7/2026). Sekitar dua juta suporter memadati jalanan Madrid untuk menyambut para pemain La Furia Roja.

Advertisement

Rangkaian parade berakhir di Plaza de Cibeles. Seluruh 26 pemain Spanyol diperkenalkan satu per satu di atas panggung dengan lagu pilihan masing-masing.

Namun, kemunculan Marc Cucurella langsung menjadi perbincangan di Argentina. Bek Chelsea itu memasuki panggung dengan diiringi lagu berjudul Malbec yang dibawakan musisi Argentina, Duki dan Bizarrap.

Salah satu bagian lirik lagu tersebut menggambarkan seseorang yang datang ke sebuah kota, disambut seperti seorang bos, kemudian merayakan keberhasilan timnya menjadi juara.

 


Spanduk Gavi Vs Paredes

Bek Spanyol, Marc Cucurella memainkan drum saat perayaan juara Piala Dunia 2026 di Plaza de Cibeles, Madrid, 20 Juli 2026, sehari setelah Spanyol mengalahkan Argentina 1-0. (Oscar DEL POZO / AFP)

Meski terdengar sesuai dengan suasana pesta, media Argentina menafsirkannya secara berbeda. TyC Sports menilai pilihan lagu tersebut sebagai sindiran terhadap Argentina setelah kalah dari Spanyol pada final Piala Dunia 2026.

Media tersebut bahkan menyebut lagu itu dipilih sebagai bentuk ejekan kepada sang juara bertahan yang gagal mempertahankan gelarnya.

Sorotan media Argentina tidak berhenti pada pilihan lagu Cucurella. Sebuah spanduk yang dilemparkan ke arah bus terbuka Timnas Spanyol selama parade juga menjadi pembahasan.


Spanduk Gavi Vs Paredes

Bek Timnas Spanyol bernomor punggung 24, Marc Cucurella (tengah), merayakan kemenangan di samping penyerang Argentina bernomor punggung 17, Giuliano Simeone (kiri), dan penyerang Argentina bernomor punggung 10, Lionel Messi, setelah Spanyol memenangkan pertandingan final Piala Dunia 2026 antara Spanyol dan Argentina di Stadion New York/New Jersey di East Rutherford pada 20 Juli 2026. (CHARLY TRIBALLEAU/AFP)

Spanduk tersebut menyerukan duel antara Leandro Paredes dan Gavi. Pesan itu merujuk pada perselisihan panas kedua pemain setelah peluit akhir pertandingan final.

Meski demikian, belum ada pernyataan dari Cucurella maupun anggota skuad Spanyol yang menunjukkan bahwa pilihan lagu dan spanduk tersebut memang dimaksudkan untuk menyindir Argentina.

Kedua momen itu sejauh ini hanya menjadi bahan perdebatan, terutama di media Argentina, setelah Spanyol meraih kemenangan 1-0 pada final Piala Dunia 2026.

Sumber: AS

Berita Terkait