Nicolas Tagliafico Diduga Coba Menipu Wasit di Final Piala Dunia 2026

Video menampilkan Tagliafico diduga sandiwara agar Enzo Fernandez tak diusir di final. Wasit dan VAR menolak, Argentina kalah 0-1 dari Spanyol.

BolaCom | Harley IkhsanDiterbitkan 21 Juli 2026, 22:09 WIB
Wasit asal Slovenia, Slavko Vincic, memberikan kartu merah kepada gelandang Argentina #24 Enzo Fernandez pada pertandingan final Piala Dunia 2026 antara Spanyol dan Argentina di Stadion New York/New Jersey di East Rutherford pada 19 Juli 2026. (CHARLY TRIBALLEAU/AFP)

Bola.com, Jakarta - Reputasi Argentina kembali disorot usai final Piala Dunia 2026 melawan Spanyol, Senin (20/7/2026) dini hari WIB. Muncul dugaan bek Nicolas Tagliafico mencoba memengaruhi keputusan wasit terkait hukuman untuk Enzo Fernandez.

Dalam laga tersebut, Enzo Fernandez menerima kartu kuning kedua setelah menjegal Pau Cubarsi jelang berakhirnya waktu normal. Video yang beredar di media sosial menunjukkan Tagliafico tampak berupaya membatalkan sanksi tersebut.

Advertisement

Pemain Olympique Lyon itu terlihat mengerang kesakitan dan terjatuh tak lama setelah tekel Fernandez terhadap Cubarsi. Lionel Messi kemudian menghampiri wasit Slavko Vincic, menunjuk Tagliafico, dan meminta tayangan ulang untuk memeriksa insiden sebelumnya agar Fernandez tidak jadi dihukum.

Namun, Vincic bersama video assistant referee tidak menemukan pelanggaran dan mempertahankan keputusan awal. Bermain dengan 10 orang, Argentina akhirnya tumbang 0-1 melalui gol Ferran Torres pada tambahan waktu.


Dugaan Sandiwara Tagliafico di Final Piala Dunia 2026

Penyerang Timnas Argentina bernomor punggung 10, Lionel Messi, menunjuk ke arah bek Spanyol bernomor punggung 24, Marc Cucurella, saat wasit Slovenia, Slavko Vincic, dan gelandang Argentina bernomor punggung 24, Enzo Fernandez, berdebat selama pertandingan final Piala Dunia 2026 antara Spanyol dan Argentina di Stadion New York/New Jersey di East Rutherford pada 20 Juli 2026. (PATRICIA DE MELO MOREIRA/AFP)

Situasi bermula ketika Enzo Fernandez diganjar kartu kuning kedua usai pelanggaran terhadap Pau Cubarsi mendekati akhir waktu normal. Momen krusial itu memicu rangkaian tindakan yang terekam kamera.

Dalam video yang menyebar di media sosial, Nicolas Tagliafico tampak berusaha mengubah konteks insiden. Bek Argentina tersebut, yang memperkuat Olympique Lyon, terlihat mengerang dan ambruk sesaat setelah tekel Fernandez, memunculkan dugaan sandiwara.

Melihat kondisi tersebut, Lionel Messi bergerak ke arah Slavko Vincic. Ia menunjuk Tagliafico dan meminta wasit meninjau tayangan ulang demi memeriksa kemungkinan pelanggaran sebelumnya, dengan harapan hukuman untuk Fernandez tidak diberlakukan.


Keputusan Wasit dan Dampaknya bagi Argentina

Permintaan peninjauan ulang tidak mengubah hasil. Slavko Vincic, dibantu video assistant referee, tidak melihat adanya pelanggaran yang mengubah keputusan dan tetap pada penilaian semula.

Konsekuensinya, La Albiceleste harus melanjutkan laga dengan 10 pemain. Pada babak tambahan waktu, Spanyol memastikan kemenangan 1-0 lewat gol Ferran Torres.

Keputusan tersebut menegaskan momen krusial yang berpengaruh pada jalannya partai puncak. Upaya Argentina untuk membalikkan keadaan urung terwujud hingga peluit akhir.


Rangkaian Aksi Tak Pantas Pemain Argentina

Ulah pemain Argentina sebelumnya juga menjadi sorotan. Bek Nahuel Molina tertangkap kamera memukul gelandang Spanyol, Rodri, menambah daftar insiden panas di pertandingan.

Gelandang Argentina Leandro Paredes mencekik bek Spanyol Eric Garcia. Bersama Thiago Almada, Paredes lalu mengeroyok penggawa La Roja, Gavi.

Pada seremoni juara, mayoritas pemain Argentina membelakangi Spanyol sehingga melawan tradisi. AS melaporkan, hanya ada satu pemain Argentina yang melihat momen tersebut yakni Jose Manuel Lopez.

Berita Terkait