Bola.com, Jakarta - Bintang muda Barcelona, Lamine Yamal, kini disebut sebagai salah satu kandidat terkuat untuk meraih Ballon d'Or 2026 setelah membawa Spanyol menjuarai Piala Dunia 2026.
Menurut laporan AS, winger berusia 19 tahun itu kini berada di jajaran unggulan bersama gelandang Spanyol, Rodri, yang meraih penghargaan Bola Emas Piala Dunia sebagai pemain terbaik turnamen.
Kesuksesan menjuarai kompetisi sepak bola paling bergengsi di dunia diyakini akan menjadi faktor penting dalam pemungutan suara Ballon d'Or, sehingga peluang Lamine Yamal makin terbuka.
Musim Gemilang Bersama Barcelona Jadi Modal Utama
Berbeda dengan Rodri yang mengandalkan performa luar biasa di Piala Dunia, Lamine Yamal sebenarnya telah membangun reputasi sebagai kandidat Ballon d'Or sejak tampil impresif bersama Barcelona sepanjang musim 2025/2026.
Pemain jebolan La Masia itu mencatatkan 24 gol dan 18 assist di semua kompetisi, sekaligus menjadi salah satu sosok penting di balik keberhasilan Blaugrana menjuarai La Liga dan Piala Super Spanyol.
Ia juga tampil menonjol di Liga Champions meski Barcelona gagal melangkah hingga menjadi juara di bawah asuhan Hansi Flick. Performa konsisten di level klub itulah yang membuat peluang Lamine semakin kuat ketika memasuki Piala Dunia.
Bukan yang Paling Menonjol, tetapi Tetap Berperan Besar
Di Piala Dunia 2026, Lamine Yamal memang bukan pemain terbaik Spanyol secara individu. Namun, kontribusinya tetap sangat penting dalam perjalanan La Roja menuju gelar juara.
Setelah pulih dari cedera sebelum turnamen dimulai, ia perlahan menemukan performa terbaiknya. Lamine bahkan menjadi pemain dengan jumlah dribel sukses terbanyak sepanjang turnamen, yakni 45 kali, jauh mengungguli Lionel Messi yang mencatatkan 25 dribel sukses.
Selain itu, ia mencetak gol pertama Spanyol di turnamen dan memenangkan penalti yang membantu timnya menyingkirkan Prancis pada babak semifinal.
Kontribusi tersebut memperlihatkan bahwa Lamine tetap mampu memberi dampak besar meski tidak selalu menjadi pusat permainan tim.
Persaingan Ballon d'Or Masih Sengit
Selain statistik impresif, kematangan permainan Lamine Yamal juga menjadi salah satu aspek yang paling mendapat pujian.
Dalam beberapa pertandingan, ia menunjukkan kemampuan beradaptasi dengan kebutuhan tim tanpa memaksakan diri menjadi pusat perhatian. Sikap itu dinilai sebagai bukti perkembangan pesat pemain yang baru berusia 19 tahun.
Kini, Lamine memiliki hampir seluruh syarat yang biasanya dimiliki pemenang Ballon d'Or: Performa individu yang luar biasa, gelar bergengsi bersama klub, dan medali juara Piala Dunia.
Meski demikian, persaingan masih sangat ketat. Selain Rodri, nama-nama seperti Kylian Mbappe, Harry Kane, Michael Olise, dan Ousmane Dembele juga masuk dalam daftar kandidat kuat peraih penghargaan individu paling prestisius di dunia sepak bola tersebut.
Namun, setelah musim luar biasa bersama Barcelona dan keberhasilannya mengangkat trofi Piala Dunia bersama Spanyol, Lamine Yamal kini tidak lagi hanya dianggap sebagai calon pemenang Ballon d'Or di masa depan. Ia memiliki peluang nyata untuk meraihnya pada tahun ini.
Sumber: Barca News Network