Jordi Amat Optimistis Timnas Indonesia Bisa Juara Piala AFF 2026

Jordi Amat menilai skuad Garuda yang ada saat ini sudah sangat baik dan sudah memiliki gambaran jelas terkait gaya permainan saat di Piala AFF 2026.

BolaCom | Alit BinawanDiterbitkan 23 Juli 2026, 15:15 WIB
Bek Timnas Indonesia, Jordi Amat (paling kiri). (Bola.com/Alit Binawan)

Bola.com, Gianyar - Dua hari jelang keberangkatan Timnas Indonesia ke Jakarta untuk Piala AFF 2026, bisa dipastikan Jordi Amat menjadi pemain yang masuk dalam skuad final Timnas Indonesia.

Optimistis dirasakan betul oleh bek tengah Persija Jakarta tersebut.

Advertisement

“Tentu saja saya 100 persen optimis!,” tegasnya di Bali United Training Center pada Kamis pagi (23/7/2026).

Jordi Amat menilai skuad Garuda yang ada saat ini sudah sangat baik dan sudah memiliki gambaran jelas terkait gaya permainan saat di Piala AFF 2026.

“Sekarang kami hanya menantikan dimulainya turnamen,” ujarnya.


Incar Kemenangan di Laga Pertama

Pemain Timnas Indonesia, Jordi Amat melakukan selebrasi setelah mencetak gol ke gawang Chinese Taipei saat laga FIFA Matchday di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Surabaya, Jumat (05/09/2025). (Bola.com/Abdul Aziz)

Hubungan antarpemain yang sangat erat satu sama lain dalam 3 pekan menjalani pemusatan latihan di Bali, juga dirasakan dengan baik olehnya.

Terutama apa yang diinginkan oleh John Hermdman di dalam lapangan. Itu sebabnya, ia jelas mengatakan ingin menjadi juara bersama Timnas Indonesia.

Sebab turnamen perdananya di Piala AFF 2022, berjalan kurang mulus. Saat itu, ia hanya mampu membawa skuad Garuda lolos hingga semifinal saja.

Baginya, kemenangan di pertandingan pertama saat melawan Kamboja, bisa sedikit membuka kepercayaan dirinya dan pemain lain di Piala AFF 2026.

“Saya berharap bisa memulai turnamen dengan baik. Kami ingin meraih kemenangan pada pertandingan pertama. Setelah itu, kami bisa membangun kepercayaan diri yang lebih baik lagi,” tegasnya.


Waspada Pemain Naturalisasi

Di Grup A, sepertinya menjadi panggung negara-negara dengan pemain naturalisasi. Vietnam ada tiga pemain asal Brasil yang sudah berpindah kewarganegaraan.

Kamboja bahkan memiliki 10 pemain meskipun belum terkonfirmasi apakah 10 pemain naturalisasi itu termasuk mantan pemain Bali United, Dewa United, dan Bhayangkara FC, Privat Mbarga, yang bisa memperkuat Timnas Kamboja.

Singapura dan Timor Leste juga kemungkinan memiliki pemain berdarah campuran. Menyikapi hal tersebut, Jordi Amat tetap santai meskipun ia menilai Vietnam, Kamboja, dan Singapura bukan lawan yang bisa dipandang sebelah mata.

“Sekarang fokus kami mempelajari banyak rekaman rekaman video pertandingan dan berlatih semaksimal mungkin untuk mempersiapkan pertandingan pertama melawan Kamboja. Kami perlu menjalani turnamen ini selangkah demi selangkah dan tentu di grup A, persaingan sangat ketat," ujarnya.

Berita Terkait