Kaya Pengalaman dan Jam Terbang Tinggi, Eks Andalan Timnas Indonesia Zulkifli Syukur Dipercaya Jadi Asisten Pelatih Garudayaksa FC

Zulkifli Syukur dipercaya menjadi asisten pelatih Garudayaksa FC.

BolaCom | Choki SihotangDiterbitkan 23 Juli 2026, 16:00 WIB
Zulkifli Syukur di Timnas Indonesia U-23 (Instagram/zulkifli_03_syukur)

Bola.com, Jakarta - Selain menunjuk pelatih baru, manajemen Garudayaksa FC juga menunjuk empat asisten pelatih untuk membidani Andik Vermansah dan kawan-kawan guna mengarungi Super League 2026/2027 yang sudah di depan mata.

Satu di antara asisten pelatih Garudayaksa FC di kasta teratas Indonesia merupakan sosok yang tak asing bagi pencinta sepak bola nasional, yakni Zulkifli Syukur.

Advertisement

Zulkifli Syukur pernah memperkuat PSM Makassar, Persmin Minahasa, Persib Bandung, dan Mitra Kukar. Selain klub, legenda yang kini berusia 42 tahun juga bagian dari skuad Timnas Indonesia, dari 2010 hingga 2014.

Di masa kejayaannya, Zulkifli Syukur merupakan salah satu palang pintu andalan yang nyaris tak tergantikan. Kelahiran Makassar, Sulawesi Selatan, pernah memenangkan Liga Super Indonesia 2009/2010 bersama Arema Malang serta Piala Indonesia 2010.

 


Pengalaman di Timnas Indonesia

Ilustrasi - Zulkifli Syukur (Bola.com)

Pencapaian terbaik di Timnas Indonesia tersaji saat ia ikut mengantarkan Tim Merah Putih ke final Piala AFF 2010 dan finis sebagai runner up.

Setelah gantung sepatu, Zulkifli Syukur meneruskan karier sebagai pelatih. Ia pernah dipercaya membesut Persela Lamongan di Liga 2, tim sepak bola PON Sulawesi Tengah, dan asisten pelatih Timnas Indonesia U-23.

Dengan pengalaman serta jam terbang yang panjang, baik sebagai pemain maupun sebagai pelatih, manajemen Bhayangkara FC tentunya berharap Zulkifli Syukur bisa menjadi rekan sekerja bagi pelatih kepala Milos Joksic.

Seperti diketahui, tim berjuluk Spirit of Garuda kini ditukangi juru taktik asal Serbia, Milos Joksic. Menggantikan Widodo C. Putro, Milos Joksic punya karier kepelatihan yang panjang di Liga Thailand.


4 Asisten Lain

Selain Zulkifli Syukur, empat asisten pelatih lainnya adalah John Wall, Pepe Lazaro, (physical coach), Milan Jovanic (pelatih kiper), serta Afton Agata (video analyst).

"Keempatnya baru semua. Kalau yang lama kan semuanya asisten pelatihnya dari lokal," kata Yudianto Nugroho, Media Officer Garudayaksa FC.

Garudayaksa FC merupakan tim promosi alias pendatang baru di Super League musim ini. Musim lalu, mereka sukses menyegel gelar juara Grup A Championship Pegadaian Liga 2 2025/2026.

Meski terbilang wajah anyar, namun Garudayaksa FC siap bersaing dalam perburuan gelar meski harus bertarung dengan tim-tim mapan seperti Borneo FC, Persebaya Surabaya, Dewa United, Persija Jakarta, dan juara bertahan Persib Bandung.

 

Berita Terkait