Hampir 100 Ribu Suporter Argentina Teken Petisi, Desak FIFA Ulang Final Piala Dunia 2026

Tak terima kalah dari Spanyol, suporter Argentina buat petisi agar final Piala Dunia 2026 diulang.

BolaCom | Aning JatiDiterbitkan 24 Juli 2026, 14:15 WIB
Para pemain Argentina berdiri saat upacara medali setelah pertandingan final Piala Dunia 2026 antara Spanyol dan Argentina di East Rutherford, N.J., dekat New York, Senin (20-7-2026) dini hari WIB. (AP Photo/Matt Rourke)

Bola.com, Jakarta - Puluhan ribu pendukung Timnas Argentina menandatangani petisi yang meminta final Piala Dunia 2026 diulang setelah tim kesayangan mereka kalah 0-1 dari Spanyol.

Mereka menuding wasit Slavko Vincic tidak memimpin pertandingan secara adil pada laga yang mengantarkan La Roja meraih gelar juara dunia kedua.

Advertisement

Dalam pertandingan tersebut, Argentina tidak mencatatkan satu pun tembakan tepat sasaran sepanjang 120 menit. Tim Tango juga harus bermain dengan 10 orang setelah Enzo Fernandez menerima kartu merah pada menit ke-93 akibat kartu kuning kedua.

Kericuhan terjadi setelah pertandingan berakhir.

Leandro Paredes terlibat bentrokan dengan Gavi dan Eric Garcia, sementara Nahuel Molina juga disebut memicu insiden setelah melayangkan pukulan ke arah Rodri. Asisten pelatih, Roberto Ayala, ditengarai juga memukul Dani Olmo.


Petisi Minta Final Diulang

Lamine Yamal #19 dari Spanyol mengontrol bola melawan Alexis Mac Allister #20 dan Nicolas Tagliafico #3 dari Argentina selama pertandingan Final Piala Dunia FIFA 2026 antara Spanyol dan Argentina di Stadion New York New Jersey pada 19 Juli 2026 di East Rutherford, New Jersey. (Florencia Tan Jun/Getty Images via AFP)

Kekecewaan sebagian pendukung Argentina tecermin dari petisi di Change.org yang telah mengumpulkan lebih dari 82 ribu tanda tangan.

Express melaporkan, petisi tersebut dibuat oleh Gisela Sanchez, yang meminta FIFA membatalkan hasil pertandingan karena menilai kepemimpinan wasit Slavko Vincic bermasalah.

Dalam petisi itu, Sanchez menyatakan final antara Argentina versus Spanyol tercoreng oleh kepemimpinan wasit yang menurutnya kontroversial. Ia juga menyebut terdapat bukti video yang diklaim menunjukkan wasit memengaruhi hasil pertandingan.

Sanchez menilai situasi tersebut mengecewakan pemain, pelatih, dan suporter yang ingin pertandingan ditentukan oleh kemampuan para pemain di lapangan.

Melalui petisi itu, FIFA diminta meninjau insiden tersebut secara serius dan transparan, serta mempertimbangkan untuk menggelar ulang partai final.


Muncul Petisi Lain untuk Argentina

Pemain Argentina Nicolas Otamendi (19) dan Nahuel Molina (26) terlibat keributan dengan pemain Spanyol Rodri (tengah) setelah laga final Piala Dunia 2026 antara Spanyol vs Argentina di East Rutherford, N.J., dekat New York, Minggu, 19 Juli 2026. (AP Photo/Frank Franklin II)

Di sisi lain, Change.org juga dipenuhi petisi dengan tuntutan berbeda, yakni meminta FIFA menjatuhkan larangan kepada Argentina untuk tampil pada turnamen-turnamen mendatang.

Satu di antara petisi yang meminta Argentina dilarang mengikuti seluruh edisi Piala Dunia berikutnya disebut telah mengumpulkan lebih dari 29 juta tanda tangan sebelum akhirnya ditutup.

Sepanjang pertandingan final, Slavko Vincic meniup peluit sebanyak 46 kali untuk pelanggaran. Sebanyak 25 di antaranya diberikan kepada pemain Argentina.

Enzo Fernandez diusir keluar lapangan setelah menerima dua kartu kuning pada babak kedua. Kartu kuning pertama diterimanya karena memprotes keputusan wasit setelah tidak mendapatkan tendangan bebas, sedangkan kartu kuning kedua diberikan akibat tekel keras terhadap Pau Cubarsi.

Pertandingan berlangsung dengan banyak jeda, yang menurut laporan dipengaruhi taktik membuang waktu dari Argentina. Spanyol akhirnya mencetak gol kemenangan pada babak perpanjangan waktu.


Penyelidikan FIFA

Kericuhan usai final Piala Dunia 2026 dimana Leandro Paredes jadi biang keladinya

FIFA kini sedang menyelidiki perilaku para pemain Timnas Argentina setelah pertandingan tersebut, yang memicu kecaman dari berbagai pihak.

Mantan bek Manchester United, Gary Neville, turut mengkritik penampilan Argentina.

Menurutnya, semangat juang para pemain Argentina memang patut diapresiasi dan Lionel Messi telah menjadi sosok penting bagi tim, tetapi ia menyebut penampilan mereka dalam beberapa pertandingan terakhir sebagai sesuatu yang memalukan.

 

Sumber: Express

Berita Terkait