Ousmane Dembele Diajak Al-Hilal Main di Arab Saudi, Gaji Selangit Menanti!

Al-Hilal dikabarkan menjajaki transfer Ousmane Dembele. Klub Saudi itu menyiapkan paket gaji jumbo, sementara PSG menyiapkan proposal perpanjangan kontrak.

BolaCom | Serafinus Sapto Prasetyo UnuspasiDiterbitkan 24 Juli 2026, 16:52 WIB
Pemain Prancis Ousmane Dembele merayakan setelah mencetak gol kedua timnya selama pertandingan perempat final Piala Dunia antara Prancis dan Maroko di Foxborough, Massachusetts, dekat Boston, Kamis, 9 Juli 2026. (AP Photo/Matt Slocum)

Bola.com, Jakarta - Ousmane Dembele kembali masuk radar bursa transfer musim panas. Winger Timnas Prancis itu disebut menjadi target Al-Hilal, yang dikabarkan sangat berminat untuk memboyong sang pemain ke Arab Saudi.

Di saat bersamaan, Paris Saint-Germain (PSG) menata ulang agenda perekrutan. Les Parisiens diperkirakan segera meresmikan Lucas Digne, sementara proses untuk Maghnes Akliouche dan Yan Diomande dilaporkan sudah memasuki tahap lanjut.

Advertisement

PSG juga akan membuka kembali pembicaraan kontrak dengan Dembele dan Bradley Barcola. Keduanya masih terikat hingga Juni 2028, namun masa depan mereka disebut bergantung pada keputusan musim panas ini.


Al-Hilal Ajukan Kontak untuk Ousmane Dembele

Pemain Prancis Ousmane Dembele mencoba mencetak gol melawan Paraguay saat pertandingan sepak bola babak 16 besar Piala Dunia di Philadelphia, Sabtu (04/07/2026). (AP Photo/Matt Rourke)

Menurut pakar transfer Eropa, Sacha Tavolieri, Al-Hilal sangat tertarik dengan profil Ousmane Dembele. Raksasa Saudi Pro League itu ingin menambah satu bintang lagi di lini serang setelah merekrut Crysencio Summerville.

Laporan yang sama menyebut Al-Hilal sudah melakukan kontak awal dengan pihak Dembele. Langkah ini untuk memetakan peluang merealisasikan transfer pada jendela musim panas.

Al-Hilal dikabarkan ingin memanfaatkan situasi kontrak Dembele di PSG. Sang winger saat ini tengah mendiskusikan proposal perpanjangan kontrak bersama klub Prancis tersebut.


Fokus PSG Usai Piala Dunia 2026: Kontrak dan Rekrutmen

Pemain Prancis Ousmane Dembele mencetak gol kedua timnya selama pertandingan perempat final Piala Dunia FIFA 2026 antara Prancis dan Maroko di Stadion Boston di Foxborough, Massachusetts, Kamis, 9 Juli 2026. (AFP/ Getty Images/ Shaun Botterill)

Usai turnamen antarnegara itu rampung, PSG kembali fokus ke pergerakan pasar. Lucas Digne diperkirakan segera diperkenalkan, sedangkan Maghnes Akliouche dan Yan Diomande disebut sudah mendekati finalisasi.

Di sisi lain, manajemen akan melanjutkan pembicaraan kontrak dengan Ousmane Dembele dan Bradley Barcola. Dua penggawa Timnas Prancis itu masih memiliki masa bakti hingga Juni 2028.

Kendati demikian, nasib keduanya belum sepenuhnya aman. Dembele dan Barcola disebut dihadapkan pada dua opsi: memperpanjang kontrak di Paris atau mencari klub baru pada musim panas ini.


Paket Gaji: Tawaran Al-Hilal vs Proposal PSG

Penyerang Prancis, Ousmane Dembele (kanan) dan Kylian Mbappe ambil bagian dalam sesi latihan di Stadion Jassim-bin-Hamad di Doha, 12 Desember 2022. Prancis akan bermain melawan Maroko dalam pertandingan semifinal Piala Dunia 2022 di Stadion Al Bayt, Al Khor, Kamis (15/12/2022) pukul 02.00 WIB. (AFP/Franck Fife)

Dembele dikabarkan bimbang menanggapi ketertarikan Al-Hilal. Klub Arab Saudi itu siap mengajukan paket gaji selangit untuk mengamankan tanda tangannya.

Al-Hilal disebut menyiapkan gaji serupa dengan yang diterima Karim Benzema, yakni total 170 juta pounds per tahun selama memperkuat klub Saudi Pro League. Angka tersebut jauh di atas proposal PSG.

Dari Paris, PSG siap menawarkan sekitar 25,5 juta pounds per tahun kepada Dembele. Kabarnya, sang winger bersedia bertahan jika tawaran itu dilipatgandakan, namun kubu Les Parisiens masih enggan memenuhi permintaan tersebut.

Di Eropa, Dembele sebelumnya juga sempat dikaitkan dengan beberapa klub papan atas. Liverpool disebut sangat mengagumi mantan pemain Barcelona itu, sementara Arsenal dikabarkan memantau situasinya. Namun hingga beberapa waktu lalu belum ada pendekatan resmi, sebelum Al-Hilal melakukan kontak awal, menurut Sacha Tavolieri.

Berita Terkait