Manchester United Kehilangan Peluang Terbaik Merekrut Striker yang Mereka Butuhkan

Manchester United lewatkan peluang memulangkan Danny Welbeck. Investasi £215 juta belum menutup celah, sementara Chelsea membidik striker 35 tahun Brighton.

BolaCom | Gia Yuda PradanaDiterbitkan 27 Juli 2026, 21:45 WIB
Pelatih sementara Manchester United asal Inggris, Michael Carrick (kanan), bertepuk tangan dengan maskot Fred the Red menjelang dimulainya pertandingan Liga Inggris antara Manchester United dan Brentford di Old Trafford, Manchester, barat laut Inggris, pada 28 April 2026. (Darren Staples/AFP)

Bola.com, Jakarta - Manchester United kembali berhadapan dengan pertanyaan di lini depan jelang musim baru. Keputusan tidak memulangkan Danny Welbeck kini mulai terlihat sebagai peluang yang terlewat.

Setahun lalu, Manchester United sempat membuka jalan kepulangan Welbeck ke Old Trafford, tapi rencana itu batal meski peluang transfer saat itu terbuka lebar.

Advertisement

Dalam 12 bulan terakhir, keputusan tersebut sempat terasa aman karena investasi besar di sektor serang membuahkan hasil. Namun, perkembangan terbaru menggeser perspektif itu karena Welbeck justru tampil semakin tajam bersama Brighton.


Investasi Besar Belum Menutup Kebutuhan Manchester United

Striker Manchester United asal Slovenia bernomor punggung 30, Benjamin Sesko (kedua dari kanan), merayakan gol ketiga timnya bersama striker Manchester United asal Brasil bernomor punggung 10, Matheus Cunha (tengah), pada 15 Maret 2026. (Oli SCARFF/AFP)

Manchester United menggelontorkan dana sebesar £215 juta (sekitar Rp 5,18 triliun) untuk memperkuat lini serang. Kehadiran Bryan Mbeumo, Matheus Cunha, dan Benjamin Sesko memberikan kontribusi positif pada musim pertama mereka.

Meski demikian, kebutuhan akan penyerang berpengalaman belum sepenuhnya terjawab. Sesko masih dalam tahap perkembangan, sementara cedera sempat menghambat performanya sepanjang musim.

Joshua Zirkzee juga belum mampu memperlihatkan konsistensi sebagai pelapis utama di kompetisi sekelas Liga Champions. Kondisi itu membuat klub kembali mempertimbangkan tambahan pemain depan yang lebih matang.


Danny Welbeck dan Kesesuaian dengan Kebutuhan Tim

Pemain Brighton & Hove Albion, Danny Welbeck, melakukan selebrasi setelah mencetak gol ke gawang Liverpool pada lanjutan Liga Inggris di AMEX Stadium, Sabtu (21/3/2026) malam WIB. (AP Photo/Ian Walton)

Welbeck baru saja menjalani musim paling produktif sepanjang kariernya bersama Brighton. Pengalaman panjang di Liga Inggris menjadi nilai tambah yang sulit diabaikan.

Selain mampu menjadi pelapis Sesko, Welbeck juga dapat membimbing para penyerang muda Manchester United seperti Chido Obi dan JJ Gabriel. Latar belakangnya sebagai pemain binaan akademi sejak usia delapan tahun membuat proses adaptasi hampir tidak menjadi kendala.

Kontribusinya setelah meninggalkan Old Trafford juga patut diperhitungkan. Welbeck telah mencetak sembilan gol dalam 20 pertandingan menghadapi mantan klubnya tersebut.


Chelsea Berpotensi Memanfaatkan Celah

Pemain Brighton Danny Welbeck (kiri) mencetak gol ke gawang Chelsea pada pertandingan sepak bola Liga Inggris di Stadion Stamford Bridge, London, Inggris, 29 Desember 2021. Pertandingan berakhir 1-1. (AP Photo/Alastair Grant)

Kini, peluang membawa pulang Welbeck tampak semakin mengecil. Penyerang berusia 35 tahun itu justru masuk dalam daftar target Chelsea untuk musim panas ini.

Welbeck masih memiliki sisa kontrak satu tahun bersama Brighton dan berpeluang kembali tampil di level tertinggi pada musim mendatang.

Jika kepindahan ke Chelsea benar-benar terjadi, Manchester United bukan hanya kehilangan opsi ideal di lini depan, tetapi juga harus bersiap menghadapi ancaman dari mantan pemainnya sendiri.


Evaluasi Lanjutan Jelang Musim Baru

Mantan pemain Manchester United Danny Welbeck menjadi mimpi buruk bagi tim tamu setelah mencetak dua gol kemenangan. (AP Photo/Ian Walton)

Manchester United masih terus mengevaluasi berbagai pilihan untuk memperkuat sektor penyerangan di bursa ini.

Apabila Welbeck benar-benar berlabuh ke Stamford Bridge, keputusan yang diambil setahun lalu berpotensi menjadi kesempatan emas yang tidak datang dua kali.

Sumber: Manchester Evening News

Berita Terkait