Bernardo Tavares Wanti-wanti Persebaya, PSMS Medan Bisa Jadi Batu Sandungan di Piala Presiden 2026

Persebaya Surabaya tak ingin terlena setelah meraih kemenangan pada laga perdana Grup B Piala Presiden 2026.

BolaCom | Aditya WanyDiterbitkan 28 Juli 2026, 22:30 WIB
Pelatih Persebaya Surabaya, Bernardo Tavares, tampak kecewa setelah ditaklukkan Madura United pada lanjutan BRI Super League 2025/2026 di Stadion Gelora Bung Tomo Jumat (17/4/2026). (Bola.com/M Iqbal Ichsan)

Bola.com, Surabaya - Persebaya Surabaya tak ingin terlena setelah meraih kemenangan pada laga perdana Grup B Piala Presiden 2026. Di balik modal positif tersebut, Bajul Ijo langsung dihadapkan pada laga berikutnya saat bersua PSMS Medan di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Surabaya, Rabu (29/7/2026) malam.

Pelatih Persebaya Bernardo Tavares mengingatkan anak asuhnya agar tidak memandang sebelah mata kekuatan tim Ayam Kinantan. Menurutnya, duel kali ini berpotensi berlangsung jauh lebih berat dibanding yang diperkirakan banyak orang.

Advertisement

Kemenangan menjadi target penting bagi Bajul Ijo untuk menjaga peluang lolos ke babak semifinal.

Meski PSMS kalah 0-2 dari Port FC dalam laga sebelulnua, Tavares menilai hasil tersebut tidak bisa dijadikan tolok ukur. Ia percaya lawannya akan tampil dengan wajah yang berbeda ketika menghadapi Persebaya.

"Jangan hanya melihat pertandingan terakhir mereka (PSMS) karena besok akan menjadi pertandingan yang berbeda. Saya yakin ini akan menjadi laga yang sulit bagi kami," kata Tavares di Lapangan C Kompleks Stadion GBT, Selasa (28/7/2026).


Motivasi PSMS

Pelatih asal Portugal itu menilai motivasi PSMS bakal meningkat karena kini menghadapi klub sesama Indonesia. Situasi tersebut diyakini membuat pertandingan berjalan lebih ketat dengan tensi yang lebih tinggi dibanding laga sebelumnya.

Karena itu, Persebaya memilih fokus mempersiapkan diri sebaik mungkin. Tavares juga belum ingin memastikan komposisi pemain yang akan diturunkan hingga seluruh proses pemulihan fisik selesai dilakukan.

"Kalau saya melihat pemain belum bisa tampil dalam kondisi yang baik, saya lebih memilih tidak memainkannya. Siapa yang menunjukkan performa terbaik saat latihan, dia yang akan bermain," ujarnya.


Kesempatan Starting XI

Bernardo Tavares untuk pertama kalinya memimpin sesi latihan Persebaya Surabaya di Lapangan ABC Gelora Bung Tomo, Surabaya, Selasa (6/1/2026) sore WIB. (Bola.com/Wahyu Pratama)

Pria berusia 46 tahun tersebut menegaskan seluruh pemain memiliki kesempatan yang sama untuk masuk starting eleven. Tidak ada jaminan tempat bagi siapa pun apabila belum menunjukkan kondisi terbaik selama sesi latihan.

Salah satu pemain yang mendapat perhatian khusus adalah Diogo Ramalho. Menurut Tavares, gelandang asal Portugal itu terus memperlihatkan perkembangan positif meski belum datang ke Surabaya dengan tingkat kebugaran yang ideal.

Ia bahkan menilai penampilan Diogo saat menghadapi Persija Jakarta mengalami peningkatan dibandingkan ketika tampil melawan PSIS Semarang. Kontribusinya ketika membantu tim melakukan transisi bertahan dinilai semakin baik.


Kans ke Semifinal

Bernardo Tavares, pelatih Persebaya Surabaya di BRI Super League 2025/2026. (Dok. persebaya.id)

Mengenai peluang Persebaya melangkah ke semifinal, Tavares memilih belum memikirkannya. Ia menilai persaingan di Grup B masih sangat terbuka sehingga berbagai kemungkinan masih bisa terjadi hingga laga terakhir.

"Saat ini perhatian saya adalah tim kami sendiri, mencari pemain dengan performa terbaik untuk mempersiapkan diri menghadapi Super League," tuturnya.

Untuk sementara, Persebaya ada di posisi kedua klasemen sementara Grup B dengan tiga poin usai menang 1-0 kontra Persija Jakarta. Jika sukses menundukkan PSMS, kans mereka lolos ke fase gugur akan terbuka lebar.

Berita Terkait