Karim Adeyemi Tak Gentar Bersaing dengan Lamine Yamal, Ungkap Alasan Pilih Barcelona

Karim Adeyemi jelaskan alasan gabung Barcelona usai ditelepon Hansi Flick, tak gentar bersaing dengan Lamine Yamal, dan menargetkan Liga Champions.

BolaCom | Harley IkhsanDiterbitkan 30 Juli 2026, 17:25 WIB
Karim Adeyemi gabung Barcelona musim panas ini. (AP Photo/Matthias Schrader)

Bola.com, Jakarta - Karim Adeyemi resmi bergabung dengan Barcelona dari Borussia Dortmund pada bursa musim panas ini. Penyerang asal Jerman itu dijadwalkan menjalani debut tidak resminya saat Blaugrana menghadapi Birmingham City dalam laga uji coba akhir pekan ini.

Dalam wawancara bersama Mundo Deportivo, Karim Adeyemi membeberkan alasan di balik keputusannya menerima pinangan Barcelona. Ia menyebut panggilan langsung dari pelatih Hansi Flick menjadi pemicu utama.

Advertisement

Penyerang 24 tahun tersebut juga menegaskan siap merebut tempat di lini depan, termasuk bersaing dengan bintang muda Lamine Yamal. Di sisi lain, ia membidik kebangkitan di level klub demi kembali ke tim nasional Jerman.

Adeyemi menatap musim barunya dengan menonjolkan fleksibilitas posisi dan kekuatan satu lawan satu, sembari mengusung target besar: mengangkat trofi Liga Champions.


Alasan Memilih Barcelona dan Peran Hansi Flick

Barcelona merampungkan transfer penyerang Timnas Jerman, Karim Adeyemi, dari Borussia Dortmund. (Doc Barcelona)

Adeyemi mengaku tidak membutuhkan banyak pertimbangan setelah menerima telepon dari Hansi Flick. Koneksi personal dan kepercayaan pelatih menjadi faktor penentu kepindahannya ke Camp Nou.

"Flick tidak perlu meyakinkan saya. Dia hanya bertanya apakah saya ingin bergabung dengan Barcelona, dan saya langsung menjawab tentu saja. Barcelona adalah klub terbesar di dunia, dan kesempatan seperti ini tidak datang dua kali," ujar Adeyemi.

Hubungan kerja yang terjalin saat keduanya di tim nasional Jerman ikut memperkuat keyakinan sang penyerang. "Saya berharap dia melihat kualitas yang bisa saya berikan kepada tim. Dia mengenal saya dengan sangat baik sejak di tim nasional dan kami memiliki hubungan yang dekat," tambah pemain berusia 24 tahun tersebut.

Adeyemi juga mengonfirmasi bahwa Barcelona sudah beberapa kali menunjukkan ketertarikan sebelumnya. Namun, menurutnya, upaya-upaya itu belum pernah mencapai tahap serius hingga transfer akhirnya terwujud musim ini.


Siap Bersaing dengan Lamine Yamal dan Incar Timnas Jerman

Kedatangan Adeyemi diprediksi memperketat persaingan di lini depan Barcelona, termasuk dengan Lamine Yamal. Penyerang anyar tersebut menegaskan dirinya tidak gentar menghadapi kompetisi internal.

"Saya tidak takut dengan pemain mana pun. Saya tahu jika mampu menunjukkan performa terbaik, saya akan mendapatkan kesempatan bermain," tegasnya.

Ambisi pribadi Adeyemi juga berkaitan dengan peluang kembali ke tim nasional Jerman. Ia menilai pintu tersebut hanya akan terbuka jika performanya di klub konsisten.

"Semuanya tergantung pada apa yang saya tunjukkan di lapangan. Saya yakin jika bermain dengan baik, saya akan kembali dipanggil ke tim nasional," katanya.


Karakter Permainan dan Ambisi Liga Champions

Adeyemi menilai kecepatan bukan satu-satunya modalnya. Ia menyebut duel satu lawan satu dan kemampuan mengisi beberapa posisi di lini depan sebagai nilai tambah yang bisa ditawarkan untuk Barcelona.

"Saya memang memiliki kecepatan, tetapi saya juga kuat dalam situasi satu lawan satu. Saya bisa bermain sebagai pemain sayap maupun penyerang tengah. Fleksibilitas itu menjadi salah satu kelebihan saya," jelasnya.

Menatap musim baru bersama Barcelona, Adeyemi memasang target tinggi dengan mimpi menjuarai Liga Champions. Ia mengaku pernah berada sangat dekat dengan trofi tersebut, namun gagal mewujudkannya.

"Tentu saja impian saya adalah memenangkan Liga Champions. Saya pernah sangat dekat dengan gelar itu, tetapi gagal. Itulah yang terus saya perjuangkan setiap hari," tutup Adeyemi.

Uji coba melawan Birmingham City di akhir pekan menjadi peluang awal bagi Adeyemi untuk menunjukkan kualitasnya di bawah komando Flick, sekaligus mengawali persaingannya menembus susunan starter Barcelona.

Berita Terkait