Tersingkir dari Piala Presiden 2026, DPMM FC Pulang dengan Kepala Tegak

Tim asal Brunei Darussalam, DPMM FC gagal melaju ke semifinal Piala Presiden 2026 setelah kalah dari Arema FC 0-2.

BolaCom | Erwin SnazDiterbitkan 31 Juli 2026, 21:15 WIB
Duel Arema FC Vs DPMM pada laga terakhir Fase Grup A Piala Presiden 2026 di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Jumat (31/7/2026). (Media Piala Presiden 2026)

Bola.com, Bandung - Tim asal Brunei Darussalam, DPMM FC gagal melaju ke semifinal Piala Presiden 2026 setelah kalah dari Arema FC 0-2 di Stadion Si Jalak Harupat, Soreang, Kabupaten Bandung, Jumat (31/7/2026).

Kemenangan tim berjulukan Singo Edan tersebut berkat brace Gustavo Henrique Rodrigues pada menit 35 dan 45+4 sekaligus memastikan lolos ke fase berikutnya.

Advertisement

Meski gagal ke babak selanjutnya, pelatih DPMM FC, Jamie McAllister tetap memberikan apresiasi tinggi terhadap penampilan pasukannya meski hasil tidak sesuai dengan harapan.

Menurutnya, tim yang dibesutnya mampu memberikan perlawanan sengit kepada tim lawan sepanjang pertandingan.

Pertandingan berlangsung dengan tempo tinggi dimana kedua tim sama-sama tampil agresif, baik saat menguasai bola maupun saat bertahan.

“Saya pikir ini pertandingan yang sangat bagus. Kedua tim bermain sangat kompetitif. Itulah sepak bola, olahraga yang penuh kontak fisik. Saya melihat kedua tim sama-sama tampil agresif, baik saat menyerang maupun bertahan,” kata Jamie McAllister selepas pertandingan.

Duel Arema FC Vs DPMM pada laga terakhir Fase Grup A Piala Presiden 2026 di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Jumat (31/7/2026). (Media Piala Presiden 2026)

Menurut Jamie McAllister, DPMM sebenarnya memiliki sejumlah peluang emas pada babak pertama. Bahkan, satu peluang sempat membentur mistar gawang.

“Sayangnya, kami melakukan satu atau dua kesalahan yang berujung pada gol pertama tim lawan,” imbuh McAllister.

“Gol itu bukan berasal dari permainan bagus mereka, tetapi akibat kesalahan individu dari kami. Itu tentu mengecewakan dan membuat kami frustasi,” lanjut pelatih asal Skotlandia ini.

Terjadinya gol kedua, menurut McAllister, timnya mengambil keputusan yang keliru pada moment krusial tersebut. Saat itu kami sudah menempatkan bek tengah di dalam kotak penalti, tapi justru memainkan bola pendek. Padahal itu adalah menit-menit akhir babak pertama,” katanya.

“Saya kecewa karena kedua gol itu berawal dari pengambilan keputusan yang kurang tepat,” tambahnya.


Tetap Bangga!

Duel Arema FC Vs DPMM pada laga terakhir Fase Grup A Piala Presiden 2026 di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Jumat (31/7/2026). (Media Piala Presiden 2026)

Walau demikian, McAllister tetap bangga dengan performa yang ditunjukkan para pemainnya. Selama 95 menit, DPMM mampu menunjukkan kualitas dan menyulitkan salah satu tim terbaik di Indonesia.

“Kalau melihat secara keseluruhan pertandingan, saya pikir kami mampu bersaing dengan sangat baik melawan tim yang berkualitas,” tegasnya.

“Kami membuat mereka kesulitan dan mampu memberikan ancaman. Saya sangat bangga terhadap para pemain kami sepanjang pertandingan,” pungkasnya.

Berita Terkait