Arema FC Beri Respon Keputusan Semifinal Piala Presiden 2026 Digelar di Bali

Arema FC menghadapi Persebaya di semifinal Piala Presiden 2026 di Bali. Klub fokus pada kesiapan fisik, mental, dan taktik jelang duel tensi tinggi.

BolaCom | Asad ArifinDiterbitkan 02 Agustus 2026, 19:51 WIB
Pemain Arema FC, Gustavo Henrique, berselebrasi setelah menjebol gawang Tampines Rovers pada pertandingan Grup A Piala Presiden 2026 di Stadion Si Jalak Harupat, Bandung, Selasa (26/7/2026). (Arema FC)

Bola.com, Jakarta - Arema FC memastikan kesiapan menghadapi Persebaya Surabaya pada semifinal Piala Presiden 2026. Duel Derbi Jawa Timur itu akan dimainkan di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Selasa (4/8).

Ketua Steering Committee Piala Presiden 2026, Maruarar Sirait, mengumumkan penetapan Stadion Kapten I Wayan Dipta sebagai venue semifinal dalam konferensi pers di Balai Kota Surabaya, Minggu (2/8) sore. Penunjukan tersebut merangkum dua pertandingan besar yang mempertemukan empat klub dengan rivalitas tinggi.

Advertisement

Selain laga Arema FC lawan Persebaya, babak semifinal Piala Presiden 2026 juga akan mempertemukan Persib Bandung dan Persija Jakarta.

Meski harus berpindah dari Bandung ke Bali, Arema FC tidak mempermasalahkannya. Fokus tim diarahkan penuh pada persiapan untuk menghadapi rival abadi di laga berintensitas tinggi.

Atmosfer Derbi Jatim selalu berbeda, sehingga aspek fisik, mental, dan taktik menjadi prioritas dalam agenda latihan Singo Edan jelang pertandingan.


Sikap Arema FC: Hormati Keputusan, Fokus Persiapan

Stadion Kapten I Wayan Dipta, markas Bali United. (Dok Persebaya)

Head Public Relations & Marketing Communication Arema FC, Munif Wakid, menegaskan klub mengikuti penuh kebijakan panitia. "Pada dasarnya kami patuh dan mengikuti saja peraturan dan venue yang ditetapkan oleh panitia pelaksana. Yang terpenting adalah kami juga menyiapkan diri, baik fisik maupun mental, untuk bisa berjuang di fase semifinal dan tembus ke final," ujar Munif.

Munif menambahkan keyakinannya bahwa panitia telah mengkaji berbagai aspek sebelum menetapkan Bali sebagai tuan rumah semifinal. "Untuk venue kami percaya bahwa panitia pelaksana punya standar dan pertimbangan sendiri mengingat ini dua laga super big match. Yang perlu diperhatikan adalah keamanan, kenyamanan, dan keselamatan," lanjutnya.

Pernyataan tersebut menegaskan garis besar pendekatan Arema FC jelang pertandingan: disiplin mengikuti regulasi sekaligus memastikan seluruh elemen tim siap bekerja maksimal pada tahap krusial turnamen.


TC di Bandung dan Keberangkatan ke Bali

Duel Arema FC Vs DPMM pada laga terakhir Fase Grup A Piala Presiden 2026 di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Jumat (31/7/2026). (Media Piala Presiden 2026)

Hingga Minggu (2/8), skuad Arema FC masih menjalani pemusatan latihan di Bandung. Tim pelatih memanfaatkan sisa waktu untuk menyempurnakan detail taktikal serta menjaga kebugaran sebagai fondasi penampilan kompetitif di semifinal.

Selain penguatan aspek teknik dan strategi, kesiapan mental turut menjadi perhatian. Arema FC menargetkan seluruh pemain berada dalam kondisi optimal saat menghadapi Persebaya, mengingat tensi Derbi Jawa Timur yang selalu tinggi di setiap pertemuan.

Usai menuntaskan agenda latihan di Bandung, rombongan Singo Edan dijadwalkan bertolak ke Bali pada Senin (3/8). Keberangkatan ini menjadi tahap akhir persiapan menuju laga Selasa (4/8), dengan target mengamankan tiket ke partai final Piala Presiden 2026.

Arema FC membidik penampilan terbaik di Derbi Jatim demi melangkah ke final. Kemenangan atas Persebaya akan membawa Singo Edan selangkah lebih dekat untuk kembali merebut trofi turnamen pramusim bergengsi tersebut.

Berita Terkait