Antoine Semenyo Yakin Manchester City Tetap Tangguh Tanpa Pep Guardiola

Kepergian Pep Guardiola dari kursi pelatih Manchester City tidak membuat Antoine Semenyo khawatir.

BolaCom | Wiwig PrayugiDiterbitkan 07 Agustus 2026, 09:30 WIB
Striker Man City, Antoine Semenyo melakukan selebrasi usai mencetak gol ke gawang Chelsea pada final Piala FA 2025/2026. (Adrian Dennis / AFP)

Bola.com, Jakarta - Kepergian Pep Guardiola dari kursi pelatih Manchester City tidak membuat Antoine Semenyo khawatir. Winger asal Ghana itu justru optimistis The Citizens tetap berada di jalur yang tepat di bawah kepemimpinan manajer baru, Enzo Maresca.

Guardiola mengakhiri masa baktinya di Etihad Stadium pada Mei 2026 setelah satu dekade penuh kesuksesan. Selama periode tersebut, pelatih asal Spanyol itu mempersembahkan enam gelar Premier League dan menjadikan Manchester City sebagai salah satu tim terbaik di Eropa.

Advertisement

Kini tongkat estafet berpindah ke tangan Enzo Maresca. Sosok asal Italia itu bukan nama asing bagi City karena pernah menjadi asisten Guardiola sebelum melatih Leicester City dan Chelsea.

Semenyo percaya proses adaptasi akan berjalan mulus karena filosofi permainan Maresca tidak jauh berbeda dengan Guardiola.

"Transisi bersama Maresca berjalan baik. Dia sudah mengenal City Group, jadi bukan orang asing bagi klub ini," ujar Semenyo.

"Semua pemain hanya perlu beradaptasi dengan filosofinya. Gaya bermainnya tidak jauh berbeda dengan yang diterapkan Pep musim lalu. Saya menantikan musim-musim berikutnya bersamanya dan sejauh ini semua pemain menikmatinya."


Adaptasi dengan Manajer Baru

Pemain Manchester City, Antoine Semenyo menjadi pahlawan usai mencetak gol semata wayang yang mengantarkan timnya meraih Piala FA di partai final di Wembley Stadium hari Sabtu (16/05/2026) malam WIB. (AP Photo/Richard Pelham)

Maresca datang ke Manchester City enam bulan setelah meninggalkan Chelsea. Sebelumnya, ia juga sukses membawa Leicester City promosi ke Premier League sebelum kembali ke Etihad Stadium sebagai pelatih kepala.

Musim lalu, City menutup kompetisi sebagai runner-up Premier League, tetapi tetap berhasil mengangkat trofi Piala FA dan Piala Liga Inggris.

Bagi Semenyo, musim 2026/2027 juga menjadi pengalaman baru karena ia harus kembali menyesuaikan diri dengan pelatih berbeda. Sebelum bergabung dengan Manchester City pada Januari lalu, ia bermain di Bournemouth di bawah arahan Andoni Iraola, yang kini menangani Liverpool.

"Saya memang harus beradaptasi dengan setiap pelatih. Di bawah Iraola kami bermain dengan pressing tinggi dan mengandalkan etos kerja," kata Semenyo.

"Saat bersama Pep, kami lebih mendominasi penguasaan bola. Bersama Maresca juga hampir sama, jadi saya rasa tidak ada perubahan besar."

"Kami memiliki skuad yang terus beradaptasi. Semua pemain akan menerima ide-idenya dan semoga kami bisa meraih kesuksesan."

 


Puji Peran Guardiola

Pep Guardiola, manajer Manchester City. (Bola.com/mancity.com)

Semenyo bergabung dengan Manchester City setelah tampil impresif bersama Bournemouth pada paruh pertama musim 2025/2026. Ia mencetak 10 gol dalam 21 pertandingan sebelum hijrah ke Etihad.

Performa apiknya berlanjut bersama City. Dalam setengah musim pertamanya, Semenyo mengoleksi 11 gol dari 27 penampilan di semua kompetisi.

Meski kini memasuki era baru bersama Maresca, pemain berusia 26 tahun itu tetap memberikan penghormatan tinggi kepada Guardiola.

"Pengalaman bekerja dengannya luar biasa. Dia memang dikenal sebagai salah satu pelatih terbaik di dunia dan saya bisa memahami alasannya," ujar Semenyo.

"Setiap rapat tim, perhatian terhadap detail, hingga cara dia mengelola para pemain benar-benar luar biasa. Dia sangat membantu perkembangan permainan saya selama lima atau enam bulan terakhir."  

Sumber: Reuters

Berita Terkait