Bola.com, Jakarta - Real Madrid (real madird) mengamankan tiga poin krusial di markas Espanyol pada pekan kedua La Liga 2026/2027. Los Blancos menang 2-1 dalam laga sengit di RCDE Stadium, Minggu (23/8) dini hari WIB.
Jude Bellingham membuka keunggulan pada menit ke-9 lewat sundulan, menyambut umpan tendangan bebas Arda Güler. Espanyol membalas melalui Alex Calatrava sebelum Carlos Espi memastikan kemenangan Madrid pada menit ke-90.
Hasil ini memperpanjang start positif sang juara bertahan dan sekaligus memunculkan tiga sorotan statistik. Rekor tak terkalahkan Jose Mourinho atas Espanyol berlanjut, Bellingham menegaskan ancaman udara, dan Espi menorehkan gol debut cepat.
Di lapangan, Madrid sempat kesulitan membongkar pertahanan disiplin tuan rumah. Gol Espi pada penghujung waktu menjadi pembeda duel yang nyaris berakhir imbang.
Mourinho Berlanjutkan Superioritas atas Espanyol
Kemenangan 2-1 di Barcelona memperpanjang catatan Jose Mourinho menjadi tujuh pertandingan tanpa kekalahan melawan Espanyol. Dari tujuh pertemuan itu, pelatih Madrid membukukan empat kemenangan dan tiga hasil imbang.
Empat kemenangan pertama terjadi pada periode 2010 hingga 2012, lengkap dengan catatan mencetak 13 gol tanpa kebobolan. Setelahnya, dua pertemuan musim 2012/2013 berakhir imbang.
Laga di RCDE Stadium menjadi pertemuan perdana Mourinho dengan Espanyol sejak hasil imbang 1-1 pada Mei 2013. Skor sempat mengarah ke hasil serupa sebelum Espi mencetak gol penentu jelang bubar.
Rangkaian hasil tersebut menegaskan konsistensi Mourinho setiap kali bersua klub asal Catalunya itu. Tambahan tiga poin kali ini mengukuhkan tren positifnya pada awal musim.
Carlos Espi dan Gol Debut Penentu
Carlos Espi hanya membutuhkan 10 menit untuk mencetak gol pertamanya bagi Real Madrid. Masuk menggantikan Bellingham, ia memaksimalkan kemelut di kotak penalti pada menit ke-90 untuk mengantar kemenangan.
Catatan itu menyamai waktu yang dibutuhkan Endrick ketika mencetak gol pada debutnya bersama Los Blancos pada Agustus 2024. Saat itu, Endrick menyumbang gol ketiga Madrid dalam kemenangan 3-0 atas Real Valladolid.
Espi langsung menempatkan namanya dalam sejarah klub berkat kontribusi instan tersebut. Pada malam ketika Madrid kesulitan membongkar pertahanan rapi Espanyol, sentuhannya menjadi pembeda.
Gol penentu Espi juga mengunci ritme laga yang ketat sejak babak pertama. Madrid pulang dengan tiga poin dalam skenario yang menuntut kesabaran.
Jude Bellingham, Ancaman Udara yang Konsisten
Jude Bellingham kembali menunjukkan spesialisasi duel udara. Sundulannya dari bola mati Güler menjadi gol sundulan kedelapannya untuk Real Madrid.
Dari delapan gol sundulan tersebut, tujuh tercipta di kompetisi liga. Angka itu menegaskan efektivitas Bellingham meski bukan penyerang tengah.
Lebih jauh, Bellingham menjadi satu-satunya pemain yang mencetak gol sundulan di La Liga pada setiap musim dalam empat musim terakhir. Konsistensi ini memperkuat perannya sebagai opsi serangan udara di skuad Madrid.
Di RCDE Stadium, kontribusinya datang cepat pada menit ke-9 dan mengatur tempo laga. Meski Espanyol sempat menyamakan kedudukan, fondasi awal dari Bellingham tetap berarti.
Sumber: Yahoo Sports