Rapor Pemain AC Milan Ketika Menang di Markas Torino: Adrien Rabiot Mengubah Laga dari Bangku Cadangan

AC Milan menang 2-1 di pembuka Serie A 2026-27. Cisse 64', Rabiot 67', Adams 90+3. Rabiot 1 gol + 1 assist, Chukwueze paling aktif.

BolaCom | Asad ArifinDiterbitkan 24 Agustus 2026, 12:05 WIB
Pemain AC Milan Alphadjo Cisse merayakan gol dalam laga Serie A antara Torino vs Milan di Turin, Italia, Minggu, 23 Agustus 2026. (Marco Alpozzi/LaPresse via AP)

Bola.com, Jakarta - AC Milan membuka Serie A 2026-27 dengan kemenangan 2-1 atas Torino di Stadion Olimpico Grande Torino, Senin (24/8/2026) dini hari WIB. Hasil ini mengantar Rossoneri meraih tiga poin perdana pada era Ruben Amorim.

Alphadjo Cisse memecah kebuntuan pada menit ke-64 lewat penyelesaian akurat ke sudut kanan atas. Tiga menit berselang, Adrien Rabiot menambah gol untuk memperlebar jarak dan menegaskan start positif Milan.

Advertisement

Che Adams memperkecil ketertinggalan Torino pada menit ke-90+3. Rabiot menjadi pembeda dengan kontribusi satu gol dan satu assist dari bangku cadangan, sementara Samuel Chukwueze tampil aktif sepanjang laga.

Berikut adalah rapor pemain AC Milan berdasar data yang dibuat oleh SempreMilan:


Rapor Lini Belakang AC Milan

Kiper AC Milan, Mike Maignan, menjadi korban rasisme saat timnya bersua Udinese pada laga pekan ke-21 Serie A di Bluenergy Stadium, Udine, Minggu (21/1/2024) dini hari WIB. (AFP/Gabriele MENIS/ANSA)

Mike Maignan (6): Torino tidak banyak mengancam dan hanya mencatat satu tembakan tepat sasaran sebelum gol Che Adams pada masa injury time. Maignan tidak berdaya menghadapi penyelesaian akrobatik tersebut.

Matteo Gila (6,5): Bek paling meyakinkan Milan malam itu, berani membawa bola dan mengalirkannya secara vertikal. Satu kesalahan dalam duel dengan Njie menjadi catatan minor.

Koni De Winter (6): Sempat melakukan sapuan yang kurang meyakinkan pada awal laga, tetapi setelah itu tampil tenang. Ia mampu meredam serangan Torino dengan baik.

Strahinja Pavlovic (6): Solid menjaga area, meski masih bisa lebih agresif dalam sejumlah duel. Kontribusinya saat menguasai bola belum terlalu menonjol.


Rapor Gelandang Rossoneri

Gelandang Italia AC Milan bernomor punggung 70, Alphadjo Cisse (kiri), berebut bola dengan bek Norwegia Torino bernomor punggung 16, Marcus Pedersen (kanan), dalam pertandingan Serie A Italia antara Torino FC dan AC Milan di Stadion Olimpiade Grande Torino di Turin, Italia utara, pada 24 Agustus 2026. (Marco Bertorello/AFP)

Samuel Chukwueze (7): Aktif membuka ruang dan menciptakan peluang dari sisi kanan. Umpan silangnya untuk gol Rabiot menjadi kontribusi penting, disertai beberapa aksi tracking-back saat membantu pertahanan.

Yunus Musah (6,5): Menjawab keraguan dengan permainan enerjik. Ia rajin merebut bola, menutup ruang, serta membantu sirkulasi dan perubahan arah serangan.

Ardon Jashari (6): Cukup aktif mengalirkan permainan dan memindahkan arah serangan. Namun, kontrol bola yang belum konsisten membuat penampilannya belum maksimal.

Pervis Estupinan (5,5): Dampak ofensifnya terbatas dan beberapa kali kalah dalam duel kecepatan di sisi sayap. Kerja samanya dengan Cisse juga belum optimal.


Rapor Lini Serang dan Pemain Pengganti

Pemain AC Milan Adrien Rabiot merayakan gol dalam laga Serie A antara Torino vs Milan di Turin, Italia, Minggu, 23 Agustus 2026. (Marco Alpozzi/LaPresse via AP)

Ruben Loftus-Cheek (5,5): Terlihat pasif di babak pertama dan gagal memaksimalkan sejumlah peluang. Performanya tampak kian tenggelam setelah Rabiot masuk dan memberi dampak besar.

Alphadjo Cisse (7): Sempat membuang dua peluang di babak pertama, lalu memperbaikinya dengan penyelesaian berkualitas untuk membuka skor. Gol tersebut menunjukkan ketenangan dan akurasinya.

Goncalo Ramos (6): Bekerja keras sepanjang pertandingan, meski minim kesempatan di area berbahaya. Kontribusinya tetap cukup solid untuk struktur serangan.

Luka Modric (6): Kehadirannya membantu Milan mengontrol lini tengah lebih baik. Pengalaman dan ketenangannya terlihat dalam mengatur tempo setelah masuk.

Adrien Rabiot (7,5): Masuk pada babak kedua dan langsung mengubah jalannya laga dengan satu assist untuk Cisse serta satu gol tiga menit kemudian. Penempatan posisinya sangat baik dan menunjukkan ia bisa menjadi opsi penting dalam peran lebih ofensif.

Berita Terkait