Bola Gol Tangan Tuhan Maradona Laku Rp50 Miliar, Jauh di Bawah Perkiraan

Bola yang digunakan Diego Maradona saat mencetak gol ‘Tangan Tuhan’ dalam laga Argentina vs Inggris pada perempat final Piala Dunia 1986 terjual melalui lelang.

BolaCom | Wiwig PrayugiDiterbitkan 24 Agustus 2026, 19:00 WIB
Jersey Argentina yang dikenakan Diego Maradona dalam pertandingan perempat final Piala Dunia Meksiko 1986 antara Argentina dan Inggris, dipajang untuk difoto di rumah lelang Sotheby's, di London, Rabu (20/4/2022). Jersey ini diperkirakan menghasilkan 4 juta pound (US $ 5,2 juta, 4,8 juta euro). (AP Photo/Matt Dunham)

Bola.com, Jakarta - Bola yang digunakan Diego Maradona saat mencetak gol kontroversial ‘Tangan Tuhan’ dalam laga Argentina kontra Inggris pada perempat final Piala Dunia 1986 akhirnya terjual melalui lelang.

Bola bersejarah tersebut dilelang oleh Heritage Auctions dengan harga pembuka 2,5 juta dolar AS atau sekitar Rp44,23 miliar.

Advertisement

Sebelumnya, Heritage Auctions memprediksi bola tersebut bisa terjual hingga 10 juta dolar AS. Namun, menurut The Athletic yang dilansir Yahoo Sports, harga akhirnya hanya mencapai 3,35 juta dolar AS atau sekitar Rp59,26 miliar.

Perkiraan tinggi tersebut muncul karena jersey Maradona yang dikenakannya dalam pertandingan yang sama berhasil terjual 9,3 juta dolar AS atau sekitar Rp164,6 miliar melalui Sotheby's pada 2022.

Meski demikian, harga bola tersebut belum mampu memecahkan rekor sebagai bola termahal yang pernah dilelang. Rekor tersebut masih menjadi milik bola home run ke-50 Shohei Ohtani pada 2024 yang terjual seharga 4,39 juta dolar AS atau sekitar Rp77,7 miliar.


Pengakuan Maradona soal Gol Tangan Tuhan

1. Diego Maradona (Striker) – Legenda Argentina ini dinyatakan positif menggunakan kokain pada tahun 1991. Akibat ulahnya, si pemilik gol tangan Tuhan itu dijatuhi hukuman larangan aktif di dunia sepak bola selama 15 bulan. (AFP/Sven Nackstrand)

Bola tersebut memiliki nilai sejarah tinggi karena menjadi saksi salah satu momen paling kontroversial dalam sejarah Piala Dunia.

Maradona membuka keunggulan Argentina lewat sebuah gol yang terlihat seperti sundulan. Namun, tayangan ulang menunjukkan tangannya turut menyentuh bola sebelum masuk ke gawang Inggris.

Wasit ketika itu tidak melihat pelanggaran tersebut sehingga gol tetap disahkan. Teknologi VAR juga belum digunakan pada Piala Dunia 1986.

Maradona kemudian secara terbuka mengakui bahwa gol tersebut seharusnya tidak disahkan. Ia bahkan menyebut gol itu tercipta sedikit menggunakan “tangan Tuhan”.

Empat menit berselang, Maradona kembali mencetak gol. Kali ini melalui aksi individu yang kemudian dikenang sebagai salah satu gol terbaik sepanjang sejarah Piala Dunia.

Argentina akhirnya menang 2-1 atas Inggris dan melanjutkan perjalanan hingga menjadi juara dunia 1986.


Pernah Dilelang

Sebelum berada di Heritage Auctions, bola tersebut lebih dulu dilelang Graham Budd Auctions pada 2022. Saat itu, bola terjual seharga 2,37 juta dolar AS atau sekitar Rp41,93 miliar.

Pada lelang berikutnya, harganya berada di angka 2,04 juta dolar AS atau sekitar Rp36,09 miliar.

Lelang terbaru kembali membuka kesempatan bagi kolektor untuk memiliki salah satu benda paling ikonik dalam sejarah sepak bola. Namun, harga 3,35 juta dolar AS yang tercapai masih jauh di bawah prediksi Heritage Auctions sebesar 10 juta dolar AS.

Salah satu faktor yang diduga memengaruhi nilai lelang adalah momentum. Lelang dilakukan setelah euforia Piala Dunia 2026 mulai mereda.

Nilainya mungkin saja berbeda jika lelang dilakukan ketika Argentina masih berada dalam momentum Piala Dunia dan berhasil meraih gelar juara.

Sumber: ESPN

Penulis: Arif Anggara Mulya

 

Berita Terkait