Widodo C Putro Gembleng Mentalitas Pemain PSIS, Bersiap Hadap Berbagai Kondisi Laga Tandang

Pelatih PSIS Semarang, Widodo Cahyono Putro, menggembleng mentalitas dan konsistensi tim untuk menghadapi Championship 2026/2027.

BolaCom | Radifa ArsaDiterbitkan 26 Agustus 2026, 05:00 WIB
Pemain PSIS Semarang, Deri Corfe dan Akbar Arjunsyah, saat berusaha menanduk bola dalam laga uji coba menghadapi Gresik United di Stadion Joko Samudro, Gresik, Senin (24/8/2026). (DOK PSIS)

Bola.com, Semarang - Pelatih PSIS Semarang, Widodo Cahyono Putro, menggembleng mentalitas dan konsistensi para pemainnya selama masa pramusim untuk menghadapi Pegadaian Championship 2026/2027.

Yang terbaru, PSIS Semarang menjalani sesi uji coba menghadapi klub kasta ketiga, Gresik United, di Stadion Joko Samudro, Gresik, Senin (24/8/2026). Hasilnya, Mahesa Jenar ditahan imbang dengan skor 0-0.

Advertisement

Widodo mengatakan, hasil akhir bukan target utamanya di laga latih tanding ini. Sebab, dia ingin memberikan simulasi untuk pemainnya ketika menghadapi jadwal yang padat. Sebelumnya, mereka sempat beruji coba menghadapi Deltras FC pada Sabtu (22/8/2026).

Artinya, para pemain PSIS hanya memiliki jeda waktu istirahat selama satu hari dalam dua laga latih tanding ini. Menurut Widodo, aspek mentalitas jadi fokus utama untuk mengukur kesiapan mereka menghadapi situasi seperti ini.

“Uji coba ini sangat bagus ya menurut saya. Karena ini menguji mental para pemain. Ya, setelah satu dua hari match ya, yaitu jeda satu hari bagaimana mental mereka masih terjaga apa enggak begitu,” kata Widodo.


Puji Konsistensi Pemain

Bek asing Persipura Jayapura, Artur Vieira, saat menanduk bola di depan gawang PSIS Semarang pada laga Pegadaian Championship 2025/2026 yang berlangsung di Stadion Lukas Enembe, Jayapura, Sabtu (20/9/2025). (Dok. Persipura)

Meskipun gagal menang melawan klub kasta ketiga, tetapi Widodo mengapresiasi anak asuhnya yang tetap konsisten dalam menjalankan strategi tim pelatih. Selain itu, laga ini juga bertujuan untuk memberi menit bermain kepada pemain-pemain lain.

“Ternyata tadi memang meskipun kami tidak bisa menghasilkan kemenangan, tapi pemain-pemain tetap konsisten ya dalam bermain. Terutama, menurut saya, memberikan kesempatan pemain-pemain yang kemarin memang menit bermainnya kurang, sangat kurang,” ujar dia.

Sejauh ini, PSIS telah melewati lima laga uji coba menuju musim 2026/2027. Hasilnya, Deri Corfe dan kawan-kawan belum pernah merasakan kekalahan, dengan catatan dua kali menang dan tiga imbang.


Butuh Mentalitas Kuat

Hari Nur Yulianto dan Miftahul Hamdi saat laga ujicoba pramusim PSIS melawan Persik di Solo, Senin (3/8/2026). (Bola.com/Gatot Sumitro)

Pelatih berusia 55 tahun ini menekankan pentingnya PSIS memiliki mentalitas yang tangguh. Sebab, saat menghadapi persaingan kompetisi, mereka akan menghadapi berbagai potensi kondisi, terutama ketika menjalani laga tandang.

“Tetapi, apa pun itu, saat kami menghadapi kompetisi nanti, suasana dan kondisi itu tidak dalam kondisi yang bagus, sudah pasti ya. Terutama apalagi kalau away. Kondisinya panas atau kondisinya ini yang harus kita memang harus kita latih di situ untuk mentalitas kita,” katanya.


Harus Maksimalkan Peluang

Catatan lainnya yang disinggung oleh eks striker Timnas Indonesia ini ialah soal bagaimana pemain memaksimalkan setiap peluang. Ini menjadi faktor penting agar Mahesa Jenar bisa meraih hasil optimal di setiap pertandingan.

“Tapi, saya berharap kepada pemain, soal mindset untuk bermain di home atau away saya kira harus sama. Tetapi, tadi banyak peluang-peluang juga harus dikonversikan menjadi gol. Saya kira itu,” kata pelatih asal Cilacap, Jawa Tengah itu.

 

Berita Terkait