Dengan Carlos Baleba, MU Memiliki Komposisi Lini Tengah yang Lebih Seimbang

Carlos Baleba menjadi bagian penting struktur baru lini tengah Manchester United bersama Bruno Fernandes dan Youri Tielemans.

BolaCom | Gia Yuda PradanaDiterbitkan 26 Agustus 2026, 04:09 WIB
Jack Grealish dari Manchester City, kanan depan, berebut bola dengan pemain Brighton Carlos Baleba selama pertandingan sepak bola Liga Premier Inggris antara Brighton dan Manchester City di Stadion Falmer di Brighton, Inggris, Kamis, 25 April 2024. (AP Photo/Kin Cheung )

Bola.com, Jakarta - Manchester United menjadikan Carlos Baleba sebagai bagian penting dalam perombakan lini tengah setelah merekrut gelandang Timnas Kamerun tersebut dari Brighton. Nilai transfernya mencapai 70 juta poundsterling (sekitar Rp1,69 triliun).

Pemain berusia 22 tahun itu menandatangani kontrak hingga 2031 dengan opsi perpanjangan satu tahun. Kedatangannya melanjutkan investasi besar MU di sektor tengah setelah Youri Tielemans dan Andrey Santos lebih dulu bergabung.

Advertisement

Kini, Michael Carrick memiliki komposisi yang lebih lengkap untuk membangun lini tengah dengan karakter berbeda. Bruno Fernandes tetap menjadi kreator utama, sementara Tielemans dan Baleba dapat mengisi peran yang saling melengkapi dalam skema permainan MU.


Perombakan Lini Tengah Manchester United

Carlos Baleba (kanan) gabung Manchester United. (X Man Utd)

Musim lalu, Fernandes menjadi pusat kreativitas MU setelah mencatat 21 assist di Premier League. Casemiro dan Manuel Ugarte lebih banyak menjalankan tugas defensif, tetapi keterbatasan mobilitas serta distribusi bola membuat lini tengah belum memberikan keseimbangan maksimal.

Kebutuhan untuk mengubah struktur tersebut semakin besar ketika MU menghadapi lawan yang bertahan lebih dalam. Tim asuhan Carrick membutuhkan pemain yang mampu menjaga area tengah sekaligus bergerak cepat ketika penguasaan bola berpindah.


Peran Carlos Baleba Bersama Tielemans

Youri Tielemans, Manchester United. (Dok. X @ManUtd)

Carlos Baleba memiliki karakter agresif dalam merebut bola, mampu menjangkau area luas, serta kuat ketika menghadapi duel fisik. Profil tersebut melengkapi Tielemans yang lebih natural sebagai pengatur permainan dan penghubung antara lini tengah dengan sektor serang.

Dalam skema 4-2-3-1, Baleba berpeluang bermain sebagai gelandang yang menjaga keseimbangan di belakang Tielemans. Struktur itu dapat memberikan Tielemans ruang untuk mengalirkan bola ke depan, sementara Fernandes memperoleh dukungan lebih kuat dari dua gelandang di belakangnya.

Carlos Baleba tetap memiliki aspek yang perlu diperbaiki, terutama kecenderungannya bergerak terlalu agresif saat mengejar bola. Namun, agresivitas tersebut dapat menjadi aset ketika MU harus menghentikan serangan balik sebelum lawan memasuki area berbahaya.


Fondasi Baru untuk Fernandes

Pelatih sementara Manchester United asal Inggris, Michael Carrick, berbicara dengan gelandang Manchester United asal Portugal bernomor punggung 08, Bruno Fernandes, selama pertandingan Liga Inggris antara Manchester United dan Manchester City di Old Trafford, Manchester, barat laut Inggris, pada 17 Januari 2026. (Darren Staples/AFP)

Carlos Baleba bukan pemain yang diproyeksikan menjadi sumber utama kreativitas ofensif MU. Peran utamanya adalah menutup ruang, memenangkan duel, membawa bola melewati tekanan, serta memberikan fondasi yang memungkinkan pemain lain lebih bebas bergerak.

Karakter tersebut dapat membantu Fernandes bermain lebih dekat dengan lini depan tanpa terlalu sering turun untuk menutup ruang. Tielemans pun berpotensi mendapat kebebasan lebih besar dalam membangun serangan karena memiliki gelandang dengan jangkauan pergerakan luas di belakangnya.

Jika mampu berkembang dalam membaca permainan, Baleba dapat menjadi elemen penting dalam struktur baru MU. Kehadirannya memberi Carrick opsi untuk menggabungkan kekuatan fisik, mobilitas, distribusi bola, dan kreativitas dalam satu lini tengah yang lebih seimbang.

Sumber: NBC Sports

Berita Terkait