Jose Mourinho Bisa Jadi Pelindung Terbaik Vinicius Junior di Real Madrid

Vinicius Junior mendapat dukungan penuh Jose Mourinho di Real Madrid. Sang pelatih ingin menjaga kepercayaan diri bintang Brasil itu musim ini.

BolaCom | Gia Yuda PradanaDiterbitkan 26 Agustus 2026, 06:12 WIB
Gelandang Spanyol milik Espanyol, Edu Exposito (nomor punggung 8), mendorong penyerang Brasil milik Real Madrid, Vinicius Junior (nomor punggung 7), dalam pertandingan Liga Spanyol antara RCD Espanyol dan Real Madrid CF di Stadion RCDE, Cornella de Llobregat, pada 23 Agustus 2026. (Josep LAGO/AFP)

Bola.com, Jakarta - Vinicius Junior memasuki musim baru Real Madrid dengan tantangan besar setelah periode sulit pada musim sebelumnya. Di tengah tuntutan untuk kembali membawa Los Blancos meraih trofi, winger Brasil itu kini mendapatkan dukungan khusus dari Jose Mourinho.

Real Madrid tidak meraih gelar pada musim 2025-26 dan harus menghadapi Barcelona yang kembali menjadi kandidat kuat juara La Liga. Dalam situasi tersebut, performa Vinicius dapat menjadi salah satu faktor pembeda bagi tim asuhan Mourinho.

Advertisement

Vinicius sempat berada dalam situasi tidak pasti terkait masa depannya sebelum menandatangani kontrak baru berdurasi enam tahun. Kini, fokusnya kembali diarahkan ke lapangan dan Mourinho tampaknya ingin memastikan berbagai tekanan di luar pertandingan tidak mengganggu sang pemain.


Mourinho Beri Jaminan kepada Vinicius

Aksi Jose Mourinho pada laga Real Madrid lawan Espanyol pada pekan ke-2 La Liga 2026/2027 di RCDE Stadium - AP Photo/Joan Monfort

Mourinho memahami bahwa Vinicius membutuhkan kepercayaan diri untuk mengeluarkan kemampuan terbaiknya. Laporan MARCA menyatakan Mourinho telah berjanji secara pribadi untuk melindungi sang winger dari kritik sepanjang musim.

Perlindungan tersebut menjadi penting karena Vinicius sering menjadi sasaran provokasi pemain lawan dalam pertandingan La Liga. Mourinho ingin pemain andalannya tetap tenang dan berkonsentrasi pada kontribusinya untuk Real Madrid.

Mourinho bahkan telah memberikan pembelaan secara terbuka setelah kemenangan 2-1 atas Espanyol pada pertandingan pertama La Liga. Pelatih asal Portugal itu menilai Vinicius menjadi korban "perundungan yang terorganisasi".

Sikap Mourinho menunjukkan bahwa hubungan antara pelatih dan pemain dapat menjadi faktor penting dalam perjalanan Vinicius musim ini. Dukungan dari sang pelatih diharapkan membuat pemain berusia 26 tahun tersebut lebih leluasa menunjukkan kualitasnya.


Serangan Canizares kepada Vinicius

3. Satiago Canizares - Kiper asal Spanyol ini gagal tampil di Piala Dunia 2002 akibar cedera yang dialaminya. Canizares mengalami cedera pada otot tendon di jari kakinya akibat menginjak pecahan kaca yang tidak sengaja dipecahkannya. (AFP/Valery Hache)

Vinicius tetap menghadapi kritik dari sejumlah pihak, termasuk mantan kiper Real Madrid, Santiago Canizares. Ia mempertanyakan apakah kontribusi Vinicius di lapangan sebanding dengan kontroversi yang terus mengikuti pemain tersebut.

Canizares bahkan berpendapat tidak banyak klub yang menginginkan Vinicius sehingga Real Madrid akhirnya memperpanjang kontraknya. Pandangan itu bertolak belakang dengan laporan yang sebelumnya mengaitkan Arsenal dengan usaha merekrut pemain Brasil tersebut.

Situasi itu menjadi gambaran betapa besarnya perhatian yang mengiringi Vinicius setiap pekan. Mourinho tampaknya tidak ingin tekanan semacam itu kembali mengganggu fokus pemain yang memiliki peran penting dalam rencana Real Madrid.


Saatnya Vinicius Menjawab di Lapangan

Aksi Vinicius Junior pada laga Real Madrid lawan Espanyol pada pekan ke-2 La Liga 2026/2027 di RCDE Stadium - AP Photo/Joan Monfort

Vinicius sudah memiliki rekam jejak kuat di Santiago Bernabeu setelah memainkan peran penting dalam dua keberhasilan Real Madrid menjuarai Liga Champions. Ia juga pernah berada dalam posisi kuat untuk memenangkan Ballon d'Or 2024 sebelum penghargaan tersebut diberikan kepada Rodri.

Kini, pemain Brasil itu harus kembali membangun narasi positif melalui penampilannya. Mourinho percaya bahwa Vinicius paling berbahaya ketika bermain dengan kepercayaan diri, menikmati pertandingan, serta merasa mendapat dukungan penuh dari lingkungan sekitarnya.

Jika Mourinho berhasil menciptakan kondisi tersebut, Vinicius berpeluang kembali menjadi salah satu pemain paling menentukan di La Liga. Bagi Real Madrid, kebangkitan sang winger dapat menjadi modal penting untuk mengakhiri dominasi Barcelona dan kembali mengangkat trofi.

Sumber: Sports Illustrated

Berita Terkait