Trent Alexander-Arnold Kembali Jadi Cadangan Real Madrid, Jose Mourinho Mulai Pilih Denzel Dumfries

Bek kanan asal Inggris itu hanya duduk di bangku cadangan saat Los Blancos menghancurkan Real Sociedad 4-1 pada pertandingan kedua La Liga 2026/2027.

BolaCom | Benediktus Gerendo PradigdoDiterbitkan 27 Agustus 2026, 10:15 WIB
Bek Real Madrid asal Inggris bernomor punggung 12, Trent Alexander-Arnold (kiri), menghadiri sesi latihan bersama AD Alcorcon di Stadion Alfredo di Stefano di Valdebebas, pinggiran kota Madrid, pada 24 Juli 2026. (Javier SORIANO/AFP)

Bola.com, Jakarta - Trent Alexander-Arnold kembali mendapatkan kabar kurang menyenangkan di awal musim bersama Real Madrid.

Bek kanan asal Inggris itu hanya duduk di bangku cadangan saat Los Blancos menghancurkan Real Sociedad 4-1 pada pertandingan kedua La Liga 2026/2027.

Advertisement

Pelatih baru Madrid, Jose Mourinho, memilih Denzel Dumfries sebagai starter untuk kedua kalinya secara beruntun.

Berbeda dengan laga pembuka melawan Espanyol, ketika Alexander-Arnold masih mendapatkan kesempatan bermain selama 10 menit, kali ini eks Liverpool itu bahkan tidak dimainkan.

Keputusan Mourinho menjadi sinyal awal bahwa Alexander-Arnold harus bekerja keras untuk merebut kembali posisi utama di sisi kanan pertahanan Real Madrid.

 
 

Dumfries Selalu Jadi Pilihan Utama Mourinho

Real Madrid membuka musim La Liga dengan dua kemenangan. Setelah menaklukkan Espanyol 2-1 pada pertandingan pertama, Madrid kemudian tampil dominan dan menang 4-1 atas Real Sociedad di Santiago Bernabeu.

Namun, Alexander-Arnold hanya mendapatkan sedikit kesempatan bermain sejauh ini.

Saat menghadapi Espanyol, ia masuk pada 10 menit terakhir. Sementara ketika menjamu Sociedad, pemain berusia 27 tahun itu hanya menjadi pemain cadangan yang tidak dimainkan.

Sebaliknya, Dumfries selalu dipercaya tampil sejak menit pertama.

Bek kanan asal Belanda tersebut baru didatangkan Madrid dari Inter Milan pada musim panas setelah klub mengaktifkan klausul pelepasannya senilai sekitar USD23,3 juta. Kehadirannya kini langsung memberikan persaingan serius bagi Alexander-Arnold.

Jika keputusan tersebut terus berlanjut, Dumfries berpotensi menjadi pilihan utama Mourinho di posisi bek kanan.


Mourinho Sempat Kesal dengan Alexander-Arnold

Jose Mourinho, pelatih Real Madrid. (Dok. X @realmadriden)

Situasi Alexander-Arnold semakin menarik setelah Mourinho terlihat menunjukkan rasa frustrasi terhadap sang pemain ketika menghadapi Espanyol.

Dikenal memiliki kemampuan passing luar biasa, Alexander-Arnold melakukan kesalahan umpan menjelang akhir pertandingan. Bola yang ia kirim justru keluar lapangan.

Jose Mourinho terlihat mengangkat kedua tangannya sebagai tanda frustrasi sebelum kembali duduk di bangku cadangan.

Momen tersebut menjadi salah satu indikasi bahwa Mourinho memiliki standar tinggi terhadap mantan pemain Liverpool itu.

Alexander-Arnold sendiri baru bergabung dengan Real Madrid pada musim panas lalu setelah kontraknya bersama Liverpool berakhir.

Real Madrid memang membayar sekitar USD11,4 juta kepada Liverpool untuk mendapatkan sang pemain lebih awal.

Namun, musim pertamanya di Spanyol berjalan mengecewakan karena Real Madrid gagal memenangkan trofi.


Musim Kedua, Pelatih Ketiga untuk Alexander-Arnold

Situasi yang dialami Alexander-Arnold menjadi semakin rumit karena ia kini bekerja di bawah pelatih ketiganya sejak bergabung dengan Real Madrid.

Ia sebelumnya sempat bekerja dengan Xabi Alonso, yang juga merupakan mantan pemain Liverpool.

Setelah itu, Alexander-Arnold berada di bawah asuhan Alvaro Arbeloa, mantan pemain Liverpool lainnya yang kini telah bergabung dengan Fulham.

Kini, Mourinho mengambil alih Madrid dan tampaknya memiliki pandangan berbeda mengenai komposisi pemain di posisi bek kanan.

Alexander-Arnold masih memiliki kontrak bersama Madrid hingga 2031. Namun, usia musim yang masih sangat dini tidak mengubah fakta Mourinho sudah memberikan indikasi mengenai hierarki di posisinya.

Apalagi, Dumfries berhasil mendapatkan kepercayaan penuh dalam dua pertandingan pertama.

Alexander-Arnold juga harus menghadapi kenyataan peluangnya untuk kembali ke Anfield melalui Liga Champions musim ini telah tertutup oleh regulasi UEFA.

Karena itu, persaingan dengan Dumfries menjadi semakin penting baginya untuk mendapatkan menit bermain reguler di Madrid.


Madrid Tetap Sempurna, Mbappe Jadi Bintang

Penyerang Real Madrid, Kylian Mbappe, memperlihatkan gestur hattrick saat merayakan gol ketiga yang dicetaknya ke gawang Real Sociedad dalam laga jornada kedua La Liga 2026/2027 di Santiago Bernabeu, Kamis (27/8/2026) dini hari WIB. (Thomas COEX / AFP)

Di tengah situasi Alexander-Arnold, Real Madrid tetap melanjutkan start sempurna mereka. Kemenangan 4-1 atas Real Sociedad ditentukan terutama oleh ketajaman Kylian Mbappe.

Penyerang Prancis itu mencetak hattrick dan langsung memimpin persaingan pencetak gol terbanyak La Liga.

Mourinho pun memberikan pujian tinggi kepada Mbappe setelah pertandingan.

"Apa yang dilakukan Kylian sungguh gila, dengan kualitas yang luar biasa," ujar Mourinho.

Ia menilai Mbappe memiliki kemampuan mencetak gol sekaligus menciptakan peluang.

Sang penyerang juga dinilai mampu turun ke area yang lebih dalam untuk membangun kombinasi dengan Jude Bellingham dan membantu Madrid menciptakan ancaman.

Namun, Mourinho menekankan bahwa keberhasilan Madrid bukan hanya karena performa individu.

"Tim selalu menjadi tim. Bahkan dalam kesulitan di babak pertama, tim selalu menjadi sebuah tim," katanya.

Bagi Alexander-Arnold, situasi itu tentu menjadi tantangan besar. Madrid sedang berada dalam momentum positif, sementara Mourinho sudah menemukan formula awal yang membuat timnya tampil efektif.

Kini, mantan bintang Liverpool itu harus memanfaatkan setiap kesempatan yang diberikan untuk membuktikan bahwa dirinya layak kembali menjadi pilihan utama di bawah Mourinho.

Sumber: Liverpool.com

Berita Terkait