Hansi Flick Jelaskan Alasan Lamine Yamal Tampil Tak Maksimal Lawan Elche

Hansi Flick mengungkap kondisi Lamine Yamal setelah Barcelona menang 5-0 atas Elche. Yamal disebut mengalami masalah ringan dan belum fit sepenuhnya.

BolaCom | Aga Deta AndityaDiterbitkan 27 Agustus 2026, 10:06 WIB
Pemain Barcelona Raphinha merayakan gol bersama Lamine Yamal dalam laga La Liga Spanyol antara Elche vs Barcelona di Elche, Spanyol, Minggu, 23 Agustus 2026. (AP Photo/Alberto Saiz)

Bola.com, Jakarta - Hansi Flick menjelaskan kondisi Lamine Yamal setelah Barcelona tampil dominan dan menang 5-0 atas Elche. Yamal hanya bermain hingga menit ke-65 sebelum digantikan Anthony Gordon.

Performa Yamal dalam laga tersebut memang tidak terlalu menonjol seperti biasanya. Ia terlihat kesulitan bergerak leluasa dan harus meninggalkan pertandingan lebih awal.

Advertisement

Situasi itu kemudian memunculkan spekulasi mengenai kondisi sang winger Barcelona. Ekspresi Yamal saat ditarik keluar juga menjadi perhatian, ditambah kabar bahwa ia meninggalkan sesi latihan lebih cepat setelah pertandingan.

Flick memastikan tidak ada persoalan besar yang sedang dialami Yamal. Ia menyebut pemain muda tersebut mengalami masalah ringan dan masih membutuhkan waktu untuk mengembalikan kebugarannya setelah beristirahat selama tiga pekan.


Yamal Alami Masalah Ringan

Penyerang sayap Barcelona, Lamine Yamal, bereaksi dalam pertandingan leg kedua perempat final Liga Champions 2025/2026 antara Atlético Madrid dan Barcelona di Stadion Metropolitano, Madrid, pada 14 April 2026. (Oscar DEL POZO / AFP)

Yamal sebenarnya tetap memberikan dampak bagi permainan Barcelona selama berada di lapangan. Ia membantu pressing yang berujung pada gol pertama dan memberikan umpan kepada Raphinha dalam proses gol kedua.

Flick memahami jika Yamal belum mampu mencapai level permainan terbaiknya. Waktu persiapan yang singkat setelah libur membuat sang pemain masih membutuhkan proses untuk kembali ke kondisi optimal.

"Dia mengalami masalah ringan, yaitu sakit kepala. Lamine adalah seorang jenius, jadi hal itu bisa dimaklumi. Dia telah beristirahat selama tiga pekan dan baru berlatih selama beberapa hari, jadi wajar jika dia belum berada dalam kondisi terbaiknya," kata Flick.

"Kami perlu menemukan solusi agar dia bisa kembali ke performa terbaiknya, tetapi saya sangat menghargai 60 menit yang dia mainkan. Dia melakukan pressing dengan sangat baik pada gol pertama dan pada gol kedua dia memberikan bola kepada Raphinha. Dia memberi kami lebih banyak pilihan.

"Dia sangat membantu kami dan dia bermain dengan baik. Kami akan melihat bagaimana perkembangannya, tetapi kami membutuhkannya karena dia adalah pemain yang luar biasa," lanjut Flick.


Flick Maklumi Sikap Yamal

Selebrasi gol Lamine Yamal dan Raphinha pada laga pramusim antara Barcelona vs Como 1907 (Dok. @FCBarcelona)

Pergantian Yamal pada pertengahan babak kedua sempat menimbulkan perhatian karena sang pemain terlihat tidak puas. Namun, Flick tidak menganggap reaksi tersebut sebagai sesuatu yang mengkhawatirkan.

Menurut Flick, pemain dengan mental juara memang memiliki keinginan kuat untuk terus berada di lapangan. Keinginan tersebut juga mencerminkan ambisi Barcelona yang ingin kembali mempertahankan gelar La Liga.

"Wajar jika dia ingin bermain. Ketika Anda adalah seorang juara sejati, Anda selalu berusaha untuk memenangkan gelar berikutnya," ujar Flick.

"Itulah sikapnya. Setiap pemain di tim ini memiliki hasrat untuk memenangkan gelar liga untuk ketiga kalinya secara beruntun. Kami siap dan akan berjuang untuk itu," tegas Flick.


Persaingan Panas di Liga Spanyol

Berita Terkait