Bola.com, Jakarta - Manchester City mengalami perombakan besar pada musim panas 2026. The Citizens kehilangan 11 pemain yang jika dihitung berdasarkan biaya saat mereka didatangkan mencapai £475,2 juta atau sekitar Rp10,5 triliun.
Deretan pemain tersebut bahkan dapat membentuk satu kesebelasan lengkap. Perubahan ini terjadi ketika Manchester City memasuki era baru setelah Pep Guardiola meninggalkan klub setelah 10 tahun menangani tim.
Guardiola kemudian digantikan oleh Enzo Maresca, yang sebelumnya menjadi bagian dari staf kepelatihan City saat klub tersebut meraih treble. Maresca kini menghadapi tantangan untuk membangun skuad baru demi mengembalikan The Citizens ke puncak Premier League.
Skuad Man City yang diproyeksikan untuk mengakhiri puasa gelar Premier League selama dua musim terlihat sangat berbeda dibandingkan tim pada musim terakhir Pep Guardiola.
Bahkan, jika seluruh pemain yang diperkirakan meninggalkan Etihad Stadium benar-benar hengkang sebelum bursa transfer ditutup pada Selasa (1/9/2026) malam, Manchester City bisa membentuk satu starting XI penuh.
Siapa saja mereka?
James Trafford hingga Kalvin Phillips
James Trafford menjadi penjaga gawang dalam susunan pemain tersebut. Manchester City membawanya kembali dari Burnley dengan biaya 27 juta pounsterling (Rp651,2 miliar) pada musim panas 2025. Namun, kiper asal Inggris itu kembali meninggalkan klub setelah Leeds United membelinya dengan harga 40 juta poundsterling (Rp964,4 miliar)
John Stones berada di posisi bek tengah. City merekrutnya dari Everton pada 2016 dengan nilai 47,5 juta poundsterling (Rp1,14 triliun). Setelah kontraknya berakhir, bek Inggris tersebut pergi sebagai pemain bebas transfer.
Manuel Akanji dan Nathan Ake melengkapi lini pertahanan. City mendatangkan Akanji dari Borussia Dortmund dengan biaya 15,1 juta poundsterling (Rp164,7 miliar), sedangkan Ake dibeli dari Bournemouth seharga 41 juta poundsterling (Rp990 miliar).
Akanji kemudian mempermanenkan kepindahannya ke Inter Milan. Adapun Ake bergabung dengan Fenerbahce melalui transfer senilai 8,5 juta poundsterling (Rp205,2 miliar).
Kalvin Phillips mengisi posisi lainnya di lini belakang. City membayar 45 poundsterling (Rp1,08 triliun) juta kepada Leeds United untuk merekrutnya, tetapi kini kembali meminjamkannya ke Sheffield United.
Pemain berusia 30 tahun itu telah menjalani empat masa peminjaman sejak 2024. Kontraknya bersama Manchester City masih tersisa dua tahun, tetapi ia tidak masuk dalam rencana utama klub.
Rodri Memimpin Lini Tengah
Rodri menjadi pemain paling menonjol di lini tengah setelah Manchester City melepasnya ke Barcelona dengan nilai 65,4 juta poundsterling (Rp1,57 triliun).
Transfer tersebut menghasilkan keuntungan 2,9 juta poundsterling bagi City setelah mereka membayar Atletico Madrid 62,5 juta poundsterling (Rp1,5 triliun) untuk mendapatkan gelandang Spanyol itu pada 2019.
Nico Gonzalez juga diperkirakan meninggalkan Etihad Stadium. Ia disebut akan bergabung dengan Newcastle United dengan nilai 52 juta poundsterling (Rp1,25 triliun) setelah City merekrutnya dari Porto seharga 50 juta poundsterling (Rp1,2 triliun) pada Februari 2025.
Tijjani Reijnders turut masuk dalam daftar. Pemain asal Belanda itu hanya menjalani satu musim bersama City setelah didatangkan dari AC Milan dengan harga 46,5 juta poundsterling (Rp1,12 triliun).
Reijnders kemudian pindah ke Al-Qadsiah dengan nilai transfer 52 juta poundsterling (Rp1,25 triliun).
Savinho dan Marmoush ke Tottenham
Savinho mengisi salah satu posisi di lini depan. Manchester City mendatangkan pemain Brasil tersebut dari Troyes dengan biaya 33,6 juta poundsterling (Rp811,7 miliar) pada 2024.
Setelah sempat diproyeksikan sebagai penerus Riyad Mahrez, Savinho justru meninggalkan City untuk bergabung dengan Tottenham Hotspur. Klub London Utara itu membayarnya dengan nilai 85 juta poundsterling (Rp2,06 triliun).
Omar Marmoush diperkirakan menyusul ke Tottenham. Penyerang Mesir tersebut baru bergabung dengan Manchester City dari Eintracht Frankfurt pada Januari 2025 dengan nilai transfer 64 juta poundsterling (Rp1,54 triliun).
Bernardo Silva melengkapi susunan pemain tersebut. Gelandang Portugal itu menghabiskan sembilan tahun di Manchester City setelah klub merekrutnya dari Monaco dengan harga 43 juta (Rp1,03 triliun) poundsterling pada 2017.
Bernardo kemudian meninggalkan City sebagai pemain bebas transfer dan bergabung dengan Real Madrid dengan kontrak berdurasi dua tahun.
Belanja Besar untuk Skuad Baru
Manchester City mencoba mengimbangi kepergian tersebut dengan mendatangkan sejumlah pemain baru. Hingga kini, klub telah mengeluarkan 234 juta poundsterling (Rp5,65 triliun) di bursa transfer musim panas.
Sebagian besar dana itu digunakan untuk merekrut Elliot Anderson dari Newcastle United dengan harga 116 juta poundsterling (Rp2,8 triliun) dan pemain muda Ayyoub Bouaddi dari Lille seharga 81,4 juta poundsterling (Rp1,64 triliun).
Aktivitas transfer City masih berpotensi bertambah. The Citizens disebut dapat mengeluarkan lebih dari 100 juta poundsterling (Rp2,4 triliun) jika berhasil mendapatkan Enzo Fernandez dari Chelsea.
Sumber: The Sunnta Dharmawan