Bola.com, Jakarta - Moto3 kembali memanas di MotorLand Aragon. David Almansa dari Liqui Moly Dynavolt Intact GP memimpin latihan bebas pertama (FP1) Moto3 Aragon 2026 dengan catatan 1 menit 58,708 detik serta memecahkan rekor sesi.
Sesi Jumat (28/8/2026) sore WIB itu juga diwarnai kecelakaan Brian Uriarte (Red Bull KTM Ajo) di Tikungan 5 saat tersisa sekitar enam menit, membuatnya gagal memperbaiki waktu 1 menit 58,830 detik.
Dari kubu Indonesia, Veda Ega Pratama (Honda Team Asia) menutup FP1 di posisi 20 dengan waktu 2 menit 0,230 detik setelah kesulitan menemukan kecepatan stabil sepanjang sesi.
Rekor David Almansa dan Insiden Brian Uriarte
Almansa merebut posisi teratas pada percobaan terakhir, menyegel 1 menit 58,708 detik dan menegaskan laju kompetitif sejak awal akhir pekan. Catatan tersebut hadir di penghujung FP1 dan tercatat sebagai pemecahan rekor.
Hasil itu tercipta usai ia menyalip Brian Uriarte, yang mayoritas memimpin daftar waktu. Uriarte membukukan 1 menit 58,830 detik, namun peluang untuk mempertajam catatan kandas setelah kecelakaan serius di Tikungan 5 ketika sesi menyisakan sekitar enam menit.
Pembalap Spanyol itu masih bisa berdiri meski tampak kesakitan. Perkembangan kondisinya patut dicermati karena berpotensi memengaruhi kiprahnya pada sisa rangkaian Moto3 Aragon 2026.
Dua pembalap teratas terpisah tipis, menandai persaingan ketat pada hari pembuka di Aragon. Kecepatan rata-rata masing-masing sektor juga menunjukkan margin yang rapat hingga percobaan terakhir.
Kinerja Veda Ega Pratama di FP1 Moto3 Aragon 2026
Veda Ega Pratama mengawali FP1 dengan ritme yang belum sepenuhnya terkunci. Posisi sempat naik-turun sebelum akhirnya terlempar ke luar 20 besar di menit-menit akhir.
Andalan Honda Team Asia tersebut menutup sesi di urutan ke-20 melalui waktu 2 menit 0,230 detik. Rentetan percobaan tidak cukup untuk mendongkrak posisi pada lap penutup.
Kinerja FP1 menjadi modal evaluasi untuk menemukan kecepatan puncak jelang sesi Sabtu. Adaptasi pada lintasan MotorLand Aragon akan krusial guna memperbaiki posisi start.