Kylian Mbappe Punya Alasan Kuat Raih Ballon d'Or, Begini Penilaian Mourinho

Kylian Mbappe layak meraih Ballon d'Or, Jose Mourinho punya aslasannya,

BolaCom | Aning JatiDiterbitkan 30 Agustus 2026, 07:15 WIB
Penyerang Real Madrid, Kylian Mbappe, mencetak hattrick ke gawang Real Sociedad dalam laga tunda jornada pertama La Liga Spanyol 2026/2027 di Santiago Bernabeu, Kamis (27/8/2026) dini hari WIB. (Thomas COEX / AFP)

Bola.com, Jakarta - Pelatih Real Madrid, Jose Mourinho, memberikan dukungan kepada Kylian Mbappe dalam persaingan meraih Ballon d'Or tahun ini.

Mourinho menilai penghargaan itu seharusnya diberikan kepada pemain terbaik di dunia, bukan semata-mata berdasarkan keberhasilan memenangkan Piala Dunia atau Liga Champions.

Advertisement

Mourinho menyampaikan pandangannya tersebut menjelang pertandingan Real Madrid melawan Malaga di La Liga, Sabtu.

Menurut Mourinho, ada sejumlah pemain yang berada di level tertinggi dunia. Namun, ia menilai Mbappe memiliki pencapaian individu yang membuatnya layak mendapatkan perhatian lebih.

"Para pemain terbaik di dunia ada dua, tiga, atau empat orang, dan kita tahu siapa mereka. Mereka ada di sini," ujar Mourinho.


Sejarah Indiidu

Kylian Mbappe merayakan gol untuk Real Madrid dalam laga kontra Manchester City di Liga Champions 2024/2025, Kamis (20/2/2025) dini hari WIB. (c) AP Photo/Bernat Armangue

Mourinho kemudian mengarahkan pembicaraan kepada Mbappe yang menurutnya mencatat sejarah secara individu pada musim panas ini.

Kapten Timnas Prancis tersebut menjadi pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah Piala Dunia selama Piala Dunia 2026.

Mbappe masuk daftar kandidat Ballon d'Or setelah menutup musim sebagai pencetak gol terbanyak di La Liga, Liga Champions, dan Piala Dunia 2026.

Catatan tersebut diraih, meski ia tidak mengangkat trofi utama bersama klub maupun negaranya.

Selain Mbappe, sejumlah pemain lain masuk persaingan.

Mereka antara lain penyerang Inggris, Harry Kane, gelandang Spanyol sekaligus juara Piala Dunia, Rodri, serta dua pemain Paris Saint-Germain, Ousmane Dembele dan Khvicha Kvaratskhelia.


Perfoma Mbappe

Penyerang Real Madrid, Kylian Mbappe, memperlihatkan gestur hattrick saat merayakan gol ketiga yang dicetaknya ke gawang Real Sociedad dalam laga jornada kedua La Liga 2026/2027 di Santiago Bernabeu, Kamis (27/8/2026) dini hari WIB. (Thomas COEX / AFP)

Performa Mbappe kembali menjadi sorotan setelah mencetak hattrick ketika Real Madrid menang 4-1 atas Real Sociedad pada Rabu atau Kamis dini hari WIB.

Sehari setelah pertandingan tersebut, media olahraga berbasis di Madrid, AS, menempatkan Mbappe di halaman depan dengan judul "Mbappe membidik Ballon d'Or".

Mourinho kembali menegaskan keberhasilan meraih trofi Liga Champions atau Piala Dunia tidak seharusnya menjadi satu-satunya ukuran dalam menentukan pemenang Ballon d'Or.

"Anda tidak bisa memberikan Ballon d'Or kepada seorang pemain hanya karena dia memenangkan Liga Champions atau Piala Dunia," tegas Mourinho.


Penerima Penghargaan

Penyerang Real Madrid asal Prancis, Kylian Mbappe, memberi isyarat saat laga La Liga melawan Athletic Bilbao di San Mames, Bilbao, 3 Desember 2025. (ANDER GILLENEA / AFP)

Menurutnya, penghargaan tersebut semestinya diberikan kepada pemain yang memiliki status luar biasa dalam sejarah sepak bola dan akan terus dikenang setelah mengakhiri karier.

"Bagi saya, Ballon d'Or harus diberikan kepada salah satu pemain yang ketika mereka pensiun, akan dirindukan selamanya. Maradona, Ronaldinho, Ronaldo Nazario, Cristiano Ronaldo, Messi, Zidane..." lanjutnya.

Mourinho kemudian membedakan penghargaan untuk keberhasilan sebuah tim dengan penilaian terhadap pemain terbaik dunia.

"Jika kita ingin memberikan penghargaan kepada pemenang Liga Champions, berikan kepada Luis Enrique. Untuk Timnas Spanyol, berikan kepada Luis De la Fuente. Pemain terbaik di dunia adalah sesuatu yang berbeda, dan dia bukan pemain PSG maupun pemain di Timnas Spanyol," tegas Mourinho.

 

Sumber: France 24 

Berita Terkait