Dunia Balap Motor Malaysia Berduka, Farres Putra Meninggal Dunia Usai Kecelakaan di Terengganu

Pembalap muda Malaysia, Farres Putra, meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan fatal di putaran kelima Kejuaraan PETRONAS MAM Malaysian Cub Prix 2026.

BolaCom | ThomasDiterbitkan 30 Agustus 2026, 14:42 WIB
Ilustrasi Foto R.I.P atau Beristirahat dengan Damai. (iStockphoto)

Bola.com, Jakarta - Dunia balap motor Malaysia tengah diselimuti duka mendalam. Pembalap muda berbakat, Farres Putra Mohd Fadhil, dinyatakan meninggal dunia pada Sabtu, 29 Agustus 2026, setelah mengalami insiden tragis saat berlaga di lintasan.

Atlet berusia 18 tahun tersebut terlibat dalam kecelakaan serius saat mengikuti putaran kelima Kejuaraan PETRONAS MAM Malaysian Cub Prix 2026. Peristiwa nahas ini terjadi di Sirkuit Permotoran Gong Badak, Terengganu, Malaysia.

Advertisement

Farres Putra, yang lahir pada 25 Januari 2008, merupakan pembalap andalan tim CKJ Racing. Ia dikenal sebagai salah satu talenta muda paling menjanjikan dalam ajang balap motor paling bergengsi di Negeri Jiran tersebut.


Kronologi Insiden di Sirkuit Gong Badak

Kecelakaan fatal itu terjadi pada lap pertama balapan final kelas CP150, sekitar pukul 16.35 waktu setempat. Kelas CP150 sendiri merupakan kategori utama yang menampilkan persaingan ketat dengan motor 150cc yang telah dimodifikasi.

Saat melintas di Tikungan 3, motor bernomor 33 yang dikendarai Farres bersenggolan dengan dua pembalap lain. Tikungan tersebut dikenal sebagai area menantang karena posisinya yang berada setelah trek lurus panjang.

Benturan tersebut memicu reaksi berantai yang tak terhindarkan. Farres kehilangan kendali atas kendaraannya, terlempar dengan kecepatan tinggi, dan menghantam pagar pembatas sirkuit dengan keras hingga balapan dihentikan melalui pengibaran bendera merah.


Upaya Medis dan Penanganan Intensif

Petugas medis dan tim penyelamat segera bergerak cepat ke lokasi kejadian untuk memberikan pertolongan pertama. Setelah kondisi distabilkan, Farres dilarikan menggunakan ambulans khusus balap menuju Unit Gawat Darurat Hospital Sultanah Nur Zahirah (HSNZ) di Kuala Terengganu.

Tim dokter telah berupaya maksimal untuk memberikan penanganan medis intensif. Namun, cedera yang diderita pembalap muda tersebut terlalu parah hingga nyawanya tidak berhasil diselamatkan beberapa jam kemudian.

Pemeriksaan post-mortem yang dilakukan pada Sabtu malam mengonfirmasi penyebab kematian Farres Putra. Ia meninggal dunia akibat cedera multipel yang sangat parah pada berbagai bagian tubuh, termasuk trauma kepala dan organ dalam akibat kecelakaan tersebut.


Kehilangan Besar bagi Dunia Balap

Kepergian Farres meninggalkan duka mendalam bagi komunitas balap motor Malaysia dan Asia. Tim CKJ Racing menyampaikan belasungkawa melalui pernyataan resmi dan menyebut Farres sebagai sosok bintang yang sedang bersinar.

"Kami kehilangan seorang bintang yang sedang bersinar," tulis pihak tim dalam pernyataan resmi mereka di media sosial. Sebagai bentuk penghormatan terakhir, balapan kelas Pro-Am yang seharusnya berlangsung setelah kelas CP150 pun dibatalkan.

Semasa hidupnya, Farres adalah prospek cerah yang pernah meraih kemenangan di kategori CP150 pada putaran ketiga di Dataran Seri Jempol, Negeri Sembilan, Juni lalu. Ia juga tercatat memiliki pengalaman berharga di kancah internasional melalui ajang Asia Road Racing Championship (ARRC) kelas Underbone 150cc.

Berita Terkait