Bola.com, Jakarta - Juventus dikabarkan tengah melakukan langkah konkret untuk memperkuat lini serang mereka di sisa jendela transfer musim ini. Raksasa Serie A tersebut dilaporkan sedang mempertimbangkan secara serius perekrutan penyerang Newcastle United, Nick Woltemade.
Upaya ini dilakukan Si Nyonya Tua sebagai respons atas kendala di sektor depan tim. Klub asal Turin itu harus bergerak cepat mencari amunisi baru setelah penyerang andalan mereka, Kenan Yildiz, mengalami cedera serius.
Laporan terkini menyebutkan bahwa komunikasi langsung antara pihak Juventus dan Newcastle United telah terjalin dalam beberapa jam terakhir. Diskusi tersebut dilakukan untuk menjajaki kemungkinan peminjaman pemain asal Jerman itu sebelum bursa transfer resmi ditutup.
Persaingan Ketat dan Opsi Alternatif Juventus
Langkah Juventus untuk mendatangkan pemain berusia 24 tahun tersebut tidak berjalan tanpa hambatan. Napoli dilaporkan menjadi pesaing utama yang juga menunjukkan minat nyata dengan mengajukan tawaran pinjaman untuk sang pemain.
Selain itu, Nottingham Forest sebelumnya sempat mencoba peruntungan untuk merekrut Woltemade. Namun, tawaran dari klub tersebut ditolak mentah-mentah oleh manajemen Newcastle United.
Di sisi lain, Juventus sendiri tidak hanya terpaku pada satu nama. Woltemade saat ini dipandang sebagai rencana B bagi manajemen klub, sementara penyerang lain seperti Joshua Zirkzee juga masuk dalam daftar pertimbangan serius tim.
Profil dan Performa Nick Woltemade
Nick Woltemade bergabung dengan The Magpies pada 30 Agustus 2025 dengan nilai transfer yang memecahkan rekor klub sebesar £65 juta, ditambah potensi tambahan £4,3 juta dari VfB Stuttgart. Pemain dengan tinggi 1,98 meter ini memulai karier profesionalnya di Werder Bremen pada 2020 sebagai pemain Bundesliga termuda klub tersebut.
Sepanjang musim Premier League 2025/2026, Woltemade mencatatkan 33 penampilan dengan total 1914 menit bermain. Ia berhasil mengemas 8 gol dan 3 assist, dengan rata-rata 0,38 gol per 90 menit. Meski sempat tampil impresif, performanya dilaporkan menurun sejak Desember musim lalu dengan hanya mencetak dua gol.
Kondisi ini memunculkan keraguan mengenai kecocokan gaya bermainnya dengan filosofi pelatih Matthias Jaissle yang mengandalkan kecepatan. Meski Newcastle United disebut terbuka dengan opsi peminjaman, sang pemain dikabarkan masih berhasrat untuk bertahan dan memperjuangkan posisinya di bawah asuhan Jaissle.