4 Remaja La Masia Bersinar Lawan Rayo Vallecano, Barcelona Punya Generasi Emas yang Makin Matang

Empat remaja La Masia jadi starter saat Barcelona menang 5-2 atas Rayo. Yamal mencetak gol, Cubarsi dan Bernal impresif, Espart tak tergeser dengan 270 menit.

BolaCom | Asad ArifinDiterbitkan 01 September 2026, 13:57 WIB
Penyerang Barcelona, Lamine Yamal, merayakan gol kelima timnya dalam pertandingan Liga Spanyol antara FC Barcelona dan Rayo Vallecano de Madrid di Stadion Camp Nou, Barcelona, Selasa (1/9/2026) dini hari WIB. (Lluis Gene/AFP)

Bola.com, Jakarta - Barcelona kembali menunjukkan kualitas generasi mudanya saat mengalahkan Rayo Vallecano 5-2 di Camp Nou, Selasa (1/9/2026) dini hari WIB. Empat pemain muda jebolan La Masia dipercaya sebagai starter dan kembali memperlihatkan kematangan di level senior.

Lamine Yamal memang menjadi sorotan setelah mencetak gol dalam kemenangan tersebut. Namun, Pau Cubarsi, Marc Bernal, dan Xavi Espart juga memainkan peran penting dalam menjaga dominasi Barcelona sepanjang pertandingan.

Advertisement

Empat pemain muda dalam starting XI Barcelona kini mulai terasa sebagai pemandangan biasa. Padahal, memainkan pemain seusia mereka secara rutin di level tertinggi dengan performa konsisten merupakan sesuatu yang tidak mudah dilakukan.

Kemenangan atas Rayo kembali menjadi panggung bagi generasi muda Barcelona. Yamal, Cubarsi, Bernal, dan Espart menunjukkan bahwa mereka bukan sekadar pelapis, tetapi mulai menjadi bagian penting dari rencana Hansi Flick.


Pau Cubarsi dan Marc Bernal Jadi Pembeda

Pau Cubarsi (kanan) saat Barcelona bertemu Athletic Bilbao. (Fadel SENNA / AFP)

Pau Cubarsi kembali menunjukkan kematangannya di jantung pertahanan Barcelona. Selain melakukan blok penting, ia aktif mengatur posisi rekan setim dalam situasi bola mati dan berani mengambil tanggung jawab saat tim membangun serangan.

Cubarsi mencatatkan sejumlah angka impresif di sektor pertahanan. Ia membukukan satu blok tembakan, empat pemulihan bola, enam sapuan, satu intersep, dan lima kemenangan duel, serta menyelesaikan 81 persen dari 110 percobaan operannya.

Marc Bernal juga tampil menonjol setelah sebelumnya membutuhkan waktu untuk beradaptasi dengan sepak bola tim utama. Gelandang bertahan tersebut terlihat lebih nyaman dalam menjalankan tugasnya saat menghadapi Rayo.

Bernal tidak hanya membantu Barcelona menjaga keseimbangan di lini tengah, tetapi juga terlibat dalam pembangunan serangan. Ia memberikan assist untuk gol pembuka Yamal, menyelesaikan hampir 90 persen operan, mencatatkan dua operan kunci, dan sukses melakukan tiga dribel.


Xavi Espart Makin Sulit Tergeser

Bek Barcelona, Jules Kounde, mengontrol bola ketika rekan setimnya, Xavi Espart, dilanggar oleh penyerang Deportivo Alaves, Aitor Manas, dalam laga jornada 36 La Liga Spanyol 2025/2026 di Stadion Mendizorroza, Kamis (14/5/2026) dini hari WIB. (ANDER GILLENEA / AFP)

Xavi Espart melengkapi penampilan impresif para lulusan La Masia dalam laga tersebut. Ia menjadi satu-satunya pemain yang telah tampil penuh selama 270 menit di bawah asuhan Flick pada awal musim ini.

Espart menunjukkan ketenangan saat menguasai bola dan konsisten bergerak tanpa bola. Kemampuan melakukan overlapping serta mengirimkan operan kreatif untuk menembus pertahanan lawan membuat perannya semakin penting.

Konsistensi empat pemain muda tersebut menjadi sinyal positif bagi Barcelona. Yamal, Cubarsi, Bernal, dan Espart tidak lagi sekadar memperoleh menit bermain karena usia, tetapi mulai membuktikan kapasitas untuk menjadi bagian penting dari sistem Flick.

Jika perkembangan mereka terus berjalan positif, Barcelona memiliki fondasi kuat untuk membangun skuad dalam jangka panjang. La Masia pun kembali menunjukkan potensinya sebagai sumber pemain utama Blaugrana, bukan sekadar pelengkap skuad senior.

Sumner: Barca Universal

Berita Terkait