Bola.com, Jakarta - Bursa transfer musim panas telah berakhir dan Barcelona kini memiliki gambaran jelas mengenai skuad yang akan digunakan untuk musim 2026/27. Aktivitas transfer yang jauh lebih agresif membuat Hansi Flick memiliki lebih banyak pilihan dibandingkan dua musim sebelumnya.
Barcelona mendatangkan delapan pemain secara permanen dengan total investasi sekitar 212 juta euro (sekitar Rp4,36 triliun). Rodri menjadi rekrutan terbesar, sedangkan Anthony Gordon, Karim Adeyemi, dan Gabriel Jesus menambah opsi bagi lini serang.
Perubahan juga terjadi karena kepergian sejumlah pemain penting dari skuad musim lalu. Robert Lewandowski dan Ferran Torres meninggalkan lini depan, sedangkan Marc-Andre ter Stegen serta Ronald Araujo juga tidak lagi menjadi bagian dari rencana utama musim ini.
Komposisi Terkuat untuk Lini Belakang Barcelona
Joan Garcia menjadi pilihan utama setelah menjalani musim 2025/26 dengan sangat baik dan memenangkan Trofi Zamora. Barcelona kini memiliki penjaga gawang yang diharapkan dapat menjadi solusi jangka panjang di posisi tersebut.
Eric Garcia menempati bek kanan, sedangkan Pau Cubarsi dan Gerard Martin menjadi duet di jantung pertahanan. Joao Cancelo berada di sisi kiri setelah berhasil mengambil posisi utama dari Alejandro Balde.
Gerard Martin mendapat kepercayaan Flick setelah beradaptasi dari bek kiri menjadi bek tengah. Andreas Christensen menjadi pesaing terdekatnya, sementara Jules Kounde harus menghadapi persaingan yang semakin ketat di sektor pertahanan.
Rodri dan Pedri Mengontrol Lini Tengah
Rodri menjadi pemain yang paling mengubah komposisi lini tengah Barcelona setelah kedatangannya dari Manchester City. Kehadirannya memberikan perlindungan lebih besar kepada pertahanan sekaligus memungkinkan Pedri bermain dengan kebebasan yang lebih besar.
Pedri tetap menjadi otak permainan Barcelona dan pengatur tempo dalam skema Flick. Di belakang keduanya terdapat Marc Bernal, sedangkan Fermin Lopez dan Dani Olmo bersaing untuk posisi gelandang serang.
Fermin menjadi pilihan utama untuk posisi nomor 10 setelah mencatat 30 kontribusi gol pada musim sebelumnya. Tiga gol dalam tiga pertandingan awal juga menjadi alasan kuat bagi Flick untuk mempertahankan pemain tersebut sebagai starter.
Yamal dan Raphinha Jadi Ujung Tombak
Lamine Yamal kembali mengisi sayap kanan dengan status sebagai salah satu pemain muda terbaik di dunia. Anthony Gordon menjadi pilihan di kiri karena mampu memberikan kecepatan, pressing, serta kemampuan mengalirkan bola yang sesuai dengan kebutuhan Barcelona.
Raphinha mengisi posisi penyerang tengah setelah klub gagal mendatangkan striker dengan profil seperti Lewandowski. Lima gol dalam tiga pertandingan awal menunjukkan bahwa eksperimen tersebut berpotensi memberikan hasil positif.
Starting XI terbaik Barcelona: Joan Garcia; Eric Garcia, Pau Cubarsi, Gerard Martin, Joao Cancelo; Rodri, Pedri; Lamine Yamal, Fermin Lopez, Anthony Gordon; Raphinha.
Namun, kedalaman skuad membuat Flick masih memiliki sejumlah alternatif berkualitas untuk mengubah komposisi tersebut sesuai lawan.
Sumber: Sports Illustrated