Roma Kaji Opsi Gaet Wilfried Zaha Secara Gratis Usai Gagal Dapat Winger Kiri

Roma menimbang eks Manchester United Wilfried Zaha sebagai free agent; terganjal registrasi UEFA hingga 4 Februari, sambil memantau Raphael Guerreiro dan Krepin

BolaCom | ThomasDiterbitkan 04 September 2026, 13:19 WIB
Wilfried Zaha. Didatangkan Alex Ferguson pada Januari 2013 sebagai rekrutan terakhir, tak sekalipun ia bermain hingga Sir Alex pensiun di akhir musim. Hanya bermain 4 kali di musim 2013/2014, ia sempat dipinjamkan ke Cardiff City hingga akhirnya kembali ke Crystal Palace. (AFP/Adrian Dennis)

Bola.com, Jakarta - AS Roma kembali mengkaji peluang merekrut eks Manchester United, Wilfried Zaha, yang berstatus tanpa klub pada awal September 2026. Langkah ini muncul setelah klub ibu kota Italia tersebut gagal mendapatkan pemain sayap kiri alami pada jendela transfer musim panas 2026, sesuai permintaan pelatih Gian Piero Gasperini.

Direktur olahraga Tony D'Amico kini menyisir pasar bebas transfer, dengan Zaha masuk daftar opsi di posisi depan. Penyerang Pantai Gading berusia 33 tahun itu lepas kontrak usai masa baktinya bersama juara Turki, Galatasaray, berakhir pada 30 Juni 2026.

Advertisement

Roma sejatinya sudah sempat menaruh minat pada Zaha sejak 2023 ketika tim masih ditangani Jose Mourinho. Pengalaman Zaha juga terbilang panjang: 458 penampilan untuk Crystal Palace dengan 90 gol di semua ajang, termasuk 68 di Liga Premier Inggris, menjadi nilai tambah untuk kebutuhan serangan Giallorossi.


Perjalanan Zaha Menuju Status Bebas Transfer

3. Wilfried Zaha - Saat membela Crystal Palace diprediksi menjadi pemain masa depan Inggris.Tetapi setelah hijrah ke MU dirinya gagal bersinar dan malah sempat bersitegang dengan sang manajer, David Moyes. (AFP/Saeed Khan)

Zaha meneken kontrak lima tahun dengan Crystal Palace pada Agustus 2018 yang berlaku hingga 2023. Menjelang habis masa kontraknya, pada April 2023, Palace menawari perpanjangan empat tahun bernilai sekitar £200.000 per minggu yang akan menjadikannya pemain dengan gaji tertinggi dalam sejarah klub.

Ia memilih tidak memperpanjang kontrak dan pada Juli 2023 bergabung ke Galatasaray dengan status bebas transfer. Di Turki, Zaha menandatangani kontrak tiga tahun, dengan prospek tampil di Liga Champions menjadi magnet utama.

Galatasaray saat itu mengalahkan ketertarikan sejumlah klub lain seperti Lazio, Fenerbahce, dan Al-Nassr, serta menolak tawaran perpanjangan kontrak dari Crystal Palace.

Sebelum kembali berstatus bebas pada akhir Juni 2026, Zaha menghabiskan 18 bulan terakhir sebagai pemain pinjaman di Charlotte FC di Major League Soccer (MLS). Kontraknya di Galatasaray resmi berakhir pada 30 Juni 2026, membuatnya tersedia untuk direkrut tanpa biaya transfer.


Tantangan Registrasi dan Opsi Lain Roma

Kendati minat terhadap Zaha kembali muncul, Roma terbentur aturan pendaftaran pemain untuk kompetisi Eropa. Klub tidak dapat mendaftarkan pemain baru ke skuad UEFA hingga tenggat berikutnya pada 4 Februari, sehingga Zaha—atau free agent mana pun—tidak bisa langsung tampil di ajang Eropa jika direkrut dalam waktu dekat.

Selain Zaha, Tony D'Amico juga menilai opsi lain di pasar bebas transfer. Nama Raphael Guerreiro, mantan pemain sayap Borussia Dortmund dan Bayern Munchen yang serbaguna, serta Krepin Diatta yang berusia 27 tahun, ikut dipertimbangkan.

Kegagalan mendatangkan winger kiri alami pada jendela musim panas sebelumnya mendorong Roma mencari solusi di pasar bebas transfer, sejalan dengan keinginan Gian Piero Gasperini.

Berita Terkait