Gestur Mikel Arteta di Pinggir Lapangan Bikin Suporter Chelsea Geram, Lolos dari Sanksi

Mikel Arteta dituduh lolos dari sanksi meski terus-menerus melanggar aturan Liga Inggris dalam kemenangan Arsenal atas Chelsea.

BolaCom | Farrel Mido DestianoDiterbitkan 07 September 2026, 14:45 WIB
Manajer Arsenal, Mikel Arteta, memberi aplaus ke fans setelah laga kontra Aston Villa di Villa Park, Birmingham, Selasa (1/9/2026) dini hari WIB. (Darren Staples / AFP)

Bola.com, London - Manajer Arsenal, Mikel Arteta, kembali menjadi sorotan tajam menyusul aksi hebohnya di pinggir lapangan saat mendampingi timnya menang 2-1 atas Chelsea dalam laga lanjutan Premier League di Emirates Stadium pada Minggu (6/9/2026).

Pelatih asal Spanyol itu dinilai berulang kali melanggar aturan area teknis tanpa mendapatkan teguran atau hukuman dari perangkat pertandingan.

Advertisement

Arsenal sukses melanjutkan awal sempurna mereka di musim baru Premier League setelah bangkit dari ketinggalan untuk mengalahkan rival sekota, Chelsea.

Kapten tim, Martin Odegaard, tampil sebagai pahlawan kemenangan lewat gol penentu di babak kedua setelah Kai Havertz terlebih dahulu menyamakan kedudukan.

Sebelumnya, tim tamu mengejutkan publik tuan rumah lewat gol cepat Morgan Rogers saat laga baru berjalan 77 detik.

Namun, reaksi cepat skuad The Gunners berhasil membalikkan keadaan sekaligus mengamankan tiga poin penting di laga derbi London yang berlangsung sengit tersebut.


Kritik Terhadap Mikel Arteta

Perjalanan Mikel Arteta saat melatih Arsenal di musim ini bisa mengalami pasang surut. Sempat terpuruk di awal musim, Arteta akhirnya menemukan formula terbaiknya untuk membalikkan keadaan. Terbukti, saat ini The Gunners berhasil menempati peringkat ke-4 klasemen Liga Inggris. (AFP/Pool/Tim Keeton)

Pertandingan berjalan menarik, namun fans menyoroti gestur dan tingkah laku Mikel Arteta di garis lapangan.

Pelatih berusia 44 tahun itu dikenal sangat emosional dan reaktif dalam mengawal anak asuhnya dari pinggir lapangan sepanjang 90 menit pertandingan.

Sejumlah pendukung lawan hingga warganet meluapkan kekesalan di media sosial lantaran Arteta terlihat berulang kali keluar dari area teknis yang diizinkan.

Bahkan, dalam beberapa kesempatan, ia tampak berada sangat dekat dengan garis lapangan, seolah-olah ikut serta dalam skema penekanan terhadap pemain lawan.

"Tim Arsenal ini seolah bisa lolos dari aturan setiap pekan, begitu pula Arteta di tepi lapangan. Apa gunanya area teknis jika dia tidak pernah berada di dalamnya?" tulis salah satu penggemar di platform X. 

Suporter lain menambahkan bahwa aturan seolah-olah dinilai tidak berlaku secara merata untuk Arteta.


Terhindar dari Sanksi

Manajer Arsenal, Mikel Arteta dalam pertandingan Liga Inggris melawan Coventry City di London, Sabtu (22/8/2026). (AP Photo/Kirsty Wigglesworth)

Sesuai regulasi resmi Premier League yang diperketat sejak awal musim 2023/2024, hanya satu orang yang diizinkan berdiri di depan area teknis untuk memberikan instruksi selama laga berlangsung.

Staf lain diperbolehkan berdiri, namun harus tetap berada di dekat area tempat duduk cadangan.

Selain itu, manajer diwajibkan untuk tetap berada di dalam batasan garis area teknis dan dilarang keluar.

Arteta berhasil terhindar dari sanksi peringatan dari wasit hingga pertandingan berakhir.

Ia bahkan kedapatan tersenyum lebar saat berbincang dengan official keempat setelah peluit panjang dibunyikan, yang semakin memicu kekesalan pendukung lawan.

Kemenangan 2-1 atas Chelsea ini menjaga rekor 100 persen kemenangan Arsenal di tiga laga awal Premier League musim ini sekaligus menempel ketat Manchester City di puncak klasmen.

Sumber: Sportbible

Berita Terkait