17 Gol dalam 4 Laga Awal La Liga, Ada yang Lebih Baik dari Barcelona Musim 2026/2027?

Barcelona cetak 17 gol dari 4 laga awal La Liga 2026/2027, termasuk 5-0 di Mestalla. Start tersubur di Eropa saat ini, namun sejarah belum jamin gelar.

BolaCom | Asad ArifinDiterbitkan 07 September 2026, 19:37 WIB
Penyerang Inggris Barcelona #17, Anthony Gordon, merayakan gol bunuh diri bek Prancis Rayo Vallecano #24 Florian Lejeune selama pertandingan liga Spanyol antara FC Barcelona dan Rayo Vallecano de Madrid di Stadion Camp Nou di Barcelona pada 1 September 2026. (Lluis GENE/AFP)

Bola.com, Jakarta - Barcelona mengawali La Liga 2026/2027 dengan produktivitas luar biasa. Sang juara bertahan telah mencetak 17 gol hanya dari empat pertandingan.

Kemenangan telak 5-0 atas Valencia di Mestalla menjadi bukti terbaru ketajaman lini depan Barcelona. Tambahan lima gol itu sekaligus menempatkan Blaugrana dalam jajaran tim dengan start paling produktif sepanjang sejarah klub.

Advertisement

Catatan 17 gol tersebut menjadi yang tertinggi di antara klub-klub dari lima liga top Eropa pada awal musim ini. Struktur permainan menyerang racikan Flick mampu menghasilkan banyak gol tanpa membuat Barcelona bergantung pada satu pemain saja.

Meski demikian, Barcelona tidak boleh terlena dengan start impresif tersebut. Sejarah klub menunjukkan bahwa produktivitas tinggi pada awal musim belum tentu berakhir dengan gelar La Liga.


Hanya Dua Start Barcelona yang Lebih Produktif

Ekspresi penyerang Barcelona, Lamine Yamal, dalam pertandingan Liga Spanyol antara FC Barcelona dan Rayo Vallecano de Madrid di Stadion Camp Nou, Barcelona, Selasa (1/9/2026) dini hari WIB. (Lluis Gene/AFP)

Barcelona hanya dua kali mencetak lebih banyak gol dalam empat pertandingan pembuka La Liga. Mereka mengoleksi 19 gol pada musim 1949-50 dan 21 gol pada musim berikutnya, yang hingga kini menjadi rekor start tersubur klub.

Pada musim 1949-50, Barcelona menghancurkan Nastic de Tarragona 10-1 dan Sevilla 7-0. Namun, mereka juga mengalami kekalahan telak 1-6 dari Real Madrid serta 1-3 dari Athletic Club.

Semusim berselang, Barcelona kembali tampil produktif dengan kemenangan 8-2 atas Real Sociedad dan 7-1 atas Real Madrid. Akan tetapi, mereka juga kalah 4-6 dari Atletico Madrid dan 2-3 ketika menghadapi Real Murcia.

Menariknya, kedua tim tersebut gagal menutup musim sebagai juara La Liga. Catatan tersebut menjadi pengingat bahwa start produktif tidak otomatis menjamin kesuksesan di akhir kompetisi.


Barcelona Era Flick Masuk Kelompok Elite

Pelatih Barcelona, Hansi Flick, bertepuk tangan saat pertandingan La Liga Spanyol melawan Elche di Barcelona, Spanyol, Senin, 3 November 2025. (AP Photo/Joan Monfort)

Sebelum musim ini, Barcelona juga pernah mencetak 17 gol dalam empat pertandingan pembuka pada musim 1957-58 dan 2011-12. Kedua tim tersebut gagal menjadi juara, dengan Real Madrid keluar sebagai kampiun pada masing-masing musim.

Awal musim 2026/2027 memberikan prospek yang lebih menjanjikan bagi Barcelona. Pasukan Flick menyapu bersih empat pertandingan dan kini berada di puncak klasemen La Liga.

Ketajaman Barcelona juga tidak bertumpu pada satu pencetak gol atau penyerang tengah tradisional. Struktur permainan ofensif Flick membuat Blaugrana mampu menciptakan gol dari berbagai sumber.

Namun, ujian sesungguhnya baru akan terlihat seiring berjalannya musim. Jika ingin mengubah start spektakuler menjadi trofi La Liga, Barcelona harus menjaga produktivitas sekaligus konsistensi hingga akhir kompetisi.

Sumber: Barca Universal

Berita Terkait