Enzo Maresca Ungkap Alasan Belanja Besar Manchester City

Maresca menilai belanja besar penting agar Manchester City bisa bersaing melawan Arsenal.

BolaCom | Aulia RafaDiterbitkan 07 September 2026, 19:50 WIB
Elliot Anderson resmi gabung Manchester City dari Nottingham Forest pada bursa transfer musim panas 2026. (Dok. X @ManCity)

Bola.com, Jakarta - Enzo Maresca menegaskan langkah belanja besar Manchester City pada musim panas ini merupakan kebutuhan strategis untuk menjaga daya saing di Premier League. Ia menilai hanya dengan skuat yang dalam, City bisa terus menempel Arsenal di papan atas.

Dalam perombakan skuat tersebut, Manchester City menghabiskan lebih dari 450 juta poundsterling. Dua perekrutan terbaru, Enzo Fernandez dan Iliman Ndiaye, langsung diperkenalkan dalam kemenangan tipis 1-0 atas Coventry City akhir pekan lalu.

Advertisement

Maresca menyoroti bahwa Arsenal juga memiliki banyak opsi berkualitas dan ritme rotasi yang tinggi sejak Community Shield. “Kalau melihat sejak Community Shield, Arsenal sudah memainkan dua pertandingan lagi dan mereka melakukan lima perubahan dalam setiap pertandingan,” ujar Maresca.

Ia menambahkan pentingnya kedalaman di semua lini untuk bertahan di level teratas. “Pada akhirnya, kalau ingin bersaing di level tersebut, Anda membutuhkan banyak pilihan. Arsenal punya banyak pilihan, begitu juga kami. Tim-tim lain juga punya kedalaman skuad. Jadi, ini bukan hanya soal kami,” lanjutnya. “Saya sangat senang dengan pilihan yang kami miliki. Itu sangat penting jika kami ingin bersaing.”


Performa Rekrutan Baru Manchester City

Pelatih kepala Manchester City, Enzo Maresca, menyapa para pendukung setelah pertandingan Liga Inggris antara Manchester City dan Coventry City di Manchester, Inggris, Sabtu, 5 September 2026. (Foto AP/Dave Thompson)

Fernandez menjadi salah satu pembelian termahal City pada musim panas ini. Gelandang asal Argentina tersebut didatangkan dari Chelsea dengan nilai transfer 125 juta poundsterling pada hari terakhir bursa transfer, yang menyamai rekor transfer Inggris.

Ia sebenarnya memulai laga melawan Coventry dari bangku cadangan. Namun, kemudian masuk ke lapangan setelah Nico O'Reilly mengalami cedera saat pemanasan.

Ndiaye tampil sejak menit awal di sisi kiri, sementara Ayyoub Bouaddi juga mendapat kesempatan bermain pada babak kedua.

Meski demikian, perhatian terbesar justru tertuju kepada rekrutan anyar lainnya, Elliot Anderson. Gelandang tersebut dinobatkan sebagai pemain terbaik pertandingan setelah mencatatkan jumlah operan yang bahkan lebih banyak dibandingkan seluruh pemain Coventry jika digabungkan.


Elliot Anderson Jadi Pusat Perhatian

Maresca pun memberikan pujian khusus kepada Anderson. Menurutnya, performa impresif sang pemain bukan sesuatu yang baru terlihat dalam pertandingan melawan Coventry. “Saya sangat terkesan, tetapi bukan hanya karena penampilannya hari ini,” kata Maresca.

Pelatih asal Italia itu menyebut performa konsisten Anderson sejak pramusim kompetitif. “Dia juga tampil sangat baik melawan Crystal Palace. Saat menghadapi Bournemouth, dia juga bermain bagus, padahal ketika itu dia baru satu minggu bersama kami sebelum harus diganti karena kram.”

Bagi Maresca, etos kerja Anderson menjadi pembeda dalam proses adaptasinya di tim. “Hal terbaik dari Elliot adalah bagaimana dia bekerja dari hari ke hari. Dia selalu bertanya bagaimana dirinya bisa belajar lebih banyak. Kami juga melakukan analisis video secara empat mata, dan dia selalu ingin menjadi lebih baik.” 

Berita Terkait