Bola.com, Jakarta - AC Milan harus menerima kenyataan tampil di Liga Europa pada musim 2026/2027 setelah gagal mempertahankan posisi untuk berlaga di Liga Champions. Namun, kompetisi kasta kedua Eropa itu kini menjadi kesempatan bagi Rossoneri untuk mengejar trofi sekaligus membuka jalan kembali ke Liga Champions.
Kegagalan tersebut terasa mengecewakan mengingat Milan sempat tampil meyakinkan dalam sebagian besar perjalanan musim lalu. Penurunan performa pada fase akhir akhirnya membuat mereka kehilangan kesempatan tampil di kompetisi elite Eropa.
Liga Europa pun memiliki arti penting bagi Milan musim ini. Selain menjadi panggung untuk mengembangkan para pemain muda, kompetisi tersebut menawarkan jalur menuju Liga Champions apabila Rossoneri mampu keluar sebagai juara.
Ekspektasi tinggi datang dari legenda Milan, Alessandro Costacurta. Ia menilai Rossoneri termasuk tim unggulan di Liga Europa dan menetapkan semifinal sebagai standar minimal yang seharusnya mampu mereka capai.
Costacurta Pasang Target Tinggi untuk Milan
Costacurta menyampaikan pandangannya mengenai persaingan Liga Europa dalam wawancara dengan SportWeek. Menurut mantan bek Milan tersebut, Rossoneri bersama Juventus memiliki kualitas untuk menjadi kandidat kuat di kompetisi musim ini.
"Milan dan Juventus adalah tim unggulan di Liga Europa dan setidaknya harus mencapai semifinal. Selain itu, patut diwaspadai tim-tim Inggris, terutama Bournemouth," ucap Costacurta.
Pernyataan tersebut memperlihatkan besarnya ekspektasi terhadap Milan meski mereka harus turun kasta dari Liga Champions. Costacurta bahkan tidak sekadar melihat Rossoneri sebagai peserta, tetapi menempatkan mereka sebagai tim yang layak membidik fase akhir.
Meski demikian, perjalanan Milan menuju semifinal tidak akan mudah. Mereka harus melewati tantangan sejak fase awal sebelum bisa memastikan tiket ke babak-babak berikutnya dan menjaga peluang meraih trofi.
Costacurta Terpikat dengan Gaya Amorim
Costacurta juga memberikan penilaian terhadap Ruben Amorim yang kini menangani Milan. Meski baru berada pada tahap awal, legenda Rossoneri tersebut sudah melihat karakter permainan yang menarik dari pelatih asal Portugal itu.
"Amorim menarik perhatian saya; dia ingin memancing lawan melakukan kesalahan meski harus mengambil risiko, dan karena alasan itulah saya menyukainya," ucap Costacurta.
Di bawah Amorim, Milan telah menjalani tiga pertandingan Serie A dengan hasil yang cukup positif. Rossoneri mengalahkan Torino 2-1, menang 2-0 atas Venezia, kemudian bermain imbang 1-1 ketika menghadapi Juventus.
Luka Modric dan kolega belum terkalahkan dalam tiga laga tersebut. Modal itu menjadi bekal positif bagi Milan sebelum menjalani perjalanan panjang di Liga Europa dengan target tinggi yang telah dipasang Costacurta.
Sumber: SempreMilan