Polri Siapkan Penyekatan Jelang dan setelah Persija Vs Persib, Pengamanan Tak Hanya di Senayan

Polri siapkan penyekatan untuk Persija vs Persib di GBK. Hanya Jakmania boleh hadir, Bobotoh dilarang. Nobar didata, titik rawan dipantau.

BolaCom | ThomasDiterbitkan 10 September 2026, 16:37 WIB
Ilustrasi pengamanan polisi (Liputan6.com/Johan Tallo)

Bola.com, Jakarta - Persija vs Persib pada pekan dua BRI Super League 2026/2027 akan berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Sabtu (12/9/2026). Kepolisian menyiapkan pengamanan ketat untuk laga ini.

Laga di GBK juga kembali bisa dihadiri penonton, namun hanya untuk suporter Persija, Jakmania. Bobotoh, pendukung Persib, masih tidak diizinkan datang ke stadion.

Advertisement

Meski hanya Jakmania yang hadir, pola pengamanan dibuat super ketat dan tidak terbatas di kawasan Senayan atau sekitar GBK saja. Aparat merancang langkah antisipasi lebih luas.

Direktur Utama I.League, Ferry Paulus, menyebut Polri akan melakukan penyekatan di berbagai daerah di Jakarta dan Jawa Barat untuk mengantisipasi bentrokan suporter yang rentan terjadi saat sebelum dan sesuai pertandingan. “Dari pihak keamanan, mereka juga akan melakukan penyekatan-penyekatan, ya, di beberapa tempat. Karena memang kedua klub ini memiliki jumlah suporter di banyak tempat, di banyak daerah,” terang Ferry Paulus kepada wartawan dalam jumpa pers di kantor I.League, Kamis (10/9/2026).


Risiko Bentrokan di Perjalanan

Ilustrasi pengamanan polisi (Liputan6.com/Johan Tallo)

Kerawanan gesekan suporter kerap muncul jauh dari stadion. Insiden sering terjadi saat perjalanan menuju atau sepulang dari pertandingan.

Untuk mengantisipasi hal tersebut, Polri akan meminta informasi dari Jakmania maupun Bobotoh terkait titik-titik rawan. Data itu akan dipakai sebagai dasar penempatan personel dan langkah pencegahan.

Lokasi nonton bareng juga menjadi perhatian. Beberapa kejadian sebelumnya, bentrokan pernah pecah di titik nobar sehingga pemantauan dan antisipasi di area tersebut ikut diprioritaskan.


Pendataan Lokasi Nobar

Pendataan titik nobar dan koordinasi lintas pihak dipertegas. Baik suporter Persija maupun Persib diminta memberi informasi kepada aparat keamanan, sementara komunikasi antara klub dan pihak kepolisian di Jakarta serta Jawa Barat disebut berjalan intens.

“Dari pihak Persija, suporter Persija, begitu pun juga suporter dari Persib, juga sudah menginformasikan dan dimintakan untuk menginformasikan kepada pihak-pihak keamanan untuk juga melakukan satu antisipasi-antisipasi. Kita juga sudah berkoordinasi dan melakukan koordinasi baik pihak Persija sendiri, begitu pun juga dengan pihak Persib.”

“Masih banyak suporter-suporter yang juga istilahnya mungkin tidak tertampung di GBK, sehingga pihak dari Persija dan korwil-korwil di Jakarta ini menyediakan tempat-tempat nobar. Nah, nobar-nobarnya itu kita mintakan juga untuk didaftarkan agar bisa ada verifikasi yang jelas. Nah, saya pikir kedua pihak, dari pihak kepolisian Jawa Barat begitu pun juga kepolisian di Polda Metro, juga pasti sudah melakukan koordinasi dan komunikasi yang intens,” tegas Ferry.

Berita Terkait