Liverpool vs Fulham: Andoni Iraola Ingin The Reds Lebih Agresif Sejak Awal Laga

Iraola menuntut Liverpool agresif sejak awal lawan Fulham. The Reds tak terkalahkan, tapi tiga dari empat laga musim ini diawali kebobolan lebih dulu.

BolaCom | Aga Deta AndityaDiterbitkan 12 September 2026, 09:07 WIB
Manajer Liverpool, Andoni Iraola, memberikan instruksi dari pinggir lapangan saat laga Premier League antara Newcastle United dan Liverpool di St James' Park, Newcastle, 23 Agustus 2026. (Paul Ellis / AFP)

Bola.com, Jakarta - Andoni Iraola menuntut Liverpool memperbaiki penampilan pada awal pertandingan ketika menghadapi Fulham di Liga Inggris, Sabtu (12/9/2026) malam WIB. The Reds dinilai masih perlu meningkatkan efektivitas agar tidak kembali menjalani laga dengan kondisi tertinggal.

Liverpool memang belum merasakan kekalahan sejak Iraola mulai bekerja di Anfield. Namun, tiga dari empat laga pertama mereka justru diawali dengan kebobolan.

Advertisement

Hasil imbang kontra Newcastle dan Nottingham Forest didapat setelah Liverpool mengejar ketertinggalan. Situasi berbeda terjadi saat menghadapi Ipswich dan Atletico Madrid karena The Reds mampu meraih kemenangan meski memiliki cerita pertandingan yang berbeda.

Iraola ingin timnya mengambil inisiatif lebih cepat sejak pertandingan dimulai. Menurutnya, Liverpool akan berada dalam posisi yang lebih menguntungkan jika mampu mencetak gol terlebih dahulu.


Andoni Iraola Soroti Efektivitas Liverpool

Pelatih Liverpool Andoni Iraola (kanan) berbicara dengan bek Konstantinos Tsimikas (kiri) pada babak pertama laga persahabatan pramusim antara Liverpool vs Sunderland di Nashville, Tenn., Sabtu, 25 Juli 2026. (AP Photo/George Walker IV)

Liverpool sebenarnya tidak kesulitan menghasilkan peluang dalam pertandingan-pertandingan awal musim. Iraola melihat timnya memiliki kemampuan mencetak gol, tetapi penyelesaian akhir masih perlu ditingkatkan.

Selain urusan mencetak gol, sang pelatih juga ingin Liverpool mengurangi kesalahan yang membuat lawan mampu mencetak gol lebih dulu. Pengalaman melawan Ipswich menunjukkan perbedaan ketika Liverpool mampu memulai laga dengan baik.

"Saya pikir tim ini memiliki gol di dalamnya. Dalam semua pertandingan, kami berbahaya, kami menciptakan peluang, kami mencetak dua gol di setiap pertandingan, kami bahkan bisa mencetak lebih banyak dalam beberapa laga, tetapi sekarang kami harus lebih efisien," kata Iraola.

"Tidak kebobolan dua gol melawan Newcastle, tidak kebobolan gol melawan Forest, dan juga ketika gol tercipta karena saya pikir kami tidak memulai pertandingan dengan cukup baik. Kami memiliki contoh positif saat melawan Ipswich dan pertandingan terlihat jauh lebih nyaman ketika Anda memulainya seperti itu," lanjut Iraola.


Liverpool Tidak Boleh Terus Mengejar Ketertinggalan

Aksi Florian Wirtz di laga Liverpool vs Newcastle di pekan ke-24 Liga Inggris 2025/2026 di Anfield, Minggu (01/02/2026) dini hari WIB. (AP Photo/Jon Super)

Liverpool harus mengeluarkan tenaga ekstra ketika lawan lebih dahulu mencetak gol. Iraola ingin kondisi tersebut tidak terus berulang karena timnya seharusnya mampu menentukan arah pertandingan sejak awal.

Pelatih asal Spanyol itu juga melihat mentalitas sebagai faktor penting dalam memperbaiki persoalan tersebut. Start yang lebih baik diyakini bisa membuat Liverpool menjalani pertandingan dengan tekanan yang lebih rendah.

"Pertandingan lainnya, kami memulai dengan tertinggal dan kemudian Anda harus mengerahkan banyak usaha untuk bangkit. Tentu saja saya ingin mencetak gol pertama karena setelah itu semuanya terlihat lebih mudah, tetapi kami harus memiliki mentalitas yang tepat," ujar Iraola.

"Melawan Atletico, saya pikir kami mendapat peluang setelah sekitar 15 detik, Alex [Mac Allister] memiliki peluang yang sangat jelas untuk mencetak gol dan kemudian semua orang mengatakan, 'awal yang luar biasa,' Anda mencetak gol dan itu mengubah segalanya, tetapi saya pikir awal pertandingan mungkin menjadi salah satu bagian yang bisa kami tingkatkan," tegas Iraola.


Iraola Ingin Liverpool Langsung Mendominasi

Pemain Liverpool Bradley Barcola (tengah) mengontrol bola dalam laga Premier League Inggris antara Ipswich vs Liverpool di Ipswich, Inggris, Jumat, 4 September 2026. (AP Photo/Dave Shopland)

Liverpool memiliki kecenderungan tampil lebih baik setelah jeda pertandingan. Iraola tetap menginginkan peningkatan karena dirinya ingin tim mampu menunjukkan karakter permainan yang sama sejak babak pertama.

Baginya, mengendalikan pertandingan dari awal akan mengurangi pekerjaan yang harus dilakukan ketika laga memasuki fase berikutnya. Karena itu, Liverpool perlu segera menemukan ritme permainan ketika menghadapi Fulham.

"Pada babak kedua kami biasanya tampil lebih baik, tetapi saya ingin mencoba membuat kami mendominasi sejak awal karena semuanya menjadi lebih mudah," kata Iraola.


Iraola Tidak Meremehkan Fulham

Striker Liverpool, Alexander Isak (kiri), merayakan gol yang dicetaknya ke gawang Ipswich Town kala kedua tim bermain di Portman Road, Ipswich, pada laga pekan ketiga Premier League 2026/2027, Sabtu (5/9/2026) dini hari WIB. (Henry NICHOLLS / AFP)

Fulham belum meraih poin dalam tiga pertandingan Liga Inggris bersama Alvaro Arbeloa. Meski demikian, Iraola menilai hasil tersebut tidak cukup untuk menggambarkan kualitas permainan calon lawannya.

Liverpool tetap perlu mewaspadai Fulham karena tim tersebut selalu kalah dengan selisih satu gol. Iraola bahkan melihat statistik pertandingan mereka menunjukkan bahwa hasil yang diraih tidak sepenuhnya mencerminkan performa di lapangan.

"Kami baru memainkan tiga pertandingan Liga Inggris dan untuk membuat kesimpulan besar mengenai tim mana pun, saya pikir masih terlalu dini, dan saya pikir Fulham adalah contoh yang bagus," ujar Iraola.

"Saya pikir mereka bermain bagus dalam tiga pertandingan tersebut, sejujurnya. Mereka kalah dalam tiga pertandingan dengan selisih satu gol. Jika Anda melihat banyak statistik yang mereka miliki dan tidak mengetahui berapa poin yang mereka dapatkan, Anda akan berpikir mereka setidaknya memiliki lima poin karena mereka mampu mengontrol pertandingan," lanjut Iraola.


Persaingan di Liga Inggris

Berita Terkait